Pilot Terancam 4 Tahun Penjara


Amit amit naik Lion air ! ¬†Penerbangan biasa saja suka bikin emosi, eh ternyata beberapa pilotnya doyan “nyabu” pula
Koran Tempo
SELASA, 29 DESEMBER 2015

JAKARTA – Sandi Haryadi, 34 tahun, pilot salah satu maskapai penerbangan yang tertangkap saat menggunakan narkotik jenis sabu, terancam hukuman 4 tahun kurungan. Sandi ditangkap bersama dua rekannya yang juga kru maskapai tersebut, yakni MT, 23 tahun, seorang pramugara, SR (20), pramugari, serta NM (33), seorang ibu rumah tangga, pada Sabtu dua pekan lalu.

Mereka ditangkap di sebuah apartemen, Jalan Marsekal Suryadarma, Tangerang, saat tengah berpesta sabu dan ganja. Berdasarkan hasil tes urine, Sandi positif mengkonsumsi ganja dan tiga lainnya memakai sabu.

Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional, Brigadir Jenderal Deddy Fauzi Elhakim, mengatakan keempat tersangka dijerat dengan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika karena penyalahgunaan murni. Ancaman hukumannya 4 tahun kurungan. “Karena tertangkap basah, tetap diproses hukum,” kata Deddy di kantornya, kemarin.

Berkas perkara empat orang itu masih dilengkapi penyidik sebelum diserahkan ke pengadilan. “Setelah kami ajukan ke pengadilan, hakim yang akan menentukan dihukum (penjara) atau direhabilitasi,” ujarnya.

Menurut Deddy, Sandi bersama tiga rekannya tak dapat langsung direhabilitasi karena bukan pengguna yang melapor diri ke BNN. “Mereka ditangkap. Berbeda dengan yang melaporkan diri sendiri,” kata dia. Untuk itu, pilot bersama krunya harus menjalani proses hukum. “Ini juga untuk memberikan efek jera karena tidak cukup langsung direhabilitasi.”

Selepas penangkapan kru salah satu maskapai ini, Kepala BNN Komisaris Jenderal Budi Waseso menyatakan pilot bersama tiga rekannya tersebut bukan korban narkoba. “Mereka itu pelaku karena secara sengaja dan sadar menggunakan narkoba,” kata Budi. Karena itu, dia melanjutkan, mereka wajib menjalani hukuman penjara.

Penyidik BNN juga masih menyelidiki jaringan peredaran narkotik yang melibatkan kru maskapai ini. “Kami masih menyelidiki pemasok dan masing-masing peran tersangka, apakah ada yang terlibat di dalam peredaran narkoba,” ujar Budi. “Bisa jaringan pembeli, pemakai, atau pengedar. Karena ada pembeli, pasti ada penjual.” BNN pun menunggu hasil tes rambut dan darah para tersangka untuk memastikan sudah berapa lama mereka mengkonsumsi narkoba. AFRILIA SURYANIS


Awak Kabin ‘Melayang’

Bukan sekali ini kru pesawat tertangkap menggunakan narkoba. Sejumlah awak kabin pernah tertangkap basah memiliki dan mengkonsumsi barang haram ini, di luar lingkungan bandara. Berikut ini daftarnya:

2011

– Pilot dari maskapai penerbangan Lion Air, Muhammad Nasri, ditangkap bersama dua kopilotnya, Husni Thamrin dan Imron, saat sedang berpesta sabu di Apartemen The Colour Modernland, Kota Tangerang.

– Awak kabin maskapai Lion Air, Winnie Raditya, ditangkap petugas Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat di salah satu tempat rumah kos karena menyimpan sabu di pakaian dalamnya.

2012

– Pilot maskapai Lion Air, Hanum Adiyaksa, ditangkap saat sedang mengisap sabu di Makassar.

– Pilot maskapai Lion Air, Syaiful Salam, ditangkap saat tengah mengisap sabu di kamar Hotel Garden Palace Surabaya, Jawa Timur. Penyidik menyita 0,4 gram sabu siap pakai.

2013

– Kopilot Garuda Indonesia positif menggunakan narkotik saat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan melakukan tes urine di Bandar Udara Internasional Hasanuddin, Makassar. AFRILIA SURYANIS

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: