Kronologi Anggota DPRD dari PKS Dideportasi Turki dan Dijemput Densus


Minggu 09 Apr 2017, 16:11 WIB

Mei Amelia R – detikNews

Kronologi Anggota DPRD dari PKS Dideportasi Turki dan Dijemput DensusIlustrasi peta Turki (Screenshot Google Maps)
Jakarta – Anggota DPRD Pasuruan dari Fraksi PKS, Muhammad Nadir Umar dan seorang aktivis LSM bernama Budi Mastur dijemput oleh Densus 88 (Antiteror). Densus 99 melakukan tindakan ini karena kedua pria itu dideportasi dari Turki setelah mencoba masuk ke Lebanon.

Dijelaskan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto, kedua orang itu ke Turki untuk menyalurkan bantuan senilai USD 20 ribu untuk para pengungsi Suriah.

“Akan didonasikan kepada para pengungsi di Turki dan Lebanon,” tutur Rikwanto dalam keterangannya, Minggu (9/4/2017).

Kedua orang ini bernaung di Yayasan Qouri Umah dan berniat menjalankan misi kemanusiaan. Aktivitas mereka berlangsung mulai 31 Maret hingga kembali ke Indonesia pada 6 April.

Umar dijemput Densus 88 di Bandara Juanda Surabaya, sedangkan Budi Mastur dijemput Densus 88 di Bandara Husein Sastranegara Bandung. Berikut kronologi aktivitas mereka hingga dijemput Densus 88:

31 Maret 2017
berangkat melalui rute Bandung, Surabaya-Kuala Lumpur-Istanbul.

1 April 2017
sampai di Istanbul dan dijemput oleh perwakilan dari Yayasan Qouri Umah yang berada di Istanbul. Pada sore harinya kemudian sempat mengunjungi tempat pengungsian warga Palestina di Istanbul (penyaluran bantuan).

2 April 2017
berangkat ke Gaziantep (Turki) untuk penyaluran bantuan dan kemudian sore harinya dilanjutkan ke Kota Rayhanli (perbatasan Turki-Suriah). Setelah selesai melakukan penyaluran bantuan kemudian menginap di kantor cabang Qouri Umah di Rayhanli dan kemudian kembali ke Istanbul.

4 April 2017
berangkat ke Lebanon dari Istanbul dan setelah sampai di Lebanon, terkendala mengenai visa dan kemudian dikembalikan ke Istanbul dan setelah sampai di Istanbul kemudian diketahui bahwa mereka telah memasuki daerah perbatasan dan kemudian diamankan oleh Imigrasi.

5 April 2017
dilakukan pemeriksaan di RS di Istanbul.

6 April 2017
kemudian dideportasi ke Indonesia (Bandung dan Surabaya) via Kuala Lumpur.

Kini, Muhammad Nadir Umar diinterogasi di Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Kementerian Sosial Bambu Apus. Rencananya, begitu selesai diinterogasi, Umar akan dipulangkan ke keluarganya.

(dnu/imk)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: