DPR Sepakati Anggaran Kemenhan 2017 Rp108 triliun


Yang utama adalah belanja dan perawatan alutsista.. Untuk komponen gaji biar lebih menarik mungkin langkah yang perlu dilakukan adalah pengurangan personil. TNI masih terlalu tambun di komponen admistrasi.. Banyak prajurit tidak punya kemampuan tempur alias adminstrasi saja…. Sepengetahuan saya sih kesatuan tempur prajurit kita tidak sampai dari 30 % dari total jumlah tentara nasional.. Gimana mau menghadapi agresi dari Utara atau Selatan ??   Jadi percuma saja jika anggaran terus dinaikan tapi urusan rasio kemampuan tempur tidak pernah dirubah, yang mana komponen “administratif” masih banyak dan membebani… Yang paling kelihatan dan kasat mata adalah kehadiran kodim-koramil itu yang biasanya diisi oleh tentara yang perutnya “buncit” hehe… kenapa tidak dihapus saja ya..

 

21 Oktober 2016

Korvet dan fregat Sigma (image : MConrads)

Jakarta (ANTARA News) – DPR dan Pemerintah telah menyepakati anggaran Kementerian Pertahanan/TNI tahun 2017 senilai Rp108 triliun, dengan pertimbangan anggaran bagi pertahanan dan kedaulatan Indonesia tidak dapat dikompromikan.

“Anggaran Kementerian Pertahanan/TNI tahun 2017 sudah disepakati di Badan Anggaran dan di Komisi I DPR sudah disetujui yaitu Rp108 triliun. Jumlah itu tertinggi selama 12 tahun terakhir,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais di Gedung Nusantara II, Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan porsi anggaran senilai Rp108 triliun itu dibagi secara proporsional untuk anggaran belanja rutin dan belanja barang. Namun Hanafi enggan merinci jumlah masing-masing porsi anggaran tersebut.

“Porsinya proporsional antara belanja rutin dan belanja barang,” ujarnya.

Dia mengakui pada awal pengajuan anggaran Kemhan/TNI senilai Rp104 triliun sempat ditolak Komisi I DPR karena tidak sesuai dengan komitmen pemerintah untuk menganggarkan anggaran sebesar 1,5 persen dari PDB.

Menurut dia pada saat itu Komisi I DPR meminta pemerintah berpikir ulang karena “jomplang” dengan komitmen pemerintah.

“Lalu diajukan lagi dalam rapat khusus antara Panglima TNI, Menteri Pertahanan dan Menteri Keuangan. Menkeu bagus karena punya niat dan itikad bagus untuk mengusahakan itu (1,5 persen dari PDB) dan sekarang sudah disepakati,” katanya.

Politikus PAN itu mengatakan, Komisi I DPR menilai bahwa kedaulatan dan pertahanan negara merupakan hal yang tidak bisa dikompromikan.

Karena itu menurut dia, sangat disayangkan kalau anggaran Kemhan/TNI dikurangi dengan alasan teknis ekonomi.

“Kita diamati negara tetangga, di tengah kelesuan ekonomi kita harus tetap menjaga kedaulatan dan pertahanan negara,” katanya.

(Antara)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: