Luhut: Presiden Marah, 2 Tahun Kilang Minyak Belum Kelar


hehehe…no wonder.. presiden  yang  (iQ ) paling rendah dalam sejarah  dan salah pula memilih pembantunya ngawur..sih..

MINGGU, 14 AGUSTUS 2016 | 04:01 WIB

Luhut: Presiden Marah, 2 Tahun Kilang Minyak Belum Kelar

Presiden Jokowi (kanan) berdiskusi dengan (kiri-kanan) Menko Perekonomian, Darmin Nasution, Menteri Perdagangan, Thomas Lembong, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, Menko Polhukam, Luhut Binsar Panjaitan dan Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli sebelum rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, 5 Januari 2016. TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan membeberkan sejumlah garapan yang tengah disiapkan kementeriannya, mulai dari sektor energi hingga tol laut.

“Prioritas kita, kalau tidak hati-hati kita akan shortage energi dalam beberapa tahun ke depan,” katanya seusai berbicara dalam Seminar Ketahanan Energi yang digelar Ikatan Alumni Geologi Institut Teknologi Bandung, di Bandung, Sabtu, 13 Agustus 2016.

Luhut mengatakan, pemerintah menyiapkan rencana memprioritaskan produksi gas untuk kebutuhan domestik. “Kita ekspor terus banyak, sehingga melupakan kebutuhan domestik kita. Mungkin kita dulu menghitungnya tidak pas, sehingga kita harus melakukan evaluasi lagi mengenai itu,” kata dia.

Luhut mengatakan, pemerintah telah menyiapkan rencana untuk mengurangi ekspor gas, dan memprioritaskan penggunaannya untuk kebutuhan dalam negeri demi mendorong pengembangan industri. Kontrak penjualan gas misalnya yang akan jatuh tempo akan dinegosiasi ulang untuk memperbesar pasokan dalam negeri.

Salah satunya dengan menyiapkan rencana membangun pipa gas dari Blok Natuna yang saat ini disalurkan ke Singapura, akan dibelokkan sebagiannya menuju Batam. “Kita akan lakukan negosiasi dengan mereka untuk Batam,” kata Luhut.

Luhut mengatakan, sementara untuk rencana pengembangan blok baru, seperti Blok Masela, prioritas pengunaannya juga untuk dalam negeri. “Blok Masela gak ada masalah. Kita akan minta sebanyak mungkin digunakan dalam negeri. Begitu juga dengan Train 3 yang ada di Tangguh itu juga,” kata dia.

Luhut mengatakan, presiden juga meminta agar secepatnya direalisasikan pembangunan kilang pengolahan minyak baru untuk mengurangi ketergantungan Indonesia pada importasi. “Presiden sampai marah, sudah dua tahun tapi not even one single oil refinery. Saya mau ini jadi,” kata dia.

Menurut Luhut, minimnya infrastruktur kilang minyak berdampak banyak. Salah satunya membuat harga avtur di Soekarno Hatta lebih mahal ketimbang di bandara di Singapura. “Saya baru tahu fuell kita lebih mahal. Ini multiplier effect, sehingga ada 300 destinasi penerbangan dari Singapura, sementara dari Jakarta hanya 50 karena harga avtur lebih mahal,” kata dia.

Rencana penambahan 35.000 megawatt (MW) pembangkit listrik baru juga akan diteruskan. Luhut mengaku tengah membahas rincian rencana itu dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral yang juga baru dilantik.

“Tolong lihat lagi Menteri ESDM, lihat dengan kewenangannya bagaimana, apa mau kita buat timur, tengah, barat, atau dengan transmisi, sehingga bisnis prosesnya lebih cepat,” kata dia.

Luhut mengatakan, di sektor energi listrik presiden juga sudah meminta agar pembangunan pembangkit listrik dengan kapasitas di bawah 50 MW harus buatan dalam negeri. “Sekarang kita evaluasi. Presiden sudah memberitahu untuk 50 MW harus dibuat dalam negeri. Masak iya gak bisa kita buat,” kata dia.

AHMAD FIKRI

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: