Berapa Uang WNI Di Luar Negeri? Kata Jokowi: Lebih Rp11.000 Triliun!


Punya datanya Mr Presiden ?  Yang pasti menurut saya presiden dikibulin oleh pembantunya yang bernama Bambang Brojol .. Statemen bikin malu saja Jok…oh Jok

 

 

Monday, August 01, 2016       16:23 WIB

Presiden Jokowi

Ipotnews – Presiden Joko Widodo mengungkapkan keyakinan bahwa harta milik warga negara Indonesia yang berada di luar negeri jauh lebih besar dari yang pernah disebutkan selama ini. Bahkan data yang dimiliki Jokowi dari uang WNI yang ada di luar negeri bisa mencapai lebih dari Rp11 ribu triliun.

Presiden Jokowi dalam Sosialisasi Tax Amnesty di JI-Expo Kemayoran, Jakarta, Senin (1/8), mengatakan dengan banyaknya jumlah dana warga Indonesia yang berada di luar negeri perlu diberikan kepastian hukum dengan memberi payung hukum melalui UU Tax Amnesty untuk mengikuti program pengampunan pajak. Tentu bukan hanya bagi dana yang berada di luar negeri, tapi juga uang atau aset di dalam negeri yang belum dilaporkan diminta diikutkan dalam tax amnesty.

“Dan saya ingin katakan, uang di luar itu banyak. Ada data di kantong saya (uang warga negara Indonesia di luar negeri), di Kementerian Keuangan dihitung ada Rp11.000 triliun uang di luar. Di kantong saya ada lagi lebih banyak (dari potensi jumlah tersebut). Karena sumbernya berbeda. Tapi saya sudah kantogi data itu,” kata Jokowi.

Jokowi memaparkan, ketika dana-dana yang di luar negeri itu diikutkan tax amnesty dan uang tersebut masuk, maka akan memperbaiki perekonomian nasional. Ketika dana tersebut dideklarasikan, kata dia, kemudian direpatriasi dengan membawa uangnya masuk ke dalam negeri, maka tidak perlu khawatir soal hukum karena sudah ada kepastian hukum melalui UU Tax Amnesty.

“Yang penting bagaimana uang itu dibawa ke dalam negeri. Kami ingin bapak-ibu ikut berpartisipasi untuk semua, untuk negara. Saya tahu, saya mantan pengusaha. (Uang itu) Ada yang disimpan, ada yang ditransfer pricing, dan lain-lain. Maka mari kita declare, karena kita makan di Indonesia, kita bertempat tinggal di Indonesia, kita hidup dan lainnya di Indonesia,” ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa masyarakat tidak perlu takut ikut pengampunan pajak karena kerahasiaan data dijamin dan tidak bisa digunakan oleh pihak lain. “Data tax amnesty tidak bisa digunakan untuk yang lainnya, itu saya tegaskan dan saya jamin. Kita sudah kerjasama dengan Kapolri, Kejaksaan Agung, PPATK. Dan kalau ada yang membocorkan data, ini tentu khususnya bagi pegawai pajak ya, akan dikenakan sanksi hukum pidana selama 5 tahun,” tuturnya.(Fitriya)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: