Archive for August, 2017

August 31, 2017

Konsorsium Indonesia dan SAAB, Bangun Kapal Selam Nasional

Aug292017

 

Jakarta – Indonesia akan membentuk konsorsium untuk mengembangkan kapal selam mini dan ditargetkan selesai pada 2025, ujar Deputi Badan Penelitian dan Pengembangan Teknologi (BPPT) bidang Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa, Wahyu W Pandoe.

“Saat ini konsorsium sedang dijajaki dan akan dibentuk dalam waktu dekat,” ujarnya di sela Seminar BPPT-Saab “Meraih Pertahanan yang Tangguh melalui Teknologi Pertahanan Bawah Air” di Jakarta, Selasa, 29/8/2017.

Konsorsium ini akan melibatkan BPPT, TNI, PT PAL, ITS, ITB, PT Risea dan lain-lain yang bertujuan mengembangkan industri pertahanan bawah laut serta membangun kemandirian bangsa.

Prototipe kapal selam mini rencananya dibangun dengan dimensi 32 meter x 3 meter yang mampu menyelam di kedalaman 150 meter di bawah laut selama 2-3 hari dengan kapasitas 11 awak.

“Ini hanya sasaran antara, tujuan berikutnya adalah mengembangkan kapal selam ukuran besar jenis U209. Penguasaan teknologi bawah laut sangat penting untuk negara maritim sehingga harus dimulai dari sekarang,” ujar Wahyu.

Untuk mengembangkan kapal selam ini, BPPT mulai menjajaki kerja sama dengan Saab, sebuah perusahaan industri pertahanan Swedia yang menyediakan diri untuk melakukan ahli teknologi pertahanan bawah air.

Sementara itu, Kepala Bagian Program dan Anggaran Pusat Teknologi Industri Pertahanan dan Keamanan BPPT Dr Fadilah Hasim mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar untuk menguasai teknologi bawah laut.

BPPT sendiri, ujarnya, memiliki berbagai laboratorium yang mendukung alih teknologi tersebut, seperti Balai Teknologi Hidrodinamika, Balai Besar Teknologi Aerodinamika, Aeroelastika dan Aeroakustika, Balai Besar Kekuatan Struktur, Balai Teknologi Mesin Perkakas Produksi dan Otomasi, Balai Teknologi Polimer dan Balai Teknologi Termodinamika Motor Propulsi.

“Negara yang mengembangkan teknologi kapal selam tidak banyak di dunia, misalnya AS, Rusia, Perancis, Jepang, dan Korea Selatan dan cukup sulit untuk melakukan alih teknologi, khususnya negara anggota NATO. Sedangkan Swedia karena bukan anggota NATO, sehingga lebih terbuka dalam alih teknologi,” ujarnya, dirilis Antara.

Sementara itu, Manajer Teknologi Saab Kockums Swedia, Roger Berg mengatakan, pihaknya telah 300 tahun mendesain dan memproduksi kapal angkatan laut dan telah 100 tahun mengembangkan kapal selam serta sedang mengembangkan program kapal selam modern A26.

Teknologi kapal selam terbaru yang dikembangkan Swedia adalah kemampuan tinggal di kedalaman laut dalam waktu lama dengan nyaman, kemampuan dalam menghadapi tekanan dan kemampuan mendeteksi ancaman serta penggunaan energi ramah lingkungan, ujar Berg.

Artikel Terkait
Advertisements
August 29, 2017

Pemerintah Bayar Sukhoi dengan Kerupuk

Abis apa ?? Kompetitive advantage negeri ini setelah 72 merdeka masih sekitaran hasil bumi, komoditas dan kerupuk. Sedih khan.. pembangunan sumber daya manusia sangat minim, jika ada hanya menghasilkan manusia manusia sampah macam Buni Yani, Eggi S, gerombolan Saracen, dll.. Merdeka !!

Selasa, 29 Agustus 2017 | 07:00 WIB

Sukhoi SU-35 (sukhoi.org)
Sukhoi SU-35 (sukhoi.org).

TEMPO.COJakarta – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito menyatakan masih mendata komoditas yang akan ditawarkan kepada Rusia sebagai imbal dagang pembelian 11 Sukhoi SU-35. Ia mengklaim data komoditas itu segera usai dan salah satunya adalah kerupuk.

“Iya, serius (kerupuk). Saya kan kepingin ada nilai tambah untuk kerupuk,” ujarnya saat dicegat di Istana Kepresidenan, Senin, 28 Agustus 2017.

Baca: Beli Pesawat Sukhoi Rusia, Indonesia Bayar Pakai Komoditas Ekspor 

Seperti diketahui, pemerintah Indonesia dan Rusia telah bersepakat melakukan jual-beli 11 pesawat Sukhoi Su-35 dengan mekanisme imbal dagang. Dengan kata lain, pembelian satu pesawat tempur dengan nilai lebih-kurang US$ 90 juta tersebut bisa menggunakan komoditas dagang, bukan uang.

Sebagai catatan, awalnya Sukhoi Su-35 akan dilepas pemerintah Rusia seharga US$ 150 juta per unit. Namun, setelah melalui berbagai tahap negosiasi, termasuk dalam hal spesifikasi pesawat tempur itu, disepakati harga US$ 90 juta per unit yang bisa digantikan dengan komoditas Indonesia.

Simak: Menteri Ryamizard: Beli Sukhoi dengan Barter Sesuai Undang-undang

Enggar melanjutkan, kerupuk hanyalah satu dari sekian banyak komoditas yang akan ditawarkan. Beberapa komoditas lainnya adalah furnitur, kopi, gula, dan biskuit.

Komoditas itu sekilas terlihat remeh, apalagi jika digunakan untuk pembelian pesawat tempur Sukhoi. Namun, kata Enggar, komoditas yang tampak remeh itu malah digemari karena cukup sering diekspor ke berbagai negara.

“Sekarang, di Nigeria, biskuit segala macam mulai Mayora hingga Wings itu diminati. Ekspornya ke Afrika tinggi dan punya nilai tambah,” ujarnya. Dia menaksir nilai komoditas untuk Rusia bisa mencapai US$ 570 juta.

 

ISTMAN M.P.

August 23, 2017

Mobil Mewah Raffi Ahmad Bakal Disita Jika Tak Segera Bayar Pajak

Jangan  hanaya mobil si Raffi dong.. masih banyak lagi orang kaya yang punya mobil mewah eksotis kagak bayar pajak 1 sen pun

 

Rabu 23 Agustus 2017, 14:17 WIB

Mei Amelia R – detikNews
Share 0 Tweet Share 0 37 komentar
Raffi Ahmad (Instagram Raffi Ahmad)

Jakarta – Artis Raffi Ahmad diketahui memiliki koleksi sejumlah mobil mewah. Raffi diminta segera membayar pajak kendaraan mobil mewahnya. Jika tidak, petugas akan melakukan penyitaan.

“Saya dengar dari Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) kalau sampai tanggal 30 (Agustus) ini tidak bayar pajak dan denda, akan dilakukan penyitaan,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/8/2017).

Seperti diketahui, rumah Raffi Ahmad di Jl Gunung Balong, Lebak Bulus, Jaksel, Selasa (22/8) kemarin, didatangi petugas BPRD DKI Jakarta dan Direktorat Lalu Lintas. Halim juga turut serta dalam kegiatan itu.

Saat ditemui petugas, Raffi tidak ada di rumah. Yang ada hanya tiga mobil miliknya, yakni Toyota Alphard, Lamborghini, dan Rolls-Royce.

“Kita temukan di luar rumah, ada yang di samping masjid (mobil Rolls-Royce),” imbuhnya.

Upaya door to door dilakukan untuk menyadarkan wajib pajak dalam membayar pajak kendaraannya. Wajib pajak diimbau segera membayar tunggakan pajak dengan memanfaatkan penghapusan denda pajak hingga 31 Agustus 2017.

Selain Raffi, petugas mendatangi apartemen Syahrini di Apartemen Permata Hijau. “Ada beberapa artis di sana. Ada sekitar 40 persen yang tertunggak pajak di sana,” cetus Halim.

Polisi memperingatkan pengemudi bisa ditilang apabila STNK-nya belum disahkan. Dengan kata lain, untuk kendaraan yang belum membayar pajak tahunan, di STNK-nya tidak ada cap pengesahan, sehingga dapat ditilang.

“Langsung ditilang, makanya kita berikan sosialisasi dulu segera bayar pajak. Seandainya dia jalan di jalan raya langsung kita tilang,” katanya.
(mei/dhn)

August 22, 2017

Kunker Haji, Fadli Zon Makan Nasi Kebuli Bareng Habib Rizieq

buron kok malah disambangi ..terus makan nasi kibulin

 

Selasa 22 Agustus 2017, 16:06 WIB

Indah Mutiara Kami – detikNews
Kunker Haji, Fadli Zon Makan Nasi Kebuli Bareng Habib RizieqFadli Zon dan Habib Rizieq (Dok. Twitter Fadli Zon)
Jakarta – Wakil Ketua DPR Fadli Zon bersama Tim Pengawas Haji DPR mengunjungi Madinah pekan ini. Di sela kunjungannya meninjau fasilitas haji, Fadli bertemu dengan Habib Rizieq Syihab.

Fadli mencuitkan pertemuan tersebut di akun Twitter-nya pada Selasa (22/8/2017). Ia menyebut pertemuan itu digelar pada Senin (21/8) malam.

“Td malam silaturahim n makan nasi kebuli dg ulama n Imam Besar Habib Rizieq Shihab di Mekkah. Alhamdulillah dlm keadaan sehat wal’afiat,” cuit Fadli.

Kunker ke Mekah, Fadli Zon Makan Nasi Kebuli Bareng Habib RizieqFoto: Dok. Twitter Fadli Zon

Diunggah juga dua foto bersamaan dengan cuitan tersebut. Keduanya duduk bersila dan tampak sedang berhadapan. Di depannya terhidang sajian makanan dan minuman.

Dimintai konfirmasi terpisah, Fadli membenarkan pertemuan tersebut. Bersama Habib Rizieq, Fadli membahas banyak hal. Pertemuan itu berlangsung selama sekitar 3 jam.

Ngobrol tentang perkembangan. Cerita tentang berbagai hal dari soal dakwah, politik, dan sejarah,” tutur Fadli saat dimintai konfirmasi, Selasa (22/8).
(rna/tor)

August 22, 2017

BNPT: Aman Abdurrahman Masuk Napi Hardcore

Selasa 22 Agustus 2017, 17:29 WIB

Arbi Anugrah – detikNews
BNPT: Aman Abdurrahman Masuk Napi HardcoreFoto: Arbi Anugrah/detikcom
Purwokerto – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Suhardi Alius mengatakan di dalam dunia terorisme, ada empat kluster dalam radikalisme di tengah masyarakat. Pertama, kategori, hardcore (inti), militan, suporter dan simpatisan.

Aman Abdurrahman masuk dalam kluster hardcore atau inti yang tak lagi mempan program deradikalisasi. Dia termasuk berbahaya bila bebas, bahkan selama dipenjara saja bisa mempengaruhi orang dan diduga mengendalikan berbagai aksi teror di Indonesia.

“Kategorinya seperti ini, Aman sudah hardcore ya, inti. Sangat sulit berubah ini. Kalau dia kembali ke masyarakat bagaimana ini, harus diwaspadai. Yang kita kategorikan sebagai hardcore ini sangat sulit berubah,” kata Suhardi seusai memberi kuliah umum pada mahasiswa baru di Auditorium Graha Widyatama, Unsoed Purwokerto, Selasa (22/8/2017).

Dia mengungkapkan, teroris sekelas Aman juga sangat berbahaya jika bebas. Sebab, dengan pengaruhnya, Aman bisa mempengaruhi orang lain di sekitarnya. Bahkan dari dalam Lapas, Aman mampu mengendalikan jaringan, mempengaruhi orang dan menggerakkan. Padahal, pihak Lapas telah malakukan pengawasan ketat terhadap Aman.

“Kita jaga betul pengaruh-pengaruhnya, termasuk siapa orang-orang potensial yang dipengaruhi akan menjadi sasaran kita,” jelasnya.

Dia menjelaskan jika pihaknya tidak bisa mengatasi adanya kunjungan keluarga, karena salah satu hak napi adalah berhubungan, bertemu dan menerima kunjungan keluarga. Jika benar-benar dilarang atau dibatasi, BNPT akan dituduh melanggar HAM. Padahal, bisa jadi, Aman menggunakan kesempatan pertemuan itu untuk mengirimkan pesan kepada jaringannya.

“Tidak lepas dari pantauan, cuma masalahnya kalau kita batasi HAM lagi, maka kita kekeluargaan saja. Kita serba sulit melakukan batasan, nanti ada pelanggaran HAM lagi,” ucapnya.

Ia mengatakan jika program deradikalisasi terus dilakukan terhadap napi terorisme di seluruh Lapas di Indonesia. Diharapkan banyak mantan napi teroris itu sadar dan tidak kembali lagi.

“Mantan mantan teroris di Lamongan ada 38 napi teroris ikut mengibarkan bendera merah-putih, membaca Pancasila dan UUD. Ini kan sejarah, di Sumatera Utara, Deli Serdang, Ali Dayat mantan teroris, anak anaknya sekarang ikut mengibarkan bendera,” ungkap Suhardi, usai

Dia mengatakan paham-paham damai akan terus disebarkan. Dia meminta keluarga terutama anak-anak mantan napi terorisme untuk tidak dimarginalkan. Sebab bila dimarginalkan potensi kembali mengadopsi paham ideologi orangtuanya bisa terjadi.

“Jangan dimarginalkan, potensi kembali mengadopai paham ideologi bapaknya akan kembali,” katanya.

Menurut dia, dalam program deradikalisi tersebut tingkat keberhasilan mengubah ideologi atau paham radikalisme yang ada pada napi teroris bisa dikatakan sangat baik. “Dari 600 orang napi terorisme yang ikut, hanya 3 yang kembali (melakukan aksi),” katanya.
(arb/bgs)

August 22, 2017

Uang Lauk Pauk Prajurit TNI Naik Tahun Depan

Daripada uang rakyat dipakai bangun gedung DPR baru lebih baik jadikan tambahan untuk meningkatkan alutsista dan kesejahteraan TNI apalagi yang bertugas di daerah perbatasan!

Suasana Makan Siang di Pusdikif Pussenif Kodiklat TNI AD Cipatat kabupaten Bandung Barat. Foto: pusdikif.mil.id

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan ada kenaikan uang lauk-pauk bagi prajurit TNI dan Polri pada 2018. Kenaikannya Rp 5.000 per orang.

“Kenaikan tahun depan adalah biaya lauk-pauk untuk TNI dan Polri menjadi Rp 60 ribu, naik Rp 5.000 per orang per hari dari sebelumnya Rp 55 ribu,” katanya di Jakarta, Kamis, 17 Agustus 2017.

Sri Mulyani juga memastikan pemerintah akan memberikan gaji ke-13 dan tunjangan bagi para pegawai negeri sipil serta anggota TNI dan Polri sama seperti 2017. “Tahun depan sama seperti tahun ini, PNS diberikan gaji ke-13 dan THR,” ujarnya.
Pemberian insentif pada aparatur negara pada 2018 juga akan berlaku bagi para pensiunan. “Untuk pensiunan, ikut diberikan pensiunan ke-13 dan THR,” ucapnya.

Dengan pemberian skema gaji dan pensiunan seperti itu, Sri Mulyani menuturkan belum ada kenaikan gaji pokok PNS pada 2018. Pemerintah, kata dia, saat ini sedang mengkaji perbaikan sistem dan manfaat bagi para PNS baru.

“Tahun depan, gaji pokok tidak naik. Untuk antisipasi perubahan program pensiun, kami sedang memperbaiki dan mengkajinya,” ujar Sri Mulyani.

Secara keseluruhan, belanja tersebut akan diarahkan guna peningkatan reformasi birokrasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan aparatur dan pensiunan, termasuk pensiunan pemerintah daerah.

Sumber: Antaranews.com

August 14, 2017

Ini Identitas 18 WNI Mantan Anggota ISIS Yang Pulang Ke Indonesia

Kok bisa ya ..bukannya paspor RI mereka sudah dibakar.. dan mereka juga sudah menyatakan sumpah setia kpd ISIS/ Abu bakr Bagdadi

Harusnya biarkan saja mereka di Syria atau Turki!! Ngapain gerombolan keturuan Timteng ini kembali lagi..mereka hanya bisa bikin kacau macam si bibieb Rijiek

 

Empat orang WNI ini dua tahun memilih meninggalkan Indonesia untuk hijrah di wilayah yang diklaim sebagai wilayah ISIS di Suriah. Foto: AFP/BBC Indonesia

18 WNI mantan aktifis ISIS tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (12/8) sore. Seiring kejatuhan ISIS di Irak dan Suriah, mereka melarikan diri dan menjadi pengungsi di wilayah Turki. Begitu mendarat di Jakarta, semua WNI tersebut langsung dijemput oleh tim Densus 88 Antiteror Polri  dan membawa mereka ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, untuk diperiksa.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Martinus Sitompul, membenarkan 18 WNI yang diketahui keluar dari Suriah itu telah dibawa oleh Densus 88 ke Mako Brimob Depok. Pihak Densus 88 akan melakukan pemeriksaan dan profiling latar belakang mereka.

Diduga ada ratusan WNI yang bergabung dengan jaringan ISIS di Suriah. Mereka rata-rata tergiur dengan janji ISIS. Namun banyak juga yang meninggalkan ISIS karena merasa tertipu.
Namun pengamat terorisme dari Universitas Indonesia, Ridwan Habib, meyakini tidak semua WNI yang berangkat ke Suriah bertempur di pihak ISIS.

“Banyak juga dari mereka yang merupakan anggota front anti (presiden) Bashar al-Assad, dan tidak setuju dengan ISIS.” katanya seperti dilansir BBC Indonesia.

Ridwan mencontohkan Jabhat al-Nusra, sebagai salah satu kelompok yang ikut bertempur di Suriah, “tetapi tidak sejalan dengan ISIS. Putra Abu Jibril, pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia, pernah berjuang untuk mereka.”

Berikut identitas ke-18 WNI simpatisan ISIS yang baru pulang ke Indonesia seperti dilansir merdeka.com :

1. LASMIATI Ngawi 29 Juli 1977
2. MUHAMMAD SAAD AL HAFS Jakarta 26 Agustus 2014
3. MUTSANNA KHALID ALI Jakarta 26 Januari 2004
4. DIFANSA RACHMANI Tanjung Redeb 21Maret 1986
5. MUHAMMAD HABIBI ABDULLAH Jakarta 12 Oktober 2011
6. MUHAMMAD AMMAR ABDURRAHMAN Jakarta 26 Agustus 2014
7. DWI DJOKO WIWOHO Medan 15 Januari 1967
8. FAUZAKATRI DJOHAR MASTEDJA Padang 28 April 1959
9. FEBRI RAMDHANI Jakarta 19 Februari 1994
10. SITA KOMALA Jakarta 04 Januari 1961
11.INTAN PERMANASARI PUTRI Jakarta 13 September 1989
12.SULTAN ZUFFAR KURNIAPUTRA Jakarta 05 Januari 1999
13.RATNA NIRMALA Jakarta 09 September 1966
14.NURSHADRINA KHAIRA DHANIA Jakarta 06 April 1998
15.HERU KURNIA Jakarta 12 Julia 1962
16.TARISHA AQQILA QANITA Batam 04 Oktober 2004
17.MOHAMMAD RAIHAN RAFISANJANI Jakarta 02 Februari 1999
18.SYARAFINA NAILAH Jakarta 26 Februari 1996

August 13, 2017

Article: Turkey’s economy: The next casualty of Erdoğan’s state of emergency

Turkey’s economy: The next casualty of Erdoğan’s state of emergency

http://flip.it/-MMtdr

August 9, 2017

RAI: Pesawat R-80 Dikirim ke Maskapai Pada 2025

Antara,09 Agustus 2017

Model pesawat penumpang R-80 (photo : Detik)

Terbang perdana 2022

Jakarta (ANTARA News) – Pesawat terbang penumpang bermesin turboprop R-80 yang dikembangkan PT Regio Aviasi Industri (RAI) ditargetkan mulai dikirim kepada maskapai pemesan pada 2025 setelah mendapat sertifikasi penerbangan.

Deputi Direktur Keuangan Urusan Pendanaan PT RAI Desra Firza Ghazfan mengatakan uji coba penerbangan perdana ditargetkan pada 2022 kemudian setelah memiliki sertifikasi penerbangan, pesawat R80 siap dikirim.

“Tahun 2022 kita rencana first flight kemudian sertifikasi. Tahun 2025 kita mulai deliver ke maskapai-maskapai,” kata Desra saat ditemui Antara di Habibie Festival JI Expo Kemayoran, Senin.

Ia menyebutkan sejumlah maskapai, seperti NAM Air, Kalstar, Trigana Air dan Aviastar sudah menyatakan minatnya untuk memesan total hingga 155 unit pesawat R-80 melalui Letter of Interest (LOI).

Ada pun maskapai NAM Air memesan pesawat R-80 sebanyak 100 unit, Kalstar 25 unit, Trigana Air 20 unit dan Aviastar 10 unit.

Pengembangan pesawat R-80 resmi masuk dalam proyek strategis nasional pada 2017 dengan kebutuhan pendanaan mencapai 1,5 miliar dolar AS. Pesawat ini merupakan pengembangan dari pesawat N-250 dalam usaha untuk membangkitkan kembali industri dirgantara di Indonesia.

Pesawat R-80 yang menggunakan mesin twin-turboprop merupakan jenis pesawat berkapasitas 80 hingga 92 penumpang dengan target pasar menengah regional.

Keunggulan pesawat ini dari pesaing terdekatnya, yaitu ATR-72 yang digunakan Garuda Indonesia, antara lain lebih efisien, nyaman dan ekonomis terutama untuk jarak dekat dengan jarak tempuh 400-800 nautical mile atau sekitar 1400-1500 kilometer.

“Kalau terbang jarak dekat dengan Boeing 737 tapi hanya setengah penumpang yang terisi, harga tiket otomatis akan lebih mahal karena untuk mengisi kekosongan. Untuk jarak dekat, pesawat baling-baling lebih ekonomis,” papar dia.

(Antara)

August 8, 2017

Su-35 Sementara akan Ditempatkan di Makassar

08 Agustus 2017

Pesawat Su-35 sebagai pengganti F-5 sementara akan ditempatkan di Makassar sambil menunggu infrastrukstur ground handling untuk pesawat buatan Rusia ini tersedia di lanud Madiun (photo : Michael Polyakov)

TNI AU Tempatkan 11 Pesawat Sukhoi Baru di Makassar

Liputan6.com, Yogyakarta – Sebanyak 11 pesawat sukhoi pengganti skuadron F5 di Madiun, Jawa Timur yang dibeli Kementerian Pertahanan akan ditempatkan di Makassar untuk sementara waktu. Sebab, Madiun yang seharusnya menjadi tempat alutsista terbaru milik TNI itu belum memiliki infrastruktur yang memadai.

“Untuk sementara kami tempatkan di Makassar yang sudah siap secara infrastruktur sembari menyiapkan infrastruktur di Madiun, kalau sudah siap baru dipindah,” ujar Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Yogyakarta, Senin (7/8/2017).

Hadi menjelaskan, Kementerian Pertahanan sudah memproses pembelian pesawat sesuai dengan spesifikasi yang diajukan oleh TNI AU. Pesawat Sukhoi generasi 4,5 plus diklaim memiliki kemampuan manuver yang lebih unggul.

“Normalnya, pesan pesawat, hari ini ditandatangani, 1-2 tahun baru datang,” ucap dia.

Hadi juga menegaskan akan menjaga pesawat sukhoi baru ini sebagai pesawat kebanggaan rakyat.

(Liputan6)