Ada Paham Radikal di 11 Kecamatan di Bandung


Di Sawangan Depok, pernah ada upacara penurunan bendera merah putih oleh kelompok radikal. Aparat  pada diam saja.. Coba di Papua sudah langsung di dor !

 

Oleh : Rd Dani R Nugraha | Senin, 18 Januari 2016 | 19:42 WIB
Ada Paham Radikal di 11 Kecamatan di Bandung

INILAHCOM, Bandung – Paham radikal terindikasi diikuti warga dan berkembang di 11 kecamatan di Kabupaten Bandung. Semua elemen masyarakat diimbau bersama-sama menekan penyebaran paham radikal di daerahnya masing-masing.

Kapolres Bandung AKBP Erwin Kurniawan menjelaskan 11 kecamatan yang diduga terdapat warga penganut paham radikal adalah, Cimenyan, Baleendah, Bojongsoang, Ciwidey, Nagreg, Rancaekek, Banjaran, Cimaung, Pangalengan, Soreang, dan Pasirjambu. Sampai saat ini, jajaran kepolisian terus mengawasi keberadaan mereka.

“Berdasarkan data dari Mabes Polri, 90% pelaku terioris itu berasal dari Jawa Barat. Nah tujuh orang diantaranya itu ada di Kabupaten Bandung, dimana tiga orang di antaranya adalah residivis kasus terorisme. Nah yang residivis ini, tidak menutup kemungkinan sekeluar dari LP membuat sel baru. Sehingga, terus kami awasi,” kata Erwin,usai pemaparan mengenai kondusifitas wilayah Kabupaten Bandung di hadapan DPRD setempat, Senin (18/1/16).

Biasanya, penganut paham radikalisme itu, mengajarkan pada masyarakat terutama jamaahnya, mengenai jihad dengan cara kekerasan untuk melukai orang lain dan sangat mudah mengkafirkan orang lain walaupun beragama sama.

Sehingga, kata dia, pihaknya mengajak kepada semua tokoh agama dan tokoh masyarakat agar menyampaikan ajaran dengan benar dan jelas. Agar masyarakat tidak terbujuk oleh ajaran atau doktrin paham radikal yang bisa menjadi pemicu aksi-aksi terorisme.

“Kita semua harus menyampaikan ajaran yang sebenarnya. Contohnya ajaran Nabi Muhammad, tidak mudah mengkafirkan orang lain. Jihad menurut ajaran Nabi tanpa kekerasan. Bahkan Nabi juga tidak mau melukai orang lain,” ujarnya.

Namun demikian, Erwin juga meminta masyarakat agar tidak mudah mengkategorikan warga lainnya yang berpakaian khas Timur Tengah, seperti pengguna cadar dan lainnya, sebagai penganut pahan radikalisme atau terorisme. Justru saat ini, seperti pelaku teroris di Sarinah Jakarta terbukti tidak berpenampilan seperti itu. Yakni mengenakan topi baseball, T-Shirt, dan celana panjang jeans.

Erwin melanjutkan, langkah deradikalisasi dan deideologisasi pun dinilai sangat mendesak untuk segera dilakukan. Paham radikalisme yang berkembang di wilayahnya, kata dia, di antaranya JAT (Jamaah Ansharut Tauhid) dan JAD (Jamaah Ansharut Daulat) yang telah membaiatkan diri kepada ISIS (Islamic State Iraq Syria). Paham Alqaidah, katanya, telah surut dan berganti dengan ISIS.

Pertemuan dengan para anggota dewan ini, diharapkan dapat berujung pada perumusan langkah-langkah yang diambil untuk memerangi terorisme dan mencegah paham radikal di Kabupaten Bandung. Pengawasan pun, katanya, harus melibatkan sampai tingkat desa, RT, dan RW.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Anang Susanto, mengatakan tujuh tersangka teroris yang tinggal di Kabupaten Bandung bukanlah angka yang kecil. Anang berharap deradikalisasi segera dilakukan di berbagai lapisan masyarakat.

“Tujuh orang itu tidak sedikit. Kami akan mengevaluasi setelah sharing seperti ini, bagaimana bisa menanggulangi terorisme di Kabupaten Bandung sehingga bisa kondusif,” katanya.

Namun demikian, Anang belum bisa memastikan langkah yang akan ditempuh DPRD Kabupaten Bandung untuk menanggulangi radikalisme dan terorisme di wilayahnya, termasuk pengadaan anggarannya.

 

– See more at: http://nasional.inilah.com/read/detail/2267754/ada-paham-radikal-di-11-kecamatan-di-bandung#sthash.42g148H0.dpuf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: