24 F-16 C/D Siap Operasional pada 2017


11 April 2016

F-16C/D TNI AU (photo : defence.pk)

Penambahan Pesawat Tempur F-16 Perkuat Lanud Pekanbaru

Pekanbaru, CNN Indonesia — Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Roesmin Nurjadi (RSN) Marsma TNI Henri Alfiandi menyatakan Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru terus memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista) pada Skadron Udara 16 dengan kembali mendatangkan pesawat F-16 hingga akhir tahun 2016.

Henri mengatakan pesawat tempur F-16 rencana utuhnya akan berdatangan pada akhir 2016 dan siap operasional pada 2017. “Secara keseluruhan akan ada penambahan 24 pesawat F16 pada akhir 2016,” kata Henri di Pekanbaru, Sabtu (9/4), seperti dikutip Antara.

Henri menyebutkan nantinya ke-24 pesawat itu selain memperkuat Skadron 16 juga Skadron Udara 3 Iswahyudi, Jawa Timur. “Sekarang (Lanud RSN) ada tujuh unit F-16. Tambah lagi sampai 24, nanti dibagi dan sisanya dijadikan satu di Skadron Udara 3,” tutur dia.

Menurut Henri kedatangan pesawat tempur buatan Amerika itu terus dilakukan meski ada beberapa hambatan antara lain produksi komponen.

Namun, ia memastikan Skadron Udara 16 yang ada di Lanud RSN saat ini akan ditambah dan diperkuat dengan rencana kedatangan puluhan pesawat canggih tersebut pada awal 2017. “Proses terus berjalan, walaupun ada hambatan namun tidak menghalangi perencanaan kita karena telah kita perhitungkan semuanya,” kata dia.

Dia menambahkan momen HUT TNI AU ke-70 pada 9 April 2016 ini menjadi waktu tepat untuk meningkatkan alutsista dan modernisasi angkatan.

“Alhamdulillah, kita memiliki peningkatan signifikan, terutama pengadaan alutsista dan modernisasi angkatan. itu yang saya lihat secara fakta,” ujarnya.

Saat ini Lanud RSN memiliki dua skadron pesawat tempur sejalan dengan peningkatan status Lanud tersebut dari tipe B menjadi tipe A pada Agustus 2015. Dua Skadron itu adalah Skadron Udara Hawk 100/200, Skadron Udara F16 dan ditambah Skadron pemeliharaan.

(CNN)

+++++

Kompi Kavaleri TNI Akan Dibangun Di Lelowai-Belu NTT

08 April 2016

Kompi kavaleri akan dibangun di wilayah yang berbatasan langsung dengan Timor Leste (photo : Zona Satu)

POS KUPANG.COM, ATAMBUA — Setelah memiliki Batalyon Infantri (Yonif) 744 Satya Yudha Bhakti (SYB) dan Yonis 725 Woroagi sebagai satuan tugas (satgas) pengamanan perbatasan (Pamtas) RI-RDTL, kini Kabupaten Belu akan memiliki satuan TNI berupa Kompi Kavaleri (Kokav) yang akan dibangun markasnya di Lelowai, Desa Derok Faturene, Kecamatan Tasifeto Barat (Tasbar).

Rencana pembangunan Markas Kokav ini semakin menguat dengan adanya kunjungan tim Mabes TNI angkatan darat (AD) yang dipimpin Asisten Perencanaan Angkatan Darat (Asrenad) Kolonel Infanteri Agustinus YR ke Atambua, Kamis (07/04/2016).

Kunjungan Tim Mabes TNI AD itu diterima Bupati Belu, Willybrodus Lay didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Belu, Vivi Lay Ng di ruang VIP Bandara AA Bere Tallo.

Komandan Kodim (Dandim) 1605 Belu, Letkol Infanteri Mochammad Nanang Nazmudin, sebagai penanggung jawab Pembangunan Kokav kepada wartawan saat kunjungan para petinggi TNI itu mengatakan kunjungan ini untuk melihat secara dekat pembangunan Kompi Kavaleri Serbu yang sesuai Renstra Mabes TNI AD dibangun di Kabupaten Belu yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste.

(Pos Kupang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: