Jadi Kepala BNPT, Tito Akan Fokus Tumpas Kelompok Teroris Santoso di Poso


Ray Jordan – detikNews
Jadi Kepala BNPT, Tito Akan Fokus Tumpas Kelompok Teroris Santoso di PosoIrjen Tito Karnavian dilantik jadi Kepala BNPT (Foto: Laily Rachev/ Setpres)
Jakarta – Irjen Pol Tito Karnavian dilantik menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT). Tito mengatakan, fokus utamanya saat ini adalah untuk menumpas kelompok teroris di Poso, Sulawesi Tengah.

Tito mengatakan, dirinya sudah mempunyai konsep bagaimana BNPT ke depan. Meski demikian, dia tetap akan mempelajari konsep yang sudah disusun oleh Kepala BNPT sebelumnya, Komjen Saud Usman Nasution.

Irjen Tito Karnavian dilantik jadi Kepala BNPT (Foto: Laily Rachev/ Setpres)

“Saya akan mempelajari konsep yang sudah ada di BNPT, dan saya kemudian berusaha merevisinya sesuai dengan konsep saya. Dan saya akan fokus jangka pendek mengenai Poso,” ujar Tito usai dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (16/3/2016).

Saat ini pemerintah terus memburu teroris Santoso dan kelompoknya lewat Operasi Tinombala. Operasi ini dilakukan oleh personel gabungan TNI dan Polri.

“Operasi Tinombala ini sedang berjalan, TNI dan Polri. Itu juga menjadi fokus saya yang paling utama di sini. Karena saya 1,5 tahun di sana dan membuat buku 550 halaman. Saya cukup banyak tahu peta situasi di sana, kelompok-kelompok yang ada di sana. Memang perlu ada kerja sama,” jelas Tito.

Irjen Tito Karnavian dilantik jadi Kepala BNPT (Foto: Laily Rachev/ Setpres)

Tito mengatakan, dirinya paham betul pemetaan di wilayah Poso. Karena itu, dirinya bersama Polri dan TNI akan terus mendesak, mempersempit ruang gerak, hingga menangkap kelompok teroris tersebut.

“Pertama, tahapnya itu kan sekarang ini ada pengejaran kelompok Santoso di gunung. Itu teman-teman Brimob dan TNI sudah masuk di sana. Nah yang kita lakukan adalah sekarang bagaimana kita mempertajam di mana posisinya, dan kita juga memutus suplai logistik dan suplai informasi yang ada di daerah perkotaan. Itu tugas teman-teman intelijen dan BNPT,” kata mantan Kapolda Metro Jaya ini.

“Karena akar masalah di Poso ini spesifik, itu daerah pasca konflik. Saya hafal betul bagaimana suasana kebatinan masyarakat di sana. Nah, perlu ada pendekatan-pendekatan kepada mereka dengan berbagai cara, termasuk pendekatan ekonomi dan lain-lain,” tambahnya.
(rjo/hri)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: