Singapura Deportasi Khatib Jumat Penyebar Kebencian  


Tidak Heran Singapura menjadi negara maju dan makmur..

Nah bandingkan dengan Indo : Pendakwah macam ini masih dibiarkan bebas lepas..dan malah mengundang pendakwah bermasalah  Naik Zakar.  Satu ditangkep muncul 1000 pendakwah kebencian baru. ckck…

Tidak heran negeri ini miskin terus dan semakin terbelakang percaya dengan ” bumi datar” ckckck…)  Pemerintah harus bertindak tegas terhadap gerombolan radikal picik nan bloon dan jahat  ini jika tidak Indonesia bakal jadi Mesir, Syria atau Lybia  !

 

 

RABU, 05 APRIL 2017 | 13:50 WIB

Singapura Deportasi Khatib Jumat Penyebar Kebencian  

Imam Nalla Mohamed Abdul Jameel. Robin Choo/TODAY

TEMPO.CO, Singapura – Pemerintah Singapura mendeportasi seorang.khatib salat Jumat asal India, yang menyebarkan kebencian terhadap umat Kristen dan Yahudi saat khotbah.

Meski Nalla Mohamed Abdul Jameel Abdul Malik telah mengaku bersalah dan meminta maaf karena khotbah pada 6 Januari lalu, Kementerian Dalam Negeri Singapura  menegaskan tidak dapat menoleransi.

 

“Dia akan dikirim pulang. Setiap pemimpin agama dari setiap agama yang mengeluarkan pernyataan seperti itu akan diminta bertanggung jawab dengan tindakan mereka,” kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Singapura, seperti dilansir Today Online pada 4 April 2017.

Nalla bekerja sebagai kepala Masjid Jamek Chulia di Singapura sejak 7 tahun lalu. Nalla yang berasal dari India sebelumnya menyatakan permintaan maaf kepada perwakilan umat Kristen, Sikh, Taoisme, Budha, Hidu, dan perwakilan Federasi Muslim India.

 

Baca: Khatib Jumat Suarakan Permusuhan Didenda dan Minta Maaf

Dia juga harus membayar denda sebesar 4.000 dolar Singapura atau setara Rp 38,1 juta sebagai hukuman atas kotbahnya yang dinilai menyuarakan permusuhan terhadap umat nonmuslim.

Nalla mengatakan dirinya sangat menyesal dengan perbuatannya yang menimbulkan ketidaknyamanan, ketegangan, bahkan trauma.

Khotbah Nalla yang dinilai menyebarkan kebencian terjadi pada Januari dan Februari 2017 lalu. Dalam kotbah, Nalla mengutip isi ayat dalam bahasa Arab tua yang aslinya berasal dari desanya di India.

Ayat itu isinya : Allah menolong kita menolak Yahudi dan Kristen. Kemudian diketahui ayat itu tidak berasal dari Al-Quran.

Rekaman video, kotbah Nalla kemudian diunggah di Facebook yang kemudian memunculkan debat seru. Hingga Menteri bidang urusan Muslim , Yaacob Ibrahim turun tangan menyerukan perdamaian dan persatuan sesama umat Muslim.

CHANNEL NEWS ASIA | TODAY ONLINE | YON DEMA

Advertisements
Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: