Nazaruddin Juga Didakwa Pencucian Uang Tahun 2009-2010 Rp 83,6 Miliar


kok hanya dari 2009-2010.. Pasti ada “lobi lobi” nih..

 

Ferdinan – detikNews
Nazaruddin Juga Didakwa Pencucian Uang Tahun 2009-2010 Rp 83,6 MiliarFoto: Rachman Haryanto
Jakarta – Muhammad Nazaruddin juga didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang periode 2009-2010 dengan total Rp 83,6 miliar.

“Terdakwa Muhammad Nazaruddin bersama-sama dengan Muhajidin Nur Hasim, Muhammad Nasir, Neneng Sri Wahyuni, Aryu Devina dan Amin Andoko sebagai orang yang melakukan atau turut serta melakukan beberapa perbuatan yang berdiri sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan berupa perbuatan dengan sengaja menempatkan harta kekayaan yang diketahuinya atau patut diduganya merupakan hasil tindak pidana ke dalam penyedia jasa keuangan baik atas nama sendiri atau atas nama pihak lain,” kata Jaksa Penuntut Umum pada KPK Kresno Anto Wibowo membacakan surat dakwaan ketiga mengenai tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jl Bungur Besar, Jakpus, Kamis (10/12/2015).

Jaksa memaparkan Nazaruddin juga membayarkan atau membelanjakan uang untuk membeli tanah dan bangunan, menitipkan harta kekayaan dengan maksud menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta kekayaan yang diduga merupakan hasil tindak pidana.

“Bahwa harta kekayaan terdakwa yang dengan sengaja ditempatkan ke dalam penyedia jasa keuangan menggunakan rekening atas nama orang lain dan rekening perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Permai Grup dengan saldo akhir seluruhnya Rp 50.205.544.915,” sebut Jaksa.

Nazaruddin juga membeli tanah dan bangunan seluruhnya Rp 33.194.571.000 dan menitipkan tanah dan bangunan dengan cara seolah-olah dijual atau dialihkan kepemilikannya senilai Rp 200.265.000.

“Yanh diketahui atau patut diduga merupakan hasil tindak pidana korupsi berkaitan dengan jabatan terdakwa selaku anggota DPR periode 2009-2014 karena penghasilan resmi terdakwa sebagai anggota DPR tidak sebanding dengan harta kekayaan yang dimiliki terdakwa sehingga asal usul perolehannya tidak dapat dipertanggungjawabkan secara sah karena menyimpang dari profil penghasilan terdakwa sebagai anggota DPR,” kata Jaksa Kresno.

Nazaruddin dalam dakwaan ketiga diancam pidana dalam Pasal 3 ayat 1 huruf a, c dan e UU Nomor 15 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 25 Tahun 2003 tentang TPPU jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 65 ayat (1).

Pada dakwaan kedua Nazaruddin didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang dengan total sekitar Rp 627 miliar periode tahun 2010-2014.

Sehingga total keseluruhan pencucian uang Nazaruddin dari tahun 2009-2014 sebesar sekitar Rp 710 miliar.
(fdn/aan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: