Kodam XIII/Merdeka Kembali Diresmikan


Bukannya bentuk KODAM/KODIM membuat anggaran TNI besar dan boros ya.. Kenapa tidak memperkuat saja angkatan laut di sana atau bangun prasarana KOSTRAD atau Marinir. KODAM/KODIM tidak ada kekuatan penangkal thd invasi dari luar, tapi lebih untuk mengawasi wargannya sendiri. Mungkin itu yang sekarang yang menurut pertimbangan mereka yang sangat dibutuhkan ya.

 

Selasa, 20 Desember 2016 | 15:33 WIB
KOMPAS.com/RONNY ADOLOF BUOLKepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono memeriksa pasukan dalam acara peresmian Komando Militer XIII/Merdeka dan pelantikan Panglima Kodam XIII/Merdeka di Lapangan Upacara Markas Kodam XIII/Merdeka di Manado, Selasa (20/12/2016).

MANADO, KOMPAS.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono memimpin acara peresmian Komando Militer XIII/Merdeka dan pelantikan Panglima Kodam XIII/Merdeka di Lapangan Upacara Markas Kodam XIII/Merdeka di Manado, Selasa (20/12/2016).

Setelah acara peresmian, dilaksanakan pula alih komando pengendalian wilayah Kodam VII/Wirabuana menjadi Kodam XIII/Merdeka.

Mulyono bersyukur bahwa TNI Angkatan Darat sudah bisa mewujudkan satu lagi penambahan kodam.

“Dengan digelarnya Kodam XIII/Merdeka ini tentu menambah kelengkapan dan kekuatan gelar angkatan darat terkait kodam-kodam yang ada di wilayah NKRI,” kata Mulyono.

Ia mengatakan, gelar ini dibutuhkan karena dilihat dari wilayah strategis, Kodam XIII/Merdeka berada di wilayah yang berbatasan dengan negara-negara lain. Selain itu, banyak pulau kecil dan terluar sehingga memerlukan pengawasan dan pengendalian efektif.

“Dengan gelar ini diharapkan bisa menangkal dan bisa mewujudkan kondusivitas wilayah-wilayah di Indonesia umumnya dan Sulut khususnya,” ujar Mulyono.

Dengan adanya Kodam XIII/Merdeka, situasi dan kondisi di wilayah teritorial Kodam XIII/Merdeka diharapkan akan lebih baik lagi dan lebih kondusif.

Kodam XIII/Merdeka dipimpin oleh Mayor Jendral TNI Ganip Warsito mencakup wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.

Kodam XIII/Merdeka sebelumnya sudah pernah berdiri tahun 1957 dan ditutup pada 1985.

Menurut Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, pengaktifan kembali Kodam XIII/Merdeka tentu sudah melalui pertimbangan yang sangat matang dari berbagai sudut serta kebutuhan pembangunan bangsa.

“Kehadiran Kodam ini akan semakin memantapkan langkah pemerintah daerah dalam upaya pencapaian visi jangka panjang daerah yaitu mewujudkan Sulut sebagai pintu gerbang di kawasan Indonesia Timur,” ucap Dondokambey saat memberikan sambutan di acara tersebut.

Menurut Dondokambey, sangat disadari bahwa kehadiran Kodam yang diikuti dengan distribusi personel dan peningkatan kualitas serta kuantitas sarana dan prasana termasuk alutsista akan semakin menumbuhkan stabilitas keamanan daerah.

Ia berharap agar Kodam XIII/Merdeka dapat bersinergi dan berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Sulut demi tercapainya pembangunan yang semakin progresif dari waktu ke waktu.

Penulis : Kontributor Manado, Ronny Adolof Buol
Editor : Laksono Hari Wiwoho
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: