Kopassus-Raider Dikerahkan untuk Memutus Logistik Kelompok Santoso


Operasi Tinombala 2016

Minggu,  24 Januari 2016  −  14:27 WIB

Kopassus Raider Dikerahkan untuk Memutus Logistik Kelompok Santoso
Sejumlah prajurit TNI dari Kesatuan Raider menaiki pesawat yang akan mengangkut mereka menuju Poso di Bandara Mutiara Sis Aljufri, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu 23 Januari. (Antara foto/Basri Marzuki)
A+ A-

TNI menggelar Operasi Tinombala 2016 di sejumlah daerah di Kabupaten Poso Sulteng untuk memutuskan pasokan logistik ke kelompok teroris Santoso dan menangkapnya.

Personel yang digelar berupa pasukan dari TNI AD dan AL serta pasukan khusus dari dua matra diantaranya, Kopassus, Marinir dan Raider.

Pasukan berspesialisasi khusus ini segera diterjunkan untuk memback up personel Brimob dan Kostrad yang telah berada di Poso terlebih dahulu.

Sebelumnya pasukan TNI melaksanakan tugas teritorial yang diantaranya berupaya mengimbau warga di Poso untuk tidak memberikan bantuan apapun terhadap kelompok teroris Santoso.

TNI mengindikasikan masih ada bagian dari warga masyarakat yang membantu kelompok itu dengan pasokan bahan makanan baik langsung maupun tidak langsung. Sehingga kelompok Santoso bisa bertahan di hutan pegunungan.

Selain melakukan pengejaran kelompok teroris Santoso, satuan TNI dalam Operasi Tinombala 2016 juga melakukan tugas-tugas pembinaan teritorial di desa desa yang ada di wilayah Kecamatan Poso Pesisir, Poso Pesisir Selatan, Poso Pesisir Utara serta Lore Timur yang berupaya memutuskan pasokan logistik kepada kelompok teroris Santoso

Danrem 132/Tadulako Kolonel Inf Syaiful Anwar mengatakan, petugas TNI seperti Babinsa dan Danramil secara tanpa henti terus mengimbau warga masyarakat untuk tidak memberikan bantuan dalam bentuk apapun kepada kelompok Santoso. Baik secara langsung maupun tidak langsung khususnya bahan makanan.

Dia menilai kenapa kelompok Santoso hingga kini masih mampu bertahan di hutan yaitu karena mereka mendapatkan pasokan bahan makanan.

Danrem menyakini bila tidak lagi mendapatkan pasokan bahan makanan dari pihak pihak tertentu maka kelompok teroris Santoso itu akan kelaparan dan terus terjepit hingga akhirnya memaksa mereka untuk turun dan menyerah kepada aparat keamanan.

 

++++++

 

Polisi Targetkan 60 Hari untuk Tangkap Santoso

SELASA, 26 JANUARI 2016 | 07:13 WIB

Polisi Targetkan 60 Hari untuk Tangkap Santoso

Teroris Santoso. Youtube.com

TEMPO.CO, Palu – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah optimistis bisa menyelesaikan tugasnya dengan menangkap kelompok sipil bersenjata pimpinan Santoso alias Abu Wardah dalam 60 hari.

“Operasi Tinombala yang sudah dimulai 10 Januari 2016 dan sudah memasuki minggu ketiga. Kita optimistis, dengan sisa waktu operasi ini, kami mampu menyelesaikan tugas,” kata Kepala Operasi Daerah (Kaopsda) Tinombala Komisaris Besar Leo Bona Lubis, Senin, 25 Januari 2016.

Menurut dia, optimisme itu didukung dengan peran masyarakat yang resah akibat teror yang kelompok itu lakukan, khususnya di Kabupaten Poso. Selain itu, aparat kepolisian mendapatkan dukungan penuh dari TNI dalam memperkuat pelaksanaan operasi.

Dia menjelaskan, penangkapan Santoso cs merupakan satu program quick win Polri. Apalagi aksi teror dan keberadaan kelompok Santoso dari sudut apa pun tidak dibenarkan.

Karena itu, dia meminta semua personel memasang telinga dan mata untuk menyerap semua informasi terkait dengan keberadaan kelompok Santoso cs dan melaporkannya ke Kaopsda langsung atau secara berjenjang.

Diketahui, dalam kurun tiga tahun terakhir, terjadi tiga kali pergantian Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. Namun aksi terorisme di Poso tak kunjung tuntas.

Operasi dalam rangka memberantas aksi dan menangkap semua pihak yang terlibat juga telah beberapa kali dilakukan. Namun tak berbuah hasil yang menggembirakan.

Sejumlah operasi tersebut juga telah memakan korban, baik dari pihak Polri, TNI, maupun warga sipil.

Hal ini membuahkan kritik dari sejumlah aktivis, seperti LPS-HAM. Mereka menilai operasi yang dilakukan hanya menghabiskan uang negara dan dinilai hanya menjadi tempat mencari kekayaan oknum tertentu.

ANTARA

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: