Perluasan Soekarno-Hatta Dimulai 2017


METRO
JUM AT, 29 JANUARI 2016

 Perluasan Soekarno-Hatta Dimulai 2017

TANGERANG – Direktur Utama PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi mengatakan telah menerima penetapan peta perluasan lahan Bandar Udara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, dari Gubernur Banten Rano Karno. “Peta lahan yang disetujui tidak berubah, sama persis dengan yang kami ajukan,” kata Budi kemarin.

Menurut Budi, dengan penetapan peta lahan tersebut, perluasan lahan bandara berjalan baik dan semakin mendekati tahap pembebasan lahan. “Saat ini tahapan dilanjutkan ke BPN (Badan Pertanahan Nasional) dan tim appraisal untuk menilai tanah dan bangunan yang akan dibebaskan,” katanya.

Budi optimistis pembebasan lahan untuk pembangunan runway III Soekarno-Hatta itu bisa selesai akhir 2016, sehingga pembangunan fisik bisa dimulai awal 2017. “Karena dibantu banyak pihak, terutama Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, sampai tim appraisal independen,” ujarnya.

Ketua Tim Tanah PT Angkasa Pura II Bambang Sunarso mengatakan berdasarkan peta lokasi yang diajukan Angkasa Pura II ke Provinsi Banten, terdapat sekitar 2.600 bidang tanah yang akan dibebaskan untuk pembangunan landasan pacu pesawat III. “Pendataan awal lokasi perencanaan sudah dilakukan, tapi rincian bidang yang harus dibebaskan belum detail, baru perkiraan,” katanya.

Adapun total lahan yang dibutuhkan adalah 216 hektare: 40 hektare milik Angkasa Pura II dan 176 hektare milik warga yang akan dibebaskan, terletak di wilayah Kota Tangerang, meliputi Kelurahan Benda di Kecamatan Benda seluas 25,73 hektare, Kelurahan Selapajang Jaya di Kecamatan Neglasari seluas 10,89 hektare.

Sedangkan di wilayah Kabupaten Tangerang meliputi Desa Rawa Burung di Kecamatan Kosambi seluas 60,69 hektare, Rawa Rengas di Kecamatan Kosambi 65,85 hektare, dan Desa Bojong Renged di Kecamatan Teluk Naga seluas 10,03 hektare. “Jumlah pastinya akan ditentukan oleh satuan tugas dari tim appraisal,” katanya.

Saat ini, tahap yang sedang berjalan adalah pelaksanaan pengadaan tanah pada Januari-Juni 2016. Pada tahap ini, tim appraisal mengukur serta menilai harga tanah dan bangunan warga. “Selanjutnya dilakukan pembayaran ganti rugi,” katanya.

Tahap penyerahan hasil bidang tanah dan obyek pengadaan tanah yang dilanjutkan dengan penggusuran dilakukan pada Juli sampai Desember 2016 dan dilanjutkan dengan pembangunan runway. Runway III diharapkan bisa menampung pergerakan pesawat yang akan terus bertambah hingga 430 ribu penumpang. JONIANSYAH HARDJONO

One Comment to “Perluasan Soekarno-Hatta Dimulai 2017”

  1. Harga tanahnya pak permeter berapa belum tahu kami

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: