Energi terbarukan ..Bagaimana dgn Indonesia ?


Selama mafia Senayan  ( Setya Novanto, Fadli Zonk cs )dan Mafia Minyak (Moh Riza Chalid cs) masih berkeliaran bebas.. urasan Energi dan Etika akan jauh tertinggal dibandingkan bangsa lain
KAM
IS, 10 DESEMBER 2015

PANEN ENERGI SURYA DI SAHARA

 PANEN ENERGI SURYA DI SAHARA

Terik matahari di gurun Sahara menjadi sumber energi menguntungkan bagi Maroko, yang tengah membangun pembangkit listrik tenaga surya (PL TS). Noor 1, bagian pertama dari kompleks PLTS Noor- Ouarzazate, dijad walkan beroperasi bulan ini. Sebanyak 800 baris cermin lengkung setinggi 12 meter berjejer di pinggir Kota Ouarzazate, di tepi gurun Sahara siap “memanen” cahaya matahari.

Maroko adalah pionir pembangun PLTS di Timur Tengah dan Afrika Utara. PLTS Noor-Ouarzazate adalah proyek raksasa Maroko untuk mengatasi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil impor, karena mereka tidak memiliki minyak bumi. Lebih dari 90 persen energi yang dikonsumsi negeri itu berasal dari impor. Maroko bahkan satu-satunya negara Afrika yang memiliki jaringan kabel listrik ke Eropa, karena harus membeli listrik dari Spanyol.

Kompleks Noor-Ouarzazate menjadi PLTS de ngan teknologi concentrated solar plant (CSP) yang memakai jaringan cermin parabola terbesar di dunia begitu selesai pada 2017. PLTS itu dirancang untuk menghasilkan 500 megawatt listrik, cukup untuk memasok kebutuhan 1,1 juta warga Maroko.

Menteri Lingkungan Ma ro ko, Hakima el-Haite, yakin proyek berdana US$ 9 miliar itu bakal menjadi ikon baru negerinya. “Kami bukan produsen mi nyak, 94 persen energi fosil adalah barang impor yang me nguras anggaran,” ujar el-Haite, seperti ditulis The Guardian. Subsidi bahan bakar, menurut el- Haite, juga sangat mahal.

PLTS akan menyuplai sepertiga dari kapasitas pembangkit energi terbarukan yang bakal memasok 42 persen kebutuhan energi Maroko pada 2020. Mereka juga akan membangun pembangkit listrik tenaga angin dan air. Proyek Noor diperkirakan bisa mengurangi emisi karbon Maroko hingga 700 ribu ton per tahun.

Setiap cermin parabola di PLTS Noor bisa memusatkan cahaya matahari dan memanaskan pipa baja yang me ngalirkan cairan penghantar panas. Ketika bercampur dengan air, akan muncul uap yang menggerakkan turbin untuk memproduksi listrik.

Cermin-cermin disusun berjarak satu sama lain untuk memperkecil risiko kerusakan akibat pasir yang dibawa angin gurun.

Fasilitas Noor 2 dan 3 yang dijadwalkan beroperasi pada 2017 bisa menyimpan energi hingga delapan jam. Teknologi ini membuka jalan untuk menggunakan energi surya di Sahara siang dan malam. DW | THE GUARDIAN | MORROCO WORLD NEWS

+++++

Luar Biasa, Terobosan Uruguay Manfaatkan Energi Terbarukan!

SENIN, 07 DESEMBER 2015 | 08:54 WIB

Luar Biasa, Terobosan Uruguay Manfaatkan Energi Terbarukan!  

Warga memadati sebuah toko berisikan sejumlah ganja dalam `Expo Cannabis` fair di Montevideo, Uruguay, 14 Desember 2014. REUTERS

TEMPO.CO, Montevideo – Ketika para pemimpin dunia tengah berdebat tentang pengganti bahan bakar fosil ke energi terbarukan, sebuah negara kecil di Atlantik, Uruguay, telah melakukan sesuatu yang sederhana dan terjangkau untuk kebutuhan energinya.

Direktur energi nasional Uruguay, Ramon Mendez, mengatakan, negaranya dalam waktu kurang dari 10 tahun telah memangkas jejak karbon dioksida tanpa subsidi dari pemerintah dan biaya pelanggan yang murah.

Bahkan, kata Mendez, energi terbarukan di Uruguay kini menyediakan 94,5 persen dari seluruh kebutuhan listrik negara dengan harga yang lebih rendah daripada sebelumnya. Selain itu, pemadaman listrik lebih jarang terjadi karena sumber energi yang beragam serta memiliki ketahanan yang lebih besar.

Berbeda dengan 15 tahun lalu, sebanyak 27 persen dari anggaran pendapatan dan belanja Uruguay dihabiskan untuk mengimpor minyak dan gas untuk kebutuhan energi. Kini sebuah turbin angin raksasa telah menggantikannya.

Selain menggunakan turbin angin sebagai sumber energi, pemanfaatan biomassa dan tenaga surya telah menggenjot produksinya. Ditambah dengan tenaga air, itu berarti energi terbarukan telah menyumbang 55 persen kebutuhan energi secara keseluruhan, termasuk bahan bakar transportasi Uruguay.

Meskipun populasinya relatif kecil, yakni hanya 3,4 juta, Uruguay telah menerima berbagai pujian global dalam beberapa tahun terakhir. Terobosan ini menyusul terobosan sebelumnya seperti  legalisasi ganja, merintis pengendalian tembakau yang ketat, dan memperkenalkan beberapa kebijakan yang paling liberal di Amerika Latin terkait dengan aborsi dan pernikahan sesama jenis.

Menurut Mendez, ketersediaan sumber energi murah dan kehadiran lingkungan yang aman menjadi salah satu faktor utama untuk menarik investor asing berinvestasi di negaranya.

“Apa yang kita pelajari adalah bahwa energi terbarukan hanya tentang bisnis keuangan,” kata Mendez. “Biaya pembangunan dan pemeliharaannya rendah, jadi ketika Anda menawarkan kepada investor sebuah lingkungan yang aman, itu akan sangat menarik.”

Beberapa negara Amerika Selatan lainnya juga menerapkan pemanfaatan energi alternatif, namun negara-negara seperti Paraguay, Bhutan dan Lesotho mengandalkan hampir sepenuhnya pada air dan Islandia pada panas bumi. Uruguay memiliki sumber yang lebih beragam yang membuatnya lebih tahan terhadap perubahan iklim.

Sebelumnya, menurut Mendez, Urugay mengimpor listrik dari Argentina. Sekarang justru Uruguay yang mengekspor listrik ke Argentina.

“Selama tiga tahun terakhir kami belum mengimpor listrik. Kami dulu bergantung pada impor listrik dari Argentina, tapi sekarang kita ekspor ke mereka. Musim panas lalu, kami menjual sepertiga dari pembangkit listrik kami kepada mereka,” kata Mendez, seperti yang dilansir Guardian pada 3 Desember 2015.

Mendez menyebutkan bahwa keberhasilan Uruguay karena tiga faktor utama, yakni kredibilitas (demokrasi yang stabil dan belum pernah gagal pada utang-utangnya sehingga menarik untuk investasi jangka panjang); kondisi alam yang membantu (angin baik, radiasi matahari yang layak, dan banyak biomassa dari pertanian); dan perusahaan publik yang kuat (yang merupakan mitra terpercaya bagi perusahaan-perusahaan swasta dan dapat bekerja dengan negara untuk menciptakan lingkungan yang menarik).

GUARDIAN|YON DEMA

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: