Penggerebekan Teroris Jatiluhur Tersangka Serang Polisi dengan Golok


 

Dia pikir sudah gabung dengan ISIS jadi kebal .. Menyedihkan memang lebih baik di dor saja.. di penjara teroris begini tidak bisa sembuh dan kembali normal.. isi kepalanya sudah “oblak”

Konon teroris keparat ini mau meledakan bendungan Jatiluhur..  gila bener.. Trima kasih  Polisi !

 

 

 

MINGGU, 25 DESEMBER 2016 | 20:11 WIB

Penggerebekan Teroris, Tersangka Serang Polisi dengan Golok

Tim Densus Anti-Teror 88 melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris berinisial S di Jetis Wetan, Pedan, Klaten, Jawa Tengah, 15 Desember 2016. Aksi terorisme pelemparan bom molotov pernah terjadi di wilayah Solo Baru, beberapa waktu lalu. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

TEMPO.CO, Jakarta – Detasemen Khusus 88 Anti-Teror Mabes Polri kembali menggerebek terduga teroris, Ahad, 25 Desember 2016. Empat terduga teroris ditangkap di Cibinong, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Dari empat orang yang digerebek, dua dinyatakan tewas akibat melawan saat ditangkap. “Para terduga teroris akan merencanakan aksi pidana terorisme pada hari raya natal dan Tahun Baru 2017,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Rikwanto saat dikonfirmasi.

Baca: Surat ‘Pengantin’ Ditemukan dalam Penggerebekan Teroris

Penangkapan pertama terjadi di Desa Karang Layung, Jatiluhur terhadap Rijal alias Abu Arham, 29 tahun, dan Ivan Rahmat Syarif, 28 tahun. Penangkapan terhadap kedua warga Ngamprah, Bandung Barat itu dilakukan sekitar pukul 11.30 WIB.

Saat penangkapan, Rikwanto mengatakan keduanya sempat akan melawan petugas dengan menggunakan pisau di pinggang. Namun usaha mereka digagalkan petugas polisi.

Dari keterangan Rijal dan Ivan, polisi kemudian bergerak ke lokasi persembunyian dua orang terduga teroris lain, yakni Abu Sovi dan Abu Faiz. Keduanya dikabarkan bersembunyi di rumah apung di Waduk Jatiluhur.

Baca:Melawan, Dua Tersangka Teroris Ditembak Polisi

Personil Densus 88 yang berkoordinasi dengan Satuan Polisi Air Polres Purwakarta dan Polda Jawa Barat, kemudian mendatangi lokasi sekitar pukul 12.30 WIB.

Rikwanto mengatakan lima tembakan peringatan telah dikeluarkan petugas agar pelaku menyerahkan diri. “Namun seketika satu orang terduga teroris atas anam Abu Faiz keluar dengan membawa golok untuk menyerang petugas,” kata Rikwanto.

Abu Faiz pun kemudian ditembak dan tewas di tempat. Penolakan penyerahan diri juga dilakukan oleh rekannya, Abu Sovi. Ia pun memutuskan ikut menyerang polisi dengan golok.

“Ia dilumpuhkan dengan ditembak di tempat,” kata Rikwanto. Abu Sovi merupakan warga Kotawaringin, Bandung, sedangkan Abu Faiz merupakan warga Padalarang, Jawa Barat. Rikwanto mengatakan saat ini polisi masih mendalami jaringan dan peranan pelaku dalam jaringan teroris.

EGI ADYATAMA

++++
Minggu 25 Dec 2016, 19:29 WIB

Ini Isi Pesan Surat Wasiat yang Ditemukan di Markas Teroris di Jatiluhur

Mei Amelia R – detikNews
Ini Isi Pesan Surat Wasiat yang Ditemukan di Markas Teroris di JatiluhurFoto: Dok. Istimewa

Purwakarta – Tim Densus 88 Antiteror menyergap markas terduga teroris di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. Sejumlah barang bukti pun turut diamankan.

Penggerebekan itu dilakukan tim Densus 88 yang dipimpin Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 anti teror didampingi Kapolres Purwakarta AKBP Hanny Hidayat. Hasilnya, 2 terduga teroris ditangkap hidup-hidup, serta 2 lainnya tewas ditembak karena melakukan perlawanan menggunakan golok.

Dari foto yang didapatkan detikcom, sejumlah barang bukti yang diamankan di antaranya golok, buku-buku, cutter, sepatu, dompet dan lain-lain. Selain itu, ada pula secarik kertas bertuliskan pesan. Kertas itu berisi pesan yang bertuliskan tangan.

Tim Densus 88 anti teror menggerebek markas teroris di tengah waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. Penggerebekan itu dilakukan pada pukul 11.30 WIB, di Kampung Ubrug, Waduk Jatiluhur, Purwakarta.

Polisi menangkap 2 orang atas nama Ivan dan Rijal. Selain itu polisi juga melumpuhkan dua teroris hingga tewas yang bernama Abu Sofi dan Abu Fais, karena melawan petugas.

Berikut isi pesan dalam surat tersebut

Ini Isi Pesan Surat Wasiat yang Ditemukan di Markas Teroris di JatiluhurFoto: Dok. Istimewa

Daulatul Islamiyah Baaqiyah

Bismillahirohmanirohim

Wahai kalian bala tentara Thogut sesungguhnya hari in dan seterusnya akan menjadi hari-hari yang dipenuhi ketakutan dan hari yang kelam bagi kalian. Kami akan mendatangi kalian di mana saja kalian berada, kami akan mengintai pos-pos kalian, rumah-rumah kalian, baik itu di tempat keramaian atau sepi, siang atau malam. Kami akan jadikan sisa-sisa umur kalian di ujung pisau-pisau kami jikalau engkau tidak bertaubat dari kekafiran dan kedzaliman kalian dari pada kaum Muslimin. Kalian yang telah memenjarakan saudara-saudara kami, menyiksa dan membunuhi para mujahid yang berjuang menegakkan syariat Allah. Sesungguhnya bumi ini hanya milik Allah dan tidak sepantasnya kalian berhukum selain ‘hukum Allah’. Dan kalian adalah penegak hukum-hukum syaiton. Maka kami telah datang kepada kalian dengan penyembelihan sehingga Allah saja yang diibadati. Maka tunggulah sesungguhnya kami pun sedang menunggu, maka tunggulah adzab Allah atas kalian dari tangan-tangan para mujahid.

Junud Khilafah Islamiyah Nusantara

(dhn/rvk)

Minggu 25 Dec 2016, 18:08 WIB

Penampakan Teroris yang Tewas Saat Digerebek di Waduk Jatiluhur

Mei Amelia R – detikNews
Penampakan Teroris yang Tewas Saat Digerebek di Waduk JatiluhurFoto: Penampakan teroris/ Ist

Jakarta – Densus 88 menembak 2 pelaku teroris di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. Dua teroris itu ditembak hingga tewas karena melawan petugas saat melakukan penangkapan.

Dalam foto yang diterima detikcom, Minggu (25/12/2016), salah satu teroris yang tewas terlihat mengenakan kemeja kotak-kotak dan celana loreng-loreng.

Gugun, petambak di sekitar lokasi mengatakan, saat ditembak mayat 2 teroris itu jatuh ke keramba. Dalam foto yang dilihat, mayat teroris itu dalam posisi telentang. Diduga mayat teroris itu sudah diangkat dari keramba.

Total ada 4 teroris di markas tersebut. Dua teroris yang tewas diketahui bernama Abu Sofi dan Abu Fais. Sedangkan dua lainnya yang ditangkap hidup-hidup adalah Ivan dan Rijal.

Polisi juga menemukan sejumlah barang bukti di markas teroris. Barang bukti yang ditemukan berupa golok, buku-buku, cutter, sepatu, dompet dan lain-lain.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: