Indonesia Belum Sepakati Harga Sukhoi Su-35


Kalau beli nya “ketengan” (macam beli rokok nggak sebungkus penuh) , trus minta diskon dan offset.. ya repot sampe kiamat juga kagak akan ketemu.. Coba rencananya yang jelas saja perlunya berapa skuadron  SU 35 , mungkin kita bisa dapat banyak seperti India atau China.

Coba kita bisa seperti Singapura, punya armada F16 nya saja ada lebih dari 5 skuadron ! Nggak heran pihak pabrikan juga mau kasih banyak. Lha Indonesia yang ada banyak pejabat dan elite  belum apa apa sudah mau “komisi ” atau persenan di depan . Repot lah.. yang ada alutsista Indonesia selalu gado gado yang jumlahnya juga minimalis.. Sedih !

10 Desember 2016

Pesawat tempur Sukhoi Su-35 (photo : Sputnik)

Jakarta – Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan Indonesia dan Rusia belum menyepakati harga pembelian pesawat tempur Sukhoi Su-35 buatan Rusia.

“Tunggu saja. Saya masih tawar,” kata Menhan Ryamizard, Jakarta, Jumat (9/12).

Menhan Ryamizard mengatakan Indonesia berencana membeli delapan unit pesawat tempur Su-35 dari Rusia. Dia mengatakan proses tawar-menawar antara pemerintah Indonesia dengan Rusia masih berlangsung.

“Sekarang masih delapan dulu lah, ini masih nego (tawar-menawar harga),” tuturnya.

Ryamizard enggan memberitahukan nilai yang ditawarkan pemerintah Indonesia kepada Rusia untuk membeli pesawat tempur itu.

Menurutnya, pemerintah Indonesia seharusnya mendapatkan harga beli pesawat yang tidak mahal karena Indonesia banyak memasok alat persenjataan dari Rusia.

“Nggak mau dong kayak dulu dulu beli heli mahal dari Vietnam. Kita ada persenjataan dari mereka (Rusia), tapi mereka (Rusia) tidak ada, tapi kita beli mahal,” ujarnya.

Sebelumnya, kepastian Sukhoi Su-35 akan hadir di hanggar TNI AU menggantikan F-5E/F Tiger II masih belum terjadi. Laman rbth.indonesia, Jumat (28/10), menyatakan, negosiasi harga dan transfer teknologi bisa menjadi faktor penghalang keputusan pembelian pesawat tempur Sukhoi Su-35.

Harga yang ditawarkan dan skema serta jenis transfer teknologi yang diberikan Rusia untuk membangun bersama pesawat tempur itu di Indonesia menjadi hal yang masih mengganjal.

Laman http://www.defenseworld.net, Selasa (27/10), melaporkan, pemerintah Indonesia saat ini menegaskan hanya membeli benda dan peralatan perang dari luar negeri jika ada transfer teknologi dan produksi bersama. Sumber Rusia yang dikutip pada Singapore Air Show 2016 lalu, menyatakan, jumlah unit Sukhoi Su-35 yang akan dibeli Indonesia masih sangat sedikit untuk memungkinkan mereka memberi kedua hal itu, yaitu transfer teknologi dan produksi bersama.

(BeritaSatu)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: