PLN Stop 13 Proyek PLTU


JUM AT, 14 OKTOBER 2016

 PLN Stop 13 Proyek PLTU

JAKARTA – Direktur Utama PT PLN (Persero), Sofyan Basir, mengatakan 13 proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berkapasitas total 201,6 megawatt dihentikan karena berbagai masalah. Salah satu kendalanya, kata Sofyan, adalah masalah lahan. “Ada yang lahannya ternyata rawa dan sulit dibangun konstruksi PLTU di situ,” kata dia di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, kemarin.

Proyek-proyek itu merupakan bagian dari 34 PLTU dengan total kapasitas 633,8 megawatt, yang pembangunannya sempat ditunda PLN. Menurut Sofyan, dari 34 proyek tersebut, sebanyak 21 PLTU dengan total kapasitas 432 megawatt masih dilanjutkan pembangunannya.

Selain lahan yang tak cocok untuk PLTU, seperti di Bengkalis, Sofyan menyebutkan masalah lain, misalnya yang dialami pengembang proyek PLTU Ipuh Seblat. Proyek itu terhenti karena belum mengantongi izin prinsip dan izin penetapan lokasi dari Gubernur Bengkulu. Walhasil, pembebasan lahannya belum bisa dilakukan. “Terlepas dari kendala yang ada, sebenarnya PT Amarta Karya selaku pengembang ingin melanjutkan proyek PLTU Ipuh Seblat,” ujarnya.

Namun PLN memilih menghentikan pembangunan PLTU Ipuh Seblat dengan pertimbangan akan ada tambahan biaya untuk proyek yang ditandatangani pada 2011 itu. Jika diteruskan, kata Sofyan, akan ada biaya tambahan akibat kenaikan harga pasar untuk beragam komponen. Alasan lainnya ialah ketidakpastian waktu penyelesaian perizinan dan pembebasan tanah, yang ternyata tidak dapat dikontrol oleh para pemangku kepentingan.

Kini, PLN tengah menghitung ulang biaya proyek yang akan dilanjutkan ataupun kerugian akibat PLTU yang gagal dibangun. Perhitungannya akan melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). “Sekitar satu sampai dua bulan proses penghitungan di BPKP,” kata Sofyan. Untuk proyek PLTU yang dilanjutkan, Sofyan menargetkan waktu penyelesaian maksimal dua tahun.

Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Alihuddin Sitompul, mengatakan BPKP juga akan memeriksa 34 proyek PLTU yang sempat mangkrak. BPKP akan meninjau ulang aspek perencanaan dan kemampuan kontraktor dalam melanjutkan pembangunan proyek-proyek ini. Rekomendasi dari BPKP akan menjadi rujukan bagi PLN untuk melanjutkan atau menghentikan proyek tersebut.

Di samping PLTU, sebagian pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang dibangun untuk rangkaian proyek listrik 35 ribu megawatt juga tersendat. Direktur Pengairan dan Irigasi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Donny Azdan, mengatakan ada 18 proyek PLTA yang terhambat pembangunannya lantaran izin penggunaan aset negara dari Kementerian Keuangan yang tak kunjung keluar. “PLTA tersebut akan menggunakan bendungan yang merupakan aset negara,” kata Donny kepada Tempo, beberapa waktu lalu.

Donny mengatakan, untuk mendapat izin penggunaan barang negara, bisa memakan waktu 1,5 tahun. Sedangkan wacana pembangunan PLTA berkapasitas 250 megawatt tersebut dimulai sejak pertengahan 2015. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, kata dia, tidak akan bisa melakukan tender lantaran bakal terindikasi tindak pidana jika dilakukan tanpa persetujuan Kementerian Keuangan. ODELIA SINAGA | ANDI IBNU | FERY FIRMANSYAH


Proyek PLTU yang Dihentikan:

Sumatera:
PLTU Bengkalis berkapasitas 2 x 10 MW
PLTU Kuala Tungkal berkapasitas 2 x 7 MW
PLTU Tembilahan berkapasitas 2 x 5,5 MW
PLTU Ipuh Seblat berkapasitas 2 x 3 MW.

Kalimantan:
PLTU Sampit berkapasitas 2 x 25 MW
PLTU Tarakan berkapasitas 2 x 7 MW
PLTU Kotabaru berkapasitas 2 x 7 MW
PLTU Buntok berkapasitas 2 x 7 MW

Sulawesi dan Nusa Tenggara:
PLTU Bau-Bau berkapasitas 2 x 7 MW
PLTU Wangi-Wangi berkapasitas 2 x 3 MW
PLTU Raha berkapasitas 2 x 3 MW

Maluku dan Papua:
PLTU Jaya Pura berkapasitas 2 x 15 MW
Pembangkit Listrik Tenaga Mesin (PLTM) Kaibumui berkapasitas 2,6 MW

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: