Direktur BUMN Pertanian jadi tersangka KPK


 

Tidak heran BUMN Indonesia sulit maju dan kalah jauh dibandingkan dengan negara lain (Singapura, China dan Korea) karena digerogotin luar dalam.

 

Direktur BUMN Pertanian jadi tersangka KPK

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Siti Marwa, Direktur Keuangan PT Berdikari, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan pupuk urea periode 2010-2012. Saat itu, Kementerian Pertanian dipimpin Suswono, politisi dari Partai Keadilan Sejahtera.

Siti diduga telah menerima suap dari beberapa perusahaan pupuk dengan nilai lebih dari Rp 1 miliar.  Uang ini diberikan kepada Siti Marwa agar perusahaan penyuap dapat menyalurkan pupuknya ke PT Berdikari.

Seperti diketahui, Berdikari merupakan BUMN di sektor pertanian, khususnya peternakan sapi. Saat ini KPK belum mau mengungkapkan nama perusahaan pupuk yang memberikan uang suap kepada Siti dengan alasasan masih dalam proses penyidikan.

Kepala Bagian Publikasi KPK, Priharsa Nugraha menyatakan, saat ini para penyidik KPK telah menemukan sejumlah bukti permulaan yang cukup untuk menjadikan Siti sebagai tersangka. “Ditemukan bukti yang cukup guna menetapkan tersangka,” ujar Priharsa, Selasa (8/3).

Kamis pekan lalu, KPK menggeledah rumah Siti di Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan. KPK juga menggeledah kantor Berdikari di Jalan Merdeka Barat, Gambir dan di Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: