Archive for November, 2017

November 28, 2017

Butuh 142 Karyawan Baru, PTDI Buka Lowongan

Selasa 28 Nov 2017, 15:08 WIB

Hans Henricus BS Aron – detikFinance
Butuh 142 Karyawan Baru, PTDI Buka LowonganFoto: agung pambudhy
Jakarta – PTDI membuka lowongan untuk lulusan SMU/SMK, D3, dan S1. Dari tiga kualifikasi lulusan itu, PTDI membutuhkan 142 orang.

Pendaftaran dibuka sejak Senin (27/11/2017) dan ditutup Minggu (3/12/2017). Kualifikasi calon pelamar adalah sebagai berikut:

Lulusan SLA/SMK :

  • Dari sekolah dengan akreditasi A
  • Usia 18-23 tahun
  • Nilai Ujian Nasional untuk masing-masing mata pelajaran minimal 70 (Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia)
  • Surat Keterangan Berkelakuan Baik (dari kepolisian)
  • Belum pernah menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama menjalani periode karyawan trainee

Lulusan D3/Diploma :

  • Dari Perguruan Tinggi dengan jurusan terakreditasi minimal B
  • Usia maksimal l 25 tahun Pada saat penutupan pendaftaran
  • Indeks prestasi kumulatif (IPK) untuk akreditasi “A” ≥ 2,75 , “B” ≥ 3,00
  • Bisa berbahasa Inggris, TOEFL minimal 450, TOEIC minimal 550, dan IELTS minimal 5
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
  • Belum pernah menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama menjalani periode karyawan trainee

Lulusan S1 :

  • Lulusan dari Perguruan Tinggi dengan jurusan terakreditasi minimal B
  • Usia maksimal 27 tahun Pada saat penutupan pendaftaran
  • Indeks prestasi kumulatif (IPK) untuk akreditasi “A” ≥ 2,75 , “B” ≥ 3,00
  • TOEFL minimal 450, TOEIC minimal 550, dan IELTS minimal
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
  • Belum pernah menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama menjalani periode karyawan trainee
  • Bagi pelamar lulusan luar negeri dapat mengirimkan lamaran melalui email recruitment@indonesian-aerospace.com dengan subject “Pelamar Luar Negeri”.

Jika ingin mendaftar, maka pelamar masuk ke laman https://recruitment.indonesian-aerospace.com. Setelah itu, klik menu Login lalu klik create an account untuk mendapatkan username dan password.

Konfirmasi tentang password akan dikirim langsung ke e-mail dan ikuti langkah-langkahnya. Selanjutnya login terlebih dahulu untuk melengkapi data-data : General Info, Formal Education, English Capability (hanya untuk pelamar D3/S1), Working Experience (mandatory), Organization Experience (mandatory), berkas-berkas yang dibutuhkan. Informasi lengkap seputar lowongan PTDI bisa diperoleh dalam https://recruitment.indonesian-aerospace.com (hns/wdl)

Advertisements
November 21, 2017

Seleksi Beasiswa LPDP Berbau SARA? Ini Penjelasan Dirutnya

no wonder.. di Dep Keuangan masih banyak “taliban ” berkeliaran.. mampir aja ke lapangan banteng

Selasa 21 Nov 2017, 14:18 WIB

Fadhly F Rachman – detikFinance
Seleksi Beasiswa LPDP Berbau SARA? Ini Penjelasan DirutnyaFoto: Tim Infografis: Zaki Alfarabi
Jakarta – Pertanyaan dalam tes wawancara seleksi penerimaan beasiswa dari Program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dikritik. Pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan pada calon penerima beasiswa dinilai mengandung unsur SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan).

Hal itu diungkapkan seorang Konsultan Gender dan HAM Tunggal Pawestri dalam tulisannya di BBC Indonesia seperti dikutip detikFinance, Selasa (21/11/2017). Tunggal menjelaskan hasil “riset” kecil yang dibuatnya mengenai proses wawancara penerimaan beasiswa program LPDP yang diwarnai isu SARA.

Melalui media sosialnya, dirinya mendapat pernyataan dari sekitar 55 orang yang pernah mendapat pertanyaan tak sesuai saat melakukan tes penerimaan beasiswa program LPDP.

Adapun pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan berdasarkan hasil riset kecil-kecilan itu menyangkut permasalahan pribadi sensitif si calon penerima beasiswa LPDP. Tanya jawab tersebut dianggap di luar konteks beasiswa LPDP dan melanggar kode etik.

Menanggapi kritikan tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama LPDP, Luky Alfirman, menyatakan bahwa proses wawancara LPDP dilakukan oleh orang-orang profesional sesuai dengan bidang dan kualifikasinya masing-masing.

Menurutnya, dalam proses wawancara yang dilakukan merupakan langkah LPDP untuk memastikan agar penerima beasiswa merupakan orang-orang yang tepat dan layak terpilih, sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan.

“Berkaitan dengan proses wawancara LPDP, dapat kami sampaikan bahwa pada tes wawancara, peserta diwawancarai oleh 3 (tiga) orang reviewer yang terdiri dari akademisi dari perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, psikolog, serta profesional yang ahli di bidangnya. Kami ingin memastikan penerima beasiswa merupakan seseorang yang layak terpilih untuk menggunakan uang rakyat sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan Indonesia saat ini dan masa yang akan datang. Jadi bukan semata-mata hanya penilaian kemampuan akademis saja,” kata Lucky saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Selasa (21/11/2017).

Lucky juga mengatakan, bahwa pewawancara diharuskan untuk mengutamakan kompetensinya dalam mengajukan pertanyaan kepada calon penerima beasiswa. Pewawancara juga wajib mengikuti kode etik Tim Penyeleksi Beasiswa LPDP, yang tidak diperkenankan untuk memberikan pertanyaan mengandung unsur SARA.

“Saat mewawancara calon penerima, para interviewer diharuskan untuk mengutamakan kompetensi, obyektivitas, kejujuran, menjunjung tinggi inteligensi dan norma-norma keahlian serta menyadari konsekuensi tindakannya. Para interviewer juga wajib menandatangani kode etik Tim Penyeleksi Beasiswa LPDP dimana salah satu pasalnya mengatur bahwa reviewer tidak diperkenankan mengajukan pertanyaan yang di luar konteks Beasiswa LPDP dan pertanyaan yang mengandung unsur SARA,” katanya.

Lebih lanjut dirinya menambahkan, bahwa LPDP terus menerima masukan dari masyarakat untuk melakukan perbaikan dalam pelaksanaan seleksi penerima beasiswa LPDP. Masyarakat diimbau untuk dapat melaporkan hal-hal yang tak sesuai dengan pelaksanaan seleksi ke bagian pengaduan.

“Apabila peserta seleksi maupun masyarakat lainnya menemukan hal-hal yang dianggap tidak sesuai dengan kode etik dalam proses seleksi, kami mohon kerja samanya untuk dapat melaporkan hal tersebut, baik langsung maupun tidak langsung, kepada pihak LPDP melalui laman http://www.wise.kemenkeu.go.id atau melalui email pengaduan.lpdp@kemenkeu.go.id. LPDP senantiasa melakukan review atas proses seleksi, termasuk proses interview. Laporan yang masuk akan selalu dijadikan bahan perbaikan di LPDP, termasuk untuk pemilihan interviewer di masa mendatang,” jelasnya. (dna/dna)

November 9, 2017

Melihat Pelatihan BTR-4M Korps Marinir TNI AL

Kok nggak ada kerjasama dengan PT Pindad atau PAL

09 NOVEMBER 2017

09 November 2017

BTR-4M Korps Marinir TNI AL (photos : UkrOboronProm)

Jakarta -September lalu, Korps Marinir TNI AL (Kormar) telah mengoperasikan lima APC amfibi BTR-4M yang dipasok oleh Ukraina pada tahun 2016. Dalam pelatihan tersebut, para prajurit Marinir mengakui keandalan dan kemudahan pengoperasiannya serta multi-purpose capability yang dimiliki oleh APC buatan Ukraina.

Dalam pelatihan tersebut, prajurit Marinir didampingi oleh perwakilan dari developer BTR-4, Kharkiv Morozov Machine Building Design Bureau dan SFTE “Spetstechnoexport” sebagai pemasok. Para prajurit melakukan special training dengan bermanuver dalam gelombang tinggi untuk lebih memperkenalkan dan membiasakan mereka dalam pengoperasiannya di laut pada saat gelombang tinggi.

Sementara pada pelatihan di lapangan tembak, semua kru yang ada di kelima APC berhasil menembak seluruh target dalam jarak yang telah ditentukan. Senjata yang digunakan adalah 30 mm automatic gun ZTM-1 dan 7.62 mm machine gun PKT.

Hal ini menunjukan keandalan dan akurasi senjata buatan Ukraina tersebut, serta efisiensi dan kecanggihan digital sighting dan firing control system yang dipasang dalam BTR-4M. Para prajurit yang mengikuti pelatihan itu pun dibuat kagum.

BTR-4M Korps Marinir TNI AL (photos : Detik)

Para pengamat berpendapat bahwa sangat penting bagi Marinir Indonesia memiliki APC 8×8 yang ringan, mampu bergerak dalam kecepatan tinggi dan dapat dengan mudah bermanuver di jalan-jalan yang sempit dan berbukit, onroad di dalam kota maupun offroad. Dalam latihan tersebut BTR-4M telah menempuh lebih dari 100 km offroad di jalan berbukit dan mengarungi puluhan kilometer kawasan lepas pantai tanpa sedikitpun mengubah konfigurasi dan keandalannya.

Banyak yang menilai BTR-4M ini mempunyai masalah hull roll pada saat berada di laut. Faktanya, setelah melewati serangkaian latihan, terbukti sebaliknya. Itu ditunjukkan ketika kendaraan tersebut bermanuver pada ketinggian ombak sampai dengan 1 meter, kendaraan tersebut tetap bergerak dengan lancar dan stabil dan sama sekali tidak terjadi hull roll. Singkatnya, bagian bodi BTR yang dipasangi dua jenis combat modules tersebut, tetap berada di atas permukaan serta pada posisi sejajar.

BTR-4M telah lulus uji oleh Kementrian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) pada awal tahun 2017. Tim Kemhan menyatakan bahwa BTR-4M telah sesuai dengan (comply with) spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Pernyataan tersebut tertera dalam Certificate of Final Acceptance yang dikeluarkan oleh Kemhan RI pada 3 April 2017.

BTR-4M Korps Marinir TNI AL (photos : Dicky Asmoro)

Produksi dan supply kelima BTR-4M tersebut dilakukan sesuai jadwal dan ketentuan yang tertera dalam kontrak yang ditandatangani pada awal 2014 antara Kementrian Pertahanan Republik Indonesia dan SFTC “SpetsTechnoExport” (perusahaan dagang di bawah Ukroboronprom).

BTR-4M merupakan kendaraan berpenggerak 8 roda (8×8 wheel vehicle) yang digerakkan oleh mesin diesel berkapasitas 11,9 liter turbocharged 6-cylinder merek Deutz, yang dapat menghasilkan output 515 horsepower maximum 1800 rpm.

Dua BTR-4M Indonesia dilengkapi dengan uninhabited combat turret BM-7 “Parus” dengan automatic gun ZTM-1 berkaliber 30-mm, grenade launcher 30 mm dan automatic gun 7,62 mm dan anti-tank guided missile system Barrier. Sedangkan tiga kendaraan lainnya masing-masing dilengkapi dengan sebuah combat turret automatic gun 7,62 mm.

BTR-4M merupakan basic armored vehicle untuk melengkapi marinir dan pasukan reaksi cepatnya (quick-reaction forces) yang dapat beroperasi dan melakukan misi-misinya pada siang dan malam hari dalam berbagai cuaca (operating temperature range from -40 up to +55 C) di medan off-road, on hard-surface, dan lautan.

(Detik)

November 8, 2017

WNI Istri Militan Maute Anak Tuan Tanah, Ini Profil Lengkapnya

 

Maute pernah ngajar di ponpes Bekasi…hmmm bakal banyak calon radikalis keluar dari ponpes ini..

Mei Amelia R – detikNews
WNI Istri Militan Maute Anak Tuan Tanah, Ini Profil LengkapnyaMinhati Madrais (Dok. Mabes Polri)
Jakarta – Minhati Madrais (36) masih ditahan otoritas Filipina karena diduga bergabung dalam pergerakan jaringan teroris di Marawi. Bagaimana awalnya istri dari salah satu milisi Filipina, Omarkhayam Maute, bergabung dalam kelompok tersebut?

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan Minhati adalah putri pertama pasangan H Madrais Fajar, Lc, dan Hj Murhiyaliyah, SPd. Ayahnya asli dari Kampung Buni, Babelan, Bekasi, yang menjadi tuan tanah di kampungnya itu.

Sebagai tuan tanah, Madrais memiliki banyak yayasan pendidikan Islam dari tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah atas (SMA).

“Ayah Minhati ini memiliki Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan Islam ‘Darul Amal’ untuk tingkat taman kanak-kanak (TK), madrasah diniyah takmiliyah awaliyah (DTA), madrasah tsanawiyah (MTs), madrasah aliyah (MA), SMK Darul Amal, dan Ponpes Darul Amal,” terang Rikwanto dalam keterangannya kepada detikcom, Rabu (8/11/2017).

Madrais juga mendirikan sebuah masjid yang terletak di depan Yayasan Darul Amal. Putra ke-3 Madrais, Ustaz Diaduddin Madrais, Lc, biasa menjadi imam di masjid itu.

Minhati sendiri memiliki gelar Lc dengan ijazah bachelor bidang ushuluddin, Jurusan Tafsir dan Ilmu Alquran di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Ijazahnya dikeluarkan pada Februari 2009.

“Minhati bertemu dengan Omar Maute pada saat keduanya sama-sama menjadi mahasiswa di Al-Azhar Kairo, Mesir,” sambungnya.

Minhati diketahui pernah membawa Omar ke rumahnya di Bekasi. “Dan (Omar) sempat tinggal beberapa bulan di rumah tersebut dan sempat mengajar sebentar pada ponpes tersebut,” lanjutnya.

Riwayat Perlintasan

Minhati memiliki paspor RI bernomor A 2093379 yang dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Karawang pada 30 Januari 2012. Masa berlaku paspornya itu habis pada 30 Januari 2017 dan tidak ditemukan data penggantian paspor dalam SIMKIM.

Dalam data perlintasan di Ditjen Imigrasi, Minhati diketahui terakhir meninggalkan Jakarta pada Jumat, 10 April 2015, dengan Pesawat Cebu Pacific (5J760) tujuan Manila. Dia tiba di NAIA (Ninoy Aquino International Airport) pada Sabtu pagi, 11 April 2015.

Diduga setelah itu, dia melanjutkan perjalanan menuju Cagayan de Oro untuk menuju Marawi.

“Berdasarkan data dari Biro Imigrasi, yang bersangkutan memiliki alamat di Marawi City,” kata Rikwanto.

Berdasarkan informasi dari Divisi Intelijen Imigrasi Filipina pada 8 Juni 2017, Minhati menggunakan izin tinggal jenis E.O. 408 (no-visa entry untuk tinggal 30 hari) dan secara rutin memperpanjang izin tinggalnya di Iligan Immigration District Office.

Minhati terakhir melakukan perpanjangan izin tinggal pada Agustus 2016 dan izin tinggal tersebut berakhir pada 9 Oktober 2016.
(mei/fdn)