Pengembang Alpa, Jalan Tol Cikampek Banjir


Koran Tempo
RABU, 16 NOVEMBER 2016

 Pengembang Alpa, Jalan Tol Cikampek Banjir

BEKASI – PT Jasa Marga Tbk mendesak pengembang kawasan Kota Delta Mas, PT Puradelta Lestari, segera merealisasi janjinya membuatkan saluran dari Situ Alam Sari, yang ada dalam kawasan yang dikembangkan mereka, ke Sungai Cibeet, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Luapan situ setelah hujan lebat pada Sabtu pekan lalu telah menyebabkan banjir setinggi lebih dari setengah meter di jalan tol Jakarta-Cikampek kilometer 36-38.

“Saluran belum dikerjakan sesuai dengan perjanjian,” kata juru bicara PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Iwan Abrianto, kemarin.

Menurut Iwan, setelah banjir pertama pada 14 Februari lalu, pengembang berjanji membuat saluran permanen dari Situ Alam Sari di sisi selatan jalan tol Jakarta-Cikampek kilometer 37,5 menuju Sungai Cibeet di kilometer 41. Namun janji tinggal janji hingga kembali terjadi banjir yang lebih besar pada Sabtu pekan lalu.

Dalam janjinya itu, sebelum membangun saluran permanen, PT Puradelta Lestari akan membuatkan saluran sementara untuk mencegah meluapnya Situ Alam Sari. Mereka bahkan bersedia melakukan normalisasi Situ Rawa Binong di kilometer 37, selain menambah kapasitas tampungan air di Situ Alam Sari dengan cara memperluas dari semula 4 hektare menjadi 9 hektare.

Yang baru berjalan saat ini, menurut Iwan, adalah perluasan situ. Adapun pengerjaan saluran sementara, dia menambahkan, “Akan dilakukan dengan cara mengeruk saluran selebar dua meter menggunakan 18 unit alat berat.”

Proyeksi berikutnya adalah membuat tanggul setinggi dua meter di sekitar pintu keluar jalan tol menuju Delta Mas dan pusat pemerintahan Kabupaten Bekasi. “Itu titik terendah tanggul Situ Alam Sari yang menyebabkan limpasan air ke jalan tol,” ucap Iwan.

Ihwal normalisasi Situ Rawa Binong, kata Iwan, pengembang belum mendapat izin dari pemilik situ, yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. “Masih dalam pembahasan pengembang dengan pihak terkait,” ujar Iwan.

Situ Alam Sari dan Situ Rawa Binong di kawasan Kota Delta Mas meluap dan airnya merendam ruas jalan tol Jakarta-Cikampek mengarah ke Jakarta di kilometer 36-38. Akibatnya, jalan tol terputus dan kemacetan parah mengular hingga kilometer 66 di Karawang, Jawa Barat.

Corporate Secretary PT Puradelta Lestari, Tondy Suwanto, mengakui belum menunaikan janjinya kepada PT Jasa Marga untuk mengantisipasi banjir di ruas Jalan tol Jakarta-Cikampek kilometer 37,5. “Sejumlah kegiatan mengalami kendala perizinan,” katanya.

Menurut Tondy, pengembang baru menyelesaikan perluasan Situ Alam Sari dari 4 hektare menjadi 9 hektare. Sedangkan pembuatan saluran permanen dari Situ Alam Sari menuju Sungai Cibeet dan normalisasi Situ Rawa Binong belum mendapat izin dari pemerintah. “Pengerjaannya juga membutuhkan waktu, selain lahannya bukan punya perusahaan,” ujarnya.

Adapun saluran sementara sepanjang 1,8 kilometer dari Situ Alam Sari menuju Sungai Cibeet sebenarnya sudah mulai dibangun. Hanya, kata Tondy, sempat terjadi longsor sepanjang 100 meter. Akibatnya, limpasan Situ Alam Sari tidak mengalir dengan baik ke Sungai Cibeet. “Saat ini kami sudah membersihkan longsoran itu,” ujarnya. ADI WARSONO

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: