Jokowi Ancam Para Menteri Gaduh


Presiden kagak ada leadership dan intelektualitas terbatas kagak heran anak buahnya jadi sontoloyo
KAMIS, 03 MARET 2016

 Jokowi Ancam Para Menteri Gaduh

JAKARTA – Presiden Joko Widodo gerah atas kelakuan sejumlah menterinya yang saling serang di ranah publik. “Beliau minta dihentikan,” kata Johan Budi Sapto Pribowo, juru bicara Presiden, di Kompleks Istana Negara kemarin. “Soalnya, belakangan semakin meruncing. Bahkan mulai masuk perseteruan yang menyerang pribadi.”

Johan mengatakan, Presiden dalam waktu dekat akan mengevaluasi kinerja para menteri untuk menyelesaikan persoalan tersebut. “Di mata Presiden, masalah ini bisa mengganggu jika dibiarkan,” ujarnya. Jokowi dijadwalkan tiba di Jakarta hari ini setelah sejak Selasa lalu melawat ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan untuk mengecek sejumlah proyek infrastruktur.

Sengkarut para menteri mencuat dalam beberapa pekan terakhir. Kisruh mereka antara lain berupa saling sindir di media sosial. Yang paling panas adalah perseteruan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said. Keduanya berbeda pendapat mengenai rencana pengembangan Blok Gas Masela di Laut Arafura, Maluku.

Sabtu lalu, dalam siaran persnya Sudirman berharap polemik Blok Masela berakhir. “Yang pura-pura berjuang untuk rakyat, yang menipu, yang suka mengklaim paling tahu, yang mau coba mengganti investor Masela, berhentilah membohongi rakyat. Karena, suatu saat akan terbongkar niat busukmu,” kata dia.

Dua hari kemudian, lewat akun Twitter, Rizal Ramli menyebarkan meme berisi foto Sudirman dan pernyataan tersebut. Rizal mencuit, “Walah… walah… Kok sibuk analisa kelakuan sendiri…. Lucu deh.” Pada hari yang sama, Sudirman mengeluhkan ada koleganya di pemerintahan yang kerap menghambat sejumlah tugasnya.

Pekan lalu, saling balas pernyataan di media sosial juga terjadi antara Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Pembangunan Desa dan Daerah Tertinggal Marwan Jafar. Sebelumnya, perbedaan pendapat di media massa juga melibatkan Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno dan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan soal proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Saat meninjau proyek jalan tol Medan-Binjai, Sumatera Utara, Jokowi menanggapi silang pendapat sebagai suatu dinamika. Tapi ia mengingatkan, apa pun yang terjadi, semua menteri harus satu visi dengan Presiden.

Wakil Presiden Jusuf Kalla membenarkan ada menteri yang bersikap tak sesuai dengan jalur koordinasi. “Kalau di rapat, saya sendiri sudah berkali-kali menegur,” ujarnya tanpa menyebut menteri yang dimaksud.

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, menilai ada dua cara mengakhiri polemik antarmenteri. Presiden Jokowi, kata dia, secepatnya mengkonsolidasikan anak buahnya agar tak mengulang polemik di muka publik. Atau, Presiden merombak kabinet. “Pilihan pertama akan memakan waktu dan energi,” ujarnya. “Jadi, reshuffle adalah jawaban paling tepat.” ISTMAN MP | ROBBY IRFANI | AMIRULLAH | AGOENG WIJAYA | ANTARA


 

Perselisihan Terus Berlanjut

Berulang kali Presiden Joko Widodo mengungkapkan kekesalannya terhadap para menterinya yang kerap bersilang pendapat di muka publik. Sejak reshuffle pertama Agustus 2015, perselisihan sejumlah anggota Kabinet Kerja tak pernah berhenti.

Agustus 2015

Proyek listrik 35 ribu megawatt

 

  • Sudirman Said Menteri ESDM
  • Rizal Ramli Menko Bidang Kemaritiman

    Pembelian Airbus A350 oleh Garuda Indonesia

  • Rizal Ramli Menko Bidang Kemaritiman
  • Rini Soemarno Menteri BUMN

    Oktober 2015

    Perpanjangan Kontrak Freeport

  • Sudirman Said Menteri ESDM
  • Rizal Ramli Menko Bidang Kemaritiman

    Impor Beras

  • Andi Amran Sulaiman Menteri Pertanian
  • Thomas Lembong Menteri Perdagangan

    Impor Produk Olahan Ikan

  • Susi Pudjiastuti Menteri Kelautan dan Perikanan
  • Thomas Lembong Menteri Perdagangan

    Januari 2016

  • Kereta Cepat Jakarta-Bandung
  • Ignasius Jonan Menteri Perhubungan
  • Rini Soemarno Menteri BUMN

    Pengumuman Rapor Menteri

  • Yuddy Chrisnandi Menteri PAN-RB
  • Pramono Anung Sekretaris Kabinet

    Februari 2016

    Blok Masela

  • Sudirman Said Menteri ESDM
  • Rizal Ramli Menko Bidang Kemaritiman

    9 Desember 2015

    “Menteri harus fokus bekerja, jangan sibuk jadi komentator. Pada 2016, sejak Januari harus berlari cepat.”

    Presiden Jokowi saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Bogor.

    23 November 2015

    “Saya menegaskan agar menghindari tabrakan di antara lembaga, kementerian. Tidak ada yang namanya polemik di publik yang menggambarkan perbedaan-perbedaan.”

  • Presiden Jokowi saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Bogor.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: