Bagi bagi gaji ke 13 dan 14


Menteri keuangan Bambang Brojol sdh spt kasir Alfa mart. Bisanya hanya kejar kejar pajak dan bagi bagi  politikus tikus dan pns ( malas). Ekonomi jadi bisa tumbuh ala kadarnya karena kelakuan menteri yang satu ini.

Saturday, June 25, 2016 10:29 WIB

TERPOPULER: Gaji ke-13 dan 14 Cair, PNS Diminta Tidak Boros

JAKARTA – Kabar baik bagi para pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Kudus. Gaji ke-13 dan 14 yang mereka harapkan untuk menyambut Lebaran akhirnya cair minggu depan. Total anggaran gaji tambahan itu mencapai Rp74 miliar.

Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Kudus Eko Djumartono mengatakan, pihaknya mulai minggu depan mencairkan gaji ke-13 berupa insentif kinerja pegawai dan ke-14 berupa THR bagi 9.385 PNS. Total anggaran yang dikeluarkan Rp40 miliar untuk gaji ke- 13, sedang gaji ke-14 Rp34 miliar.

“Untuk proses pencairan masing-masing SKPD tergantung pengajuan masing-masing. Jadi waktunya tidak berbarengan,” ujarnya

Selain mendapatkan gaji ke-13 dan 14, para PNS di bulan puasa ini juga akan mendapatkan gaji reguler. Sehingga pihaknya berharap dengan adanya gaji tersebut, para PNS tidak menghambur-hamburkan uang untuk keperluan berlebaran saja.

“Biasanya orang-orang kalau dapat THR itu langsung dihabiskan untuk membeli kebutuhan Lebaran. Padahal uang itu sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk membayar biaya masuk sekolah maupun kuliah anak-anaknya,” papar Eko.

Untuk tahun ini memang tidak ada kenaikan gaji untuk PNS. Jadi, pemerintah kemudian mengalihkan ketiadaan itu menjadi gaji ke-14. Walaupun secara hitungan sebenarnya anggaran gaji naik lebih tinggi dari biasanya yang berkisar di angka 6 persen.

“Tetapi anggaran belanja pegawai untuk tahun ini masih di angka 42 persen dari dana APBD. Sehingga masih terhitung aman. Karena peraturan pemerintah memang menetapkan anggaran belanja pegawai harus di bawah 50 persen dari dana APBD,” papar Eko.

Kabag Humas Setda Kudus Putut Winarno menambahkan, kebijakan adanya gaji ke-14 tersebut sebagai pengganti tidak ada kenaikan gaji pokok aparatur negara pada tahun 2016. “Itu sudah jadi kebijakan dari pemerintah pusat. Jadi, semua daerah harus menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat tersebut,” ujarnya.

Salah satu PNS di BPBD Kabupaten Kudus Endang Mumpuni mengaku senang mendapatkan gaji tersebut. Sebab, hari raya kali ini berbarengan dengan anak-anaknya masuk sekolah. karena itu, dia akan menggunakan uang itu untuk keperluan sekolah. “Disimpan untuk keperluan sekolah setelah Lebaran nanti. Karena anak-anak masih pada sekolah,” ucapnya.

http://economy.okezone.com/read/2016/06/24/320/1424594/terpopuler-gaji-ke-13-dan-14-cair-pns-diminta-tidak-boros

 

ke politikus ( tikus)Dpr serta PNS malas. Saya sih jadi malas bayar pajak !!

Harus segera di pecat si Bambang Brojol !

Saturday, June 25, 2016 10:29 WIB

JAKARTA – Kabar baik bagi para pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Kudus. Gaji ke-13 dan 14 yang mereka harapkan untuk menyambut Lebaran akhirnya cair minggu depan. Total anggaran gaji tambahan itu mencapai Rp74 miliar.

Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Kudus Eko Djumartono mengatakan, pihaknya mulai minggu depan mencairkan gaji ke-13 berupa insentif kinerja pegawai dan ke-14 berupa THR bagi 9.385 PNS. Total anggaran yang dikeluarkan Rp40 miliar untuk gaji ke- 13, sedang gaji ke-14 Rp34 miliar.

“Untuk proses pencairan masing-masing SKPD tergantung pengajuan masing-masing. Jadi waktunya tidak berbarengan,” ujarnya

Selain mendapatkan gaji ke-13 dan 14, para PNS di bulan puasa ini juga akan mendapatkan gaji reguler. Sehingga pihaknya berharap dengan adanya gaji tersebut, para PNS tidak menghambur-hamburkan uang untuk keperluan berlebaran saja.

“Biasanya orang-orang kalau dapat THR itu langsung dihabiskan untuk membeli kebutuhan Lebaran. Padahal uang itu sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk membayar biaya masuk sekolah maupun kuliah anak-anaknya,” papar Eko.

Untuk tahun ini memang tidak ada kenaikan gaji untuk PNS. Jadi, pemerintah kemudian mengalihkan ketiadaan itu menjadi gaji ke-14. Walaupun secara hitungan sebenarnya anggaran gaji naik lebih tinggi dari biasanya yang berkisar di angka 6 persen.

“Tetapi anggaran belanja pegawai untuk tahun ini masih di angka 42 persen dari dana APBD. Sehingga masih terhitung aman. Karena peraturan pemerintah memang menetapkan anggaran belanja pegawai harus di bawah 50 persen dari dana APBD,” papar Eko.

Kabag Humas Setda Kudus Putut Winarno menambahkan, kebijakan adanya gaji ke-14 tersebut sebagai pengganti tidak ada kenaikan gaji pokok aparatur negara pada tahun 2016. “Itu sudah jadi kebijakan dari pemerintah pusat. Jadi, semua daerah harus menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat tersebut,” ujarnya.

Salah satu PNS di BPBD Kabupaten Kudus Endang Mumpuni mengaku senang mendapatkan gaji tersebut. Sebab, hari raya kali ini berbarengan dengan anak-anaknya masuk sekolah. karena itu, dia akan menggunakan uang itu untuk keperluan sekolah. “Disimpan untuk keperluan sekolah setelah Lebaran nanti. Karena anak-anak masih pada sekolah,” ucapnya.

http://economy.okezone.com/read/2016/06/24/320/1424594/terpopuler-gaji-ke-13-dan-14-cair-pns-diminta-tidak-boros

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: