DPR Kian Bulat Merevisi UU KPK


Ulah Bandit bandit Senayan.  2019 jangan pilih partai yang bulat mendukung revisi UU KPK !  Ulah ini juga akibat presiden Jokodok yang tidak jelas maunya apa. Mungkin Dia hanya ingin “mami Banteng ” senang saja, tanpa menimbang konsekwensi yang akan terjadi buat bangsa Indonesia..  Mister Kastaf Presiden (Mr TM) ngapain aja ya ??

 

KAMIS, 18 FEBRUARI 2016

 DPR Kian Bulat Merevisi UU KPK

JAKARTA ��“ Meski Dewan Perwakilan Rakyat menunda sidang paripurna yang membahas Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, hampir semua fraksi telah sepakat merevisi aturan pemberantasan korupsi. Akibat pimpinan DPR tak lengkap karena tak berada di Jakarta, sidang ditunda ke 23 Februari 2016.

Hanya Fraksi Demokrat yang menolak DPR merevisi undang-undang itu. “Kalau tidak ada kompromi, kami akan walk out,” kata Ketua Departemen Kerja Sama Jemmy Setiawan saat mendatangi gedung KPK, kemarin.

Fraksi lain sudah bulat menginginkan parlemen merevisi undang-undang yang akan memangkas kewenangan lembaga ini. Ada empat poin dalam draf revisi yang diajukan pemerintah: mengubah mekanisme penyadapan, pembentukan Dewan Pengawas, perekrutan penyelidik dan penyidik independen, serta kewenangan menghentikan penyidikan.

Empat poin itu menjadi tulang punggung KPK dalam mengungkap banyak kasus korupsi selama ini. Menurut Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Asrul Sani, empat poin ini akan memperlemah kewenangan KPK. Masalahnya, PPP setuju undang-undang itu direvisi. “Revisi berlanjut karena sudah kesepakatan dengan pemerintah,” kata dia.

Gerindra memakai jalan memutar. Meski tak jelas sikapnya ihwal empat materi pembahasan itu, Wakil Ketua Fraksi Desmond J. Mahesa menginginkan agar revisi ditunda. “Lebih baik merevisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Acara Pidana,” kata dia. Soalnya, revisi Undang-Undang KPK ada dalam dua acuan hukum pidana di Indonesia itu.

Fraksi-fraksi yang menolak pembahasan empat nyawa KPK itu awalnya juga setuju dengan pembahasan ini. Mereka balik badan dan melipir dengan bersikap menolaknya, meski setuju adanya revisi. “Melemahkan atau memperkuat bisa diperdebatkan dalam pembahasan,” kata Jazilul Fawaid, Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa.

Sikap PKB yang setuju merevisi Undang-Undang KPK kian kencang didukung PDI Perjuangan dan Golkar. Adapun Partai NasDem dan Partai Amanat Nasional akan mengikuti sikap Presiden Joko Widodo. Juru bicara Presiden, Johan Budi Sapto Pribowo, mengatakan sikap Jokowi sudah jelas, yakni menarik diri jika pembahasan draf revisi itu terus menyoal empat poin yang melemahkan KPK.

PDIP, kata Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno, akan berjuang mendukung pengajuan draf revisi dengan empat poin tersebut. PDIP mendapat sokongan penuh dari Golkar, seterunya dalam mendukung pemerintah.

Ketua Komisi Hukum dari Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo, menyebut fraksi-fraksi yang menolak empat poin perubahan itu hanya sedang mencari perhatian publik. Soalnya, kata dia, semua fraksi sudah setuju dengan materi revisi. “Golkar tak melihat ada pelemahan KPK,” kata dia.

Menurut Bambang Widjojanto, upaya DPR itu untuk menangkal gerakan pemberantasan korupsi. “Kekuasaan itu cenderung tak mau dikontrol,” kata mantan Wakil Ketua KPK ini. HUSSEIN ABRI YUSUF | MITRA TARIGAN | ANANDA TERESIA | ANGELINA ANJAR SAWITRI | EKO ARI WIBOWO


Jalan Menuju Paripurna

Dewan Perwakilan Rakyat menggelar paripurna untuk memutuskan revisi Undang-Undang KPK pada 23 Februari. Namun Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Demokrat, dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera menyatakan akan menolak draf tersebut digulirkan ke tahap selanjutnya. Beginilah proses paripurna yang dilewati sebelum diketok menjadi keputusan Dewan:

Persyaratan Paripurna
– Badan Musyawarah Dewan telah menyetujui dan diagendakan dalam paripurna.
– Sidang paripurna harus dihadiri lebih dari separuh anggota Dewan atau minimal 281 orang yang terdiri atas separuh fraksi atau lima fraksi.
– Rapat paripurna minimal dihadiri dua pertiga jumlah anggota pimpinan Dewan atau minimal dua orang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: