Kapolri: Penyebar Berita Hoax Gunakan Mesin dan Orang Bayaran


Jonru, Dwi dll masih banyak beredar di dunia maya… Gerombolan sakit jiwa dan otak ngeres.. Mereka kok nggak ditindak tegas dan keras ya.. Orang indonesia yang malas membaca (menurut data UNESCO minat baca orang Indonesia hanya 0,001 .. dan menduduki posisi ke dua dari bawah dalam dunia keliterasian .. MEMALUKAN YA.. 10 tahun rejim SBY, dan 2 tahun menteri pendidikan Anies B.. juga masih belum bisa memperbaiki kerusakankan soal pendidikan manusia Indonesia _) Karena malas membaca dan berpikiri.. tidak heran manusia Indonesia menjadi mangsa empuk  penyebar HOAX , penjual agama dan teroris..!

 

 

 

Selasa 03 Jan 2017, 10:34 WIB

Mukhlis Dinillah – detikNews
Kapolri: Penyebar Berita Hoax Gunakan Mesin dan Orang BayaranFoto: Ari Saputra
Jakarta – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan akan menindak penyebar berita hoax di internet. Tito mengungkapkan ada tenaga profesional yang dipekerjakan untuk menyebarkan berita hoax tersebut.

“Antisipasinya kita akan meng-counter. Cuma sekarang repotnya mereka menggunakan mesin atau robot. Ternyata ada juga mereka menggunakan jasa tenaga profesional, mereka bisa bayar dan kontennya apa bisa viral,” kata Tito di Mapolres Cimahi, Jawa Barat, Selasa (3/1/2017).

Tito mengatakan pihaknya menyiapkan dua langkah dalam menyikapi penyebaran berita hoax. Langkah yang soft yaitu meng-counter, menetralisir dan menyerang dengan menggunakan teknik-teknik IT.

“Lalu melakukan penegakan hukum dengan menangkap mereka,” ujar Tito.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pelaku penyebaran ujaran kebencian dan berita palsu alias hoax ditindak tegas dan keras. Menko Polhukam Wiranto berharap masyarakat lebih selektif, baik dalam menerima maupun menyebarkan berita.

“Namun di sisi lain, ada sesuatu yang cukup memprihatinkan, di mana kemajuan teknologi informasi ini kemudian disalahgunakan oleh beberapa pihak untuk melakukan kegiatan berupa penyesatan, pengelabuan. Kemudian juga di sana ada ujaran-ujaran yang tidak tepat, ujaran-ujaran kepada orang lain yang bisa menimbulkan kebencian, dendam, ada fitnah di sana,” kata Wiranto di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (29/12).

(idh/tor)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: