Pertamina Bangun Pabrik Komponen Ban


JUM AT, 30 SEPTEMBER 2016

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) telah bersepakat dengan perusahaan energi Spanyol, Repsol S.A., untuk membangun pabrik pengolahan treated distillate aromatic extract (TDAE) atau bahan baku ban. Kedua perusahaan telah menandatangani head of agreement pada pekan lalu. “Akan dibangun di area Kilang Cilacap,” kata juru bicara Pertamina, Wianda A. Pusponegoro, di Jakarta, kemarin.

Rencananya, Wianda menjelaskan, Pertamina-Repsol akan mendirikan fasilitas produksi berkapasitas 60 ribu ton per tahun. Mereka akan membuat perusahaan patungan untuk mewujudkan rencana Plant TDAE di Cilacap itu. Diperkirakan, pembangunan pabrik tersebut memerlukan investasi US$ 80 juta (lebih dari Rp 1 triliun).

Wianda mengatakan Pertamina sebenarnya telah mengkaji kelayakan bisnis kilang TDAE ini sejak dua tahun lalu. Bahkan, keinginan menggarap bisnis bahan baku ban telah muncul sejak 2012.

Pertamina juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan PT Pura Barutama untuk menggarap fasilitas pengolahan berkapasitas 50 ribu ton per tahun. Tapi rencana itu tak terdengar lagi, hingga Pertamina meneken kesepakatan serupa dengan Repsol pada pekan lalu.

Pembangunan pabrik diperkirakan akan membutuhkan waktu 18-24 bulan. Dengan begitu, “Targetnya, paling tidak, JV sudah ada pada awal 2017,” ujar Wianda.

Pertamina menargetkan pabrik beroperasi komersial pada 2019. KHAIRUL ANAM | DIKO OKTARA

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: