Pemda Jatim resmikan 800 sumur resapan baru


nasib sumur resapan di DKI gimana ya ?

 

MALANG. Saifullah Yusuf, Wakil Gubernur Jawa Timur resmikan 800 sumur resapan di Kecamatan Ngajum dan Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (14/12). Ratusan sumur ini merupakan proyek dari Coca Cola Foundation, yang menggelontorkan dana US$ 1 juta untuk proyek ini sejak empat tahun lalu.

Saifullah Yusuf menyampaikan, saat ini sumber air baku di Jawa Timur berasal dari air sungai dan mata air. Sehingga, upaha konservasi air melalui sumur serapan ini dinilau membantu meningkatkan cadangan air yang bisa digunakan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Sekadar informasi, sejauh ini, PDAM baru memiliki akses air bersih sebanyak 191 liter/ detik air bersih dari mata air Ubalan. Air bersih tersebut disalurkan pada tiga unit pelyanan yaitu kecamatan Kepanjen, Nganjum dan Pakis Haji.

Dengan sumber air itu, PDAM hanya menyediakan 32% kebutuhan air bersih di Kabupaten Malang.

Pembangunan 800 sumur resapan ini adalah hasil kerjasama Coca cola Foudation Indonesia (CCFI) bersama USAID dan IUWash dimaksudkan untuk menambah debit air di Kabupaten Malang pada musim kemarau dan menanggulangi banjir pada musim hujan.

Selain itu juga untuk menjaga kelembaban tanah, dan mengurangi ketegangan antar tetangga, pasalnya letak geografis perumahan penduduk di dua kecaman tersebut berada di lereng gunung, sehingga rumah terbawah selalu tergenang air kiriman dari rumah-rumah diatasnya.

Sebanyak 528 sumur di Kecamatan Nganjum dan 272 sumur di Kecamatan Lawang. Setiap sumur memiliki kedalaman 2 meter persegi dengan daya tampung air 8 meter kubik. Sebanyak 1.800 rumah tangga akan merasakan manfaat sumur serapan ini.

Agus Hernadi, Climate Change and water supply advisor IUWash mengatakan, sumur ini dibangun di Malang setelah adanya gangguan pada debit mata air di Kabupaten Malang. Faktor penyebabnya adalah perubahan iklim dan tata kelola mata air yang kurang efektif.

Dengan bertambahnya 800 sumur serapan di Kabupaten Malang ini, berarti total sumur serapan yang sudah dibangung oleh Coca Cola Foundation bekerjasama dengan USAID dan IUWash dalam empat tahun terakhir sebanyak 3.200 sumur resapan yang tersebar di Pematang Siantar dan Sibolangit, Mojokerto, Salatiga dan Kabupaten Semarang, dan kabupaten Banten. Pemerintah US melalui USAID sendiri telah menggelontorkan dana hingga US$ 48 juta untuk konservasi air di Indonesia

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: