Archive for ‘Airlines’

December 5, 2017

Pilot Lion Air Tertangkap Konsumsi Sabu, Manajemen: Dia Senior

Budiarti Utami PutriEditor:

Martha Warta

Selasa, 5 Desember 2017 14:16 WIB

  • Arial
    Roboto
    Times
    Verdana
Pilot Lion Air Tertangkap Konsumsi Sabu, Manajemen: Dia Senior
Pesawat Batik Air dan Lion Air. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.COJakarta – Corporate Communication Lion Air Group Ramaditya Handoko mengatakan pilot yang tertangkap tangan menggunakan sabu di Hotel T-More, Kupang, adalah pilot senior. MS—inisial pilot tersebut—bekerja di Lion Air sejak 2014.

Menurut Rama, MS selama ini memiliki catatan kesehatan dan perilaku yang baik. Rama mengatakan selama ini perusahaannya juga telah melakukan pengecekan kesehatan terhadap awak pesawat setiap pagi. Pilot juga menjalani tes kesehatan tiap enam bulan.

Rama berujar, MS akan dikenai sanksi jika terbukti sebagai pengguna narkoba. “Jika yang bersangkutan terbukti sebagai pengguna, akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perusahaan, termasuk pemberhentian sebagai pegawai,” tuturnya.

Rama mengatakan Lion Air akan terus mendorong pemberantasan pengedaran dan penggunaan narkoba di kalangan awak pesawat maskapai tersebut. “Terima kasih kepada BNN dan kepolisian yang terus melakukan pemberantasan pengedaran dan penggunaan narkoba. Kami sangat mendukung,” ujar Rama.

Baca: Lion Air Ancam Pecat Pilotnya yang Tertangkap Gunakan Sabu

Badan Narkotika Nasional (BNN) Nusa Tenggara Timur (NTT), bersama dengan Satuan Narkoba Kepolisian Resor Kupang Kota, Senin, 4 Desember 2017, sekitar pukul 21.20 Wita, menangkap pilot Lion Air, MS, saat mengkonsumsi sabu di salah satu hotel di Kota Kupang.

Pilot Lion Air dengan nomor penerbangan JT924 tersebut tertangkap tangan di kamar 205 Hotel T-More bersama dengan barang bukti berupa paket sabu- sabu seberat 0,3 gram, 1 alat isap bong dengan pipet kaca, 2 pemantik gas, dan 4 sedotan plastik.

Setelah diamankan, pilot Lion Air tersebut digiring ke Mapolres Kupang Kota untuk dilakukan pemeriksaan urine. Hasil pun menunjukkan yang bersangkutan positif menggunakan sabu.

Kepala BNN NTT Muhamad Sidik membenarkan penangkapan pilot Lion Air di Hotel T-More. “Benar ada penangkapan terhadap pilot Lion Air. Saya juga berada di TKP,” ucapnya kepada wartawan.

BUDIARTI UTAMI PUTRI | YOHANES SEO

Advertisements
April 13, 2017

Jadi Dirut Garuda yang Baru, Ini Riwayat Pahala Mansury

RABU, 12 APRIL 2017 | 20:30 WIB

Jadi Dirut Garuda yang Baru, Ini Riwayat Pahala Mansury

Direktur Keuangan Bank Mandiri,Pahala N. Mansury(kanan) dan Corporate Secretary Sukoriyanto Saputro. TEMPO/Seto Wardhana

TEMPO.CO, Jakarta – Rapat umum pemegang saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) pada hari ini Rabu petang, 12 April 2017 memutuskan untuk mengangkat Pahala Mansury, mantan Direktur PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebagai direktur utama yang baru maskapai pelat merah tersebut.

Pahala menggantikan Arif Wibowo yang telah menahkodai Garuda sejak Desember 2014. Arif sebelumnya menggantikan posisi Emirsyah Satar yang mengundurkan diri pada 8 Desember 2014.

Lahir pada 1971, Pahala adalah lulusan sarjana akuntansi pada Universitas Indonesia dan MBA program studi Finance pada Stern School of Business, New York University, Amerika Serikat.

Baca: Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Maskapai Terbaik

Pahala memulai karirnya sebaga konsultan manajemen pada Andersen Consulting, di Jakarta hingga 1997. Pada 1998, dia bekerja secara paruh waktu di perusahaan sekuritas yang berbasis di New York. Kemudian pada 1999, Pahala bergabung dengan Booz Allen & Hamilton sebagai konsultan senior selama 1 tahun.

Pada tahun yang sama, dia bergabung dengan The Boston Consulting Group dan kemudian dipromosikan sebagai pimpinan proyek terutama terkait perbankan hingga 2003.

Simak: Garuda Indonesia Segera Buka Rute Lombok-Guangzhou

Pahala kemudian bergabung di Bank Mandiri pada 2003. Di sini Pahala pernah menjabat sebagai Kepala Pengembangan Korporasi, Perubahan Manajemen Kantor dan Riset Ekonomi hingga 2006.

Setelah itu dia didapuk menjadi Wakil Presiden Senior Strategi dan Koordinator Keuangan serta Direktur Keuangan. Hingga pada Mei 2010, Pahala ditunjuk menjadi Direktur Pelaksana Bidang Keuangan dan Strategi atau jabatannya terakhir sebelumnya hingga akhirnya ditunjuk menjadi bos Garuda Indonesia.

ABDUL MALIK

++++++++++++++++++++

Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Maskapai Penerbangan Terbaik

RABU, 12 APRIL 2017 | 16:29 WIB

Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Maskapai Penerbangan Terbaik

TEMPO/Arie Basuki

TEMPO.CO, Jakarta – Garuda Indonesia menjadi salah satu dari 10 besar maskapai penerbangan terbaik di dunia versi, situs travel TripAdvisor yang diumumkan beberapa waktu lalu.

“Kami bangga mengumumkan penghargaan Choice yang Travellers perdana kategori penerbangan, untuk membantu wisatawan memutuskan perjalanan udara paling baik, berdasarkan pengalaman para pengguna TripAdvisor,” ujar General Manager TripAdvisor Flights, Bryan Saltzburg.

Dalam jajaran 10 besar itu, Emirates berada di urutan teratas. Maskapai penerbangan yang berpusat di Uni Emirat Arab itu tak hanya menyabet gelar maskapai penerbangan terbaik di dunia, tetapi juga berada di urutan pertama untuk kategori kelas pertama dan ekonomi.

Baca juga: Garuda Indonesia tunjuk pimpinan baru Citilink

Singapore Airlines berada di urutan kedua, disusul Brasil Azul’s Airline menempati urutan ketiga. Lalu, JetBlue dari Amerika Serikat dan Air New Zealand pada urutan keempat dan kelima.

Di tempat berikutnya, ada maskapai asal Korea Selatan, Korean Air, Japan Airlines (Jepang), Thai Smile (Thailand), Alaska Airlines (Amerika Serikat) dan Garuda Indonesia di urutan terakhir.

Penghargaan yang diberikan TripAdvisor berdasarkan kuantitas dan kualitas hasil ulasan wisatawan di seluruh dunia selama 12 bulan terakhir.

Baca juga: Garuda Indonesia persiapkan rute Manado-Cina

“Industri penerbangan menginvestasikan miliaran dolar untuk penambahan pesawat dan layanan baru untuk memberikan pengalaman berbeda bagi penggunanya. Penghargaan yang diberikan mempertimbangkan pengalaman terbaik yang dirasakan pengguna,” kata Saltzburg seperti dilansir news.com.au.

ANTARA

April 5, 2017

AP II Bertekad Layani 100 Juta Penumpang Tahun Ini

Mantaf.. githu dong semangatnya .. Siapa tahu APII bisa mengalahkan Changi Airport..hehe
Christine Novita Nababan, CNN Indonesia
Rabu, 05/04/2017 10:15 WIB
AP II Bertekad Layani 100 Juta Penumpang Tahun IniManajemen Angkasa Pura II membidik pertumbuhan 5,2 persen dibandingkan jumlah penumpang tahun sebelumnya yang sebanyak 95 juta orang. (Dok. PT Angkasa Pura II).
Jakarta, CNN Indonesia — PT Angkasa Pura II (Perseron) menargetkan peningkatan lalu lintas menjadi 100 juta penumpang pada tahun ini dari 13 bandara yang dikelolanya. Itu berarti, membidik pertumbuhan 5,2 persen dibandingkan jumlah penumpang tahun sebelumnya yang sebanyak 95 juta orang.

“Tahun lalu, kami melihat profil pertumbuhan lalu lintas penumpang mencapai 95 juta penumpang atau naik 17-18 persen. Tahun ini, kami targetkan, 100 juta lalu lintas penumpang,” ujar Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin, mengutip Antara, Rabu (5/4).

Ia mengatakan, peningkatan tersebut didukung upaya yang lebih keras dari AP II untuk mendorong pertumbuhan penumpang dan kondisi yang lebih baik dari 2015 lalu, yaitu berkurangnya kebakaran hutan yang mengganggu operasional penerbangan di bandara.

Untuk mencapai target tersebut, AP II akan menaikkan kapasitas bandara baik dari sisi udara maupun dari sisi darat. Dari sisi darat, misalnya, pelayanan kepada penumpang akan ditingkatkan dengan mengembangkan sistem smart airport yang didukung dengan penerapan teknologi di Bandara Soekarno-Hatta.

“Kami akan bongkar dengan teknologi. Karena kami tak lagi bisa menggunakan sistem untuk menangani 30 juta atau 70 juta penumpang. Kami dorong dengan soft infrastructure, ” katanya.

Untuk bandara-bandara lain, lanjuta Awaluddin, AP II tengah mengejar penambahan kapasitas terminal, seperti di Bandara Minangkabau, Padang, yaitu dari 3,2 juta menjadi 4,2 juta penumpang per tahun. Lalu, Bandara Supadio, Pontianak, menjadi 5,2 juta penumpang, serta Bandara Silangit dari 155 ribu menjadi 500 ribu penumpang.

“Lalu lintas penumpang bertambah, tettapi kalau layanan taksinya parah, maka percuma. Layanan taksi, bus, dukungan transportasi di darat dan udara harus sama,” tuturnya.

Sementara itu, dari sisi udara, saat ini, tengah dibangun jalur penghubung landasan pacu di bagian Timur (east cross taxiway) dan landasan pacu ketiga di Bandara Soekarno-Hatta.

East cross taxi way ini target kami, segera selesai. Kami akan bertahap meningkatkan frekuensi dari 72 penerbangan per jam menjadi 80 dulu, kemudian 86 penerbangan per jam,” terang dia.

Terkait landasan pacu ketiga, ia menjelaskan, total lahan yang harus dibebaskan, yakni 213 hektare dan saat ini sudah 52 hektare yang sudah rampung.

“Kami sudah bergerak, ini sangat menantang, karena merupakan proyek strategis nasional, karena tanpa landasan pacu ketiga kita akan stuck (buntu),” tutur dia.

Selain itu, AP II tengah menyiapkan pengoperasian Terminal 3 untuk penerbangan internasional pada 1 Mei dan pada 15 April mendatang akan dilakukan verifikasi akhir.

“Kami fokuskan di zona 1B dan 2A dan saat ini tengah menyelesaikan PR (pekerjaan rumah) ketika 1 Mei nanti maskapai pertama yang beroperasi itu Garuda dengan 26 penerbangan sehari, serta 16 penerbangan dari delapan maskapai anggota Skyteam,” tegas Awaluddin.

Hingga kini, total proyek yang tengah ditangani oleh AP II sebanyak 13 proyek, antara lain kereta bandara, automatic people mover system, landasan pacu ketiga, east cross taxiway. (bir)

March 30, 2017

PTDI Gandeng Airbus Helicopters Untuk Perawatan dan Pengembangan

PTDI mengggandeng Airbus Helicopters  untuk memberikan dukungan terhadap helikopter milik pemerintah Indonesia. Kerjasama ini akan menjadikan PTDI sebagai pusat servis dan perawatan helikopter produksi Airbus di kawasan Asia Pasifik.

“PTDI akan diakui sebagai services centre dan pusat layanan penyelesaian yang disetujui oleh Airbus Helicopters, setelah berhasil melewati kualitas dan keamanan audit,” demikian rilis press Airbus.
“PTDI akan memulai perjalanan baru ini dengan Airbus Helicopters, dengan kerjasama ini kami bisa menawarkan value lebih lengkap kepada pemerintah Indonesia dan untuk Angkatan Bersenjata Republik Indonesia,” kata Budi Santoso, kepala eksekutif dan presiden PTDI, seperti dilansir FlightGlobal (29/03).

“Kami juga akan menjadi bagian dari aliansi industri aviasi yang kuat, yang akan membantu mengembangkan kompetensi teknis Indonesia di bidang pemeliharaan helikopter.”

Perjanjian ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang ditandatangani dua tahun lalu. Ini berfokus pada helikopter Airbus.

“Selama dua tahun ini, PTDI telah menerapkan re-organisasi yang kuat, yang merupakan proses mereka untuk mengkonsolidasikan semua kegiatan dukungan dan layanan di bawah satu atap,” kata pejabat Airbus Helicopters.
PTDI memiliki hanggar (workshare) konstruksi untuk 11 jenis helikopter Airbus.

Editor : (D.E.S)

March 24, 2017

Soekarno-Hatta Masuk Jajaran 50 Bandara Terbaik Dunia

Sikat lagi WC Bandara biar  naik peringkatnya.

Jumat, 24 Maret 2017 | 12:06 WIB
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOSuasana di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (9/8/2016).Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta resmi beroperasi sepenuhnya hari ini.

JAKARTA, KOMPAS.com – Skytrax baru saja mengumumkan hasil World Airport Awards 2017. Dengan demikian, Skytrax memberikan peringkat terhadap 100 bandara yang dipandang sebagai bandara terbaik di dunia.

Mengutip situs resmi World Airport Awards, Jumat (24/3/2016), The world’s Top 100 Airports tahun 2017 dipilih oleh para pengguna transportasi udara di seluruh dunia. Periode survei berlangsung pada tahun 2016 dan 2017.

“Penghargaan World Airport Awards adalah penghargaan paling prestisius bagi industri kebandarudaraan, dan sebagai acuan global layanan bandara terbaik yang dikenal dengan Passengers Choice Awards,” tulis Skytrax.

Bandara Internasional Changi Singapura kembali menempati peringkat pertama bandara terbaik di dunia sejak tahun 2016 lalu.

Bandara Internasional Haneda Tokyo Jepang naik dari peringkat 4 tahun lalu menjadi peringkat 2 tahun ini dan Bandara Internasional Incheon Korea Selatan turun dari peringkat 2 tahun lalu menjadi peringkat ketiga tahun 2017.

Bandara Munich Jerman berada pada peringkat 4, disusul oleh Hong Kong Internasional Airport pada peringkat 5.

Adapun Bandara Internasional Hamad berada pada peringkat 6, Bandara Centrair Nagoya pada peringkat 7, dan Bandara Zurich pada peringkat 8.

Bandara Heathrow di Inggris dan Bandara Frankfurt Jerman masing-masing berada pada peringkat 9 dan 10.

Yang membanggakan adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten masuk jajaran 50 besar peringkat bandara terbaik di dunia. Bandara kebanggaan Indonesia tersebut berada pada peringkat 44 pada tahun 2017 ini.

Peringkat tersebut naik signifikan dari peringkat 63 pada tahun 2016 lalu. Bandara berkode CGK tersebut kalah dari Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia yang berada pada peringkat 34.

Bandara Soekarno-Hatta juga kalah dari Bandara Suvarnabhumi Bangkok, Thailand yang berada pada peringkat 38.

Kepuasan Konsumen

 

Skytrax World Airport Awards tahun 2017 memeringkati kepuasan konsumen terhadap bandara di seluruh dunia. Penghargaan ini didasarkan pada 13,82 juta responden survei dari 105 kewarganegaraan. Survei dilakukan pada Juli 2016 hingga Februari 2017.

Survei yang dilakukan Skytrax mencakup 550 bandara di seluruh dunia, dengan aspek yang dinilai antara lain check in keberangkatan, kedatangan, penerbangan lanjutan, area belanja, keamanan, dan imigrasi.

Penulis : Sakina Rakhma Diah Setiawan
Editor : Aprillia Ika
Sumber : World Airport Awards,
March 23, 2017

Lima Hal Penting Terkait Larangan Bawa Laptop ke Kabin Pesawat

negeri asal si “Fitsa Hats ” lebih baik suruh naik onta aja ke USA !   Aturan super keras ini bakalan berlaku buat Indonesia juga, karena di sini banyak kaki tangannya,

 

Rabu, 22 Maret 2017 | 22:24 WIB
David Degner/Getty ImagesBandara Internasional Kairo, Mesir, merupakan salah satu dari beberapa bandara di Timur Tengah yang terkena dampak larangan memuat elektronik tertentu oleh AS dan Inggris.

Amerika Serikat dan Inggris melarang penumpang membawa peranti elektronik besar, termasuk laptop, ke kabin pesawat dengan tujuan Amerika Serikat dan Inggris.

Mengapa muncul larangan ini? Bagaimana jika hanya singgah di Timur Tengah dalam penerbangan ke AS atau ke Inggris? Berikut jawaban atas empat pertanyaan yang mungkin ada di benak pembaca.

Alasan pelarangan

Menurut media AS dan Inggris, larangan membawa gawai atau peranti elektronik ukuran besar dipicu oleh ancaman teror.

Pemerintah AS di Washington DC mengumumkan larangan ini yang kemudian diikuti oleh pemerintah Inggris.

Sumber-sumber di pemerintah AS kepada ABC mengatakan, kelompok yang menamakan diri Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) sejak beberapa waktu lalu mencari cara memasukkan bahan peledak ke dalam kabin pesawat dengan menyembunyikan bahan peledak di peranti elektronik ukuran besar.

Informasi ini oleh pihak-pihak terkait di AS dinilai kredibel.

Eric Swalwell, politikus Partai Demokrat di komisi intelijen DPR AS mengatakan, “Kami tahu bahwa musuh-musuh kami, kelompok teroris di AS dan di luar AS, ingin menjatuhkan pesawat dengan tujuan AS.”

Untuk itu, kata Swalwell, “ini adalah target penting mereka. Dan kami akan mengambil langkah apa pun untuk mencegah hal itu terjadi.”

Anggota lain dari Partai Republik, Peter King, kepada New York Times mengatakan, larangan membawa peranti elektronik berukuran besar “didasarkan pada laporan intelijen”.

Wartawan bidang keamanan BBC mengatakan, besar kemungkinan para pejabat AS mendapatkan informasi itu dari “penyadapan pembicaran” yang dilakukan kelompok ekstrem atau bisa juga mendapatkannya dari informan.

Ledakan yang berasal dari laptop pernah menimpa pesawat Somalia.  Dubes Somalia untuk Swedia, Awale Kullane, berada di pesawat dan merekam insiden yang menyebabkan lubang di badan pesawat.

Ketika itu posisi pesawat belum tinggi sehingga pilot bisa mendaratkannya kembali ke bandara di Mogadishu.

Barang yang tak boleh dibawa ke kabin

Hampir semua peranti elektronik dengan ukuran lebih besar dari telepon genggam pintar. Daftar yang dikeluarkan otoritas AS mencakup, laptop, tablet, e-reader, kamera, pemutar DVD portable, game elektronik dengan ukuran lebih besar dari ponsel, travel printer atau scanner.

Peralatan medis tak termasuk yang dilarang dibawa masuk ke kabin pesawat.

Penerbangan yang terkena

Larangan ini berlaku untuk penerbangan ke AS dari 10 bandar udara di delapan negara dengan penduduk mayoritas Muslim, yakni Maroko, Turki, Mesir, Jordania, Arab Saudi, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Inggris juga melakukan hal yang sama, namun hanya meliputi penerbangan dari dan ke negara-negara seperti Mesir, Jordania, Lebanon, Saudi Arabia, Tunisia, dan Turki.

BBC10 bandar udara yang terkena dampak larangan AS dan Inggris untuk membawa gawai elektronik ke kabin pesawat.

Bandara yang terkena dampak–          Queen Alia International, Amman, Yordania

–          Cairo International Airport, Mesir

–          Ataturk Airport, Istanbul, Turki

–          King Abdulaziz International, Jeddah, Arab Saudi

–          King Khalid International, Riyadh, Arab Saudi

–          Kuwait International Airport

–          Mohammed V International, Casablanca, Maroko

–          Hamad International, Doha, Qatar

–          Dubai International, Uni Emirat Arab

–          Abu Dhabi International, Uni Emirat Arab

Jika berganti pesawat

Jika Anda misalnya dalam perjalanan bisnis dari Asia ke AS, ada kemungkinan Anda akan singgah di bandara Timur Tengah seperti Dubai.

Jika demikian halnya, maka aturan larangan membawa laptop berlaku, karena ‘bandara terakhir sebelum Anda masuk ke AS adalah bandara yang terkena dampak peraturan’.

Dengan begitu, Anda tak boleh membawa laptop dalam perjalanan Dubai-New York (biasanya sekitar 14 jam), meskipun Anda memulai perjalanan ini, misalnya, dari Asia.

Para petugas menyarankan penumpang untuk langsung memasukkan peranti elektronik besar, seperti laptop, ke bagasi di bandara awal, bukan menentengnya atau membawanya ke kabin.

Editor : Pascal S Bin Saju
Sumber : BBC Indonesia,
March 22, 2017

Garuda Indonesia Targetkan Efisiensi US$ 250 Juta

jaman emirsyah.. soal inefisiensi “sengaja” tidak digarap serius rupanya

 

Wednesday, March 22, 2017       19:34 WIB
Garuda Indonesia Targetkan Efisiensi US$ 250 Juta
JAKARTA. PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) [346 6 (+1,8%)] akan mengandalkan strategi efisiensi untuk bisa mencetak pertumbuhan bisnis. Perusahaan pelat merah ini menargetkan bisa melakukan efisiensi hingga US$ 250 juta tahun ini.

GIAA menargetkan pendapatan bisa tumbuh sekitar 10-11% di tahun ini, begitu juga dengan target pertumbuhan kapasitas. Sementara sepanjang tahun 2016, GIAA [346 6 (+1,8%)] hanya mampu mengantongi laba bersih US$ 9,4 juta, merosot dari 88% dari tahun 2015 yang tercatat sebesar US$ 78 juta. Namun pendapatannya masih tercatat tumbuh1,3% dari US$ 3,81 miliar menjadi US$ 3,86 miliar tahun 2016.

M Arief Wibowo, Direktur Utama Garuda Indonesia mengatakan, anjloknya kinerja perusahaan disebabkan oleh penurunan yield karena persaingan harga yang sangat ketat.

“Di Asia Pasifik, traffic memang meningkat dari 2012-2016 dari 511 juta menjadi 832 juta tetapi yield mengalami tekanan luar biasa yang tadinya 9,6% per kilometer (km) menjadi 8,7 % kemudian sampai 6,2% saat ini. Sementara Garuda tahun 2012 yieldnya masih 9,7% dan tahun 2016 turun menjadi 6,9%,”Jelas Arief di Jakarta, Rabu (22/3).

Untuk menghadapi penurunan yield tersebut, Garuda akan melakukan strategi efisiensi seperti yang dilakukan tahun-tahun sebelumnya. Pertama, Garuda akan melakukan efisiensi dari sisi flight cost. Arief mengatakan, pihaknya akan fokus melakukan renegosiasi inventory cost, insurance cost dan maintenance reserve cost.

Kedua, Garuda akan melakukan efisiensi dari sisi overhead cost. Perusahaan akan membangun satu sistem IT bagi bagi Garuda maupun Citilink. “Kami akan restrukturisasi model kantor cabang agar efisiensi,” kat Arief.

Ketiga, efisiensi dari sisi rute. Seluruh rute yang sensitif terhadap harga yang digarap Garuda selama ini akan diserahkan ke Citilink sebagai maskapai yang difokuskan menggarap segmen low cost carriers. Sedangkan strategi keempat adalah efisiensi dari sisi sales and marketing.

http://industri.kontan.co.id/news/garuda-indonesia-targetkan-efisiensi-us-250-juta

March 13, 2017

Rebut Navigasi Udara Dari Singapura, Sistem FIR Jakarta Diganti Yang Tercanggih di ASEAN

dari Militermeter.com

sumber : angkasa.co.id

 

Polemik pengaturan navigasi udara wilayah Indonesia yang selama ini sebagianya dikontrol oleh Singapura akan segera diambil alih sepenuhnya oleh Indonesia. Menyongsong hal tersebut, sistem navigasi penerbangan di Flight Information Region (FIR) Jakarta akan diganti total dengan yang baru dan lebih canggih, total anggaran 800 milyar yang disediakan oleh Airnav sebagai satu-satunya penyelenggara navigasi penerbangan di Indonesia.

“Sistem FIR JAATS (Jakarta Automated Air Trafic control Services) akan diganti dengan sistem baru yang akan diberi nama IMAN (Indonesia Modernization Air Navigation) System. Kami sedang melakukan tender dan diharapkan tahun 2018 sudah bisa terpasang dan dioperasionalkan,” ujar Direktur Utama Airnav Novie Riyanto seperti dilansir Angkasa Jumat (10/3/2017).

Untuk pengadaan alat upgrade ini, NAV mengundang berbagai perusahaan pemroduksi perangkat dan sistem navigasi penerbangan dari seluruh dunia untuk ikut tender.

Tujuan penggantian sistem di FIR Jakarta ini untuk menyamakan bahkan mengungguli sistem FIR di negara tetangga seperti Australia, Selandia Baru, Singapura dan Malaysia. Sistem IMAN ini nantinya juga akan lebih canggih dari sistem MAATS yang saat ini dipergunakan FIR Makassar.

Menara ATC FIR Jakarta. Foto: Angkasa

Sistem IMAN ini nantinya akan mengintegrasikan seluruh sistem dan perangkat navigasi di FIR Jakarta. FIR Jakarta sendiri meliputi wilayah Indonesia bagian barat hingga mencapai Pulau Christmas (Australia). Command control dari sistem ini nantinya akan berada di kantor pusat Airnav yang berada di dekat Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.Secara tersirat, Novie juga mengisyaratkan penggunaan sistem baru ini untuk antisipasi pengambilalihan ruang udara sektor A-B-C di atas Kepulauan Natuna dari Singapura dan Malaysia. Pengambilalihan ini diharapkan bisa terlaksana pada tahun 2019.

Ruang udara Provinsi Riau dan Kepulauan Natuna Indonesia, selama ini dikontrol oleh Singapura, tahun 2018 akan diambil alih Indonesia. Gambar: TSM
March 9, 2017

Garuda, PTDI, dan Pelita Air Service Diminta Bersinergi

Rabu 08 Mar 2017, 19:35 WIB

Danang Sugianto – detikFinance
Garuda, PTDI, dan Pelita Air Service Diminta BersinergiFoto: agung pambudhy
Jakarta – Kementerian BUMN hari ini menggelar rapat dengan manajemen PT Dirgantara Indonesia (DI). Rapat tersebut membahas penguatan kerja sama antar perusahaan industri penerbangan berpelat merah.

Direktur Produksi PT DI, Arie Wibowo, mengungkapkan Kementerian BUMN menginstruksikan kepada pihaknya, PT Garuda Indonesia Tbk, dan PT Pelita Air Service untuk bekerja sama dalam hal jasa servis penerbangan atau maintenance, repair, and operations (MRO).

“Itu agar lebih berguna untuk bangsa, untuk konektivitas, distribusi logistik, untuk menyediakan transportasi, untuk membuka turisme, dan lain-lain. Kita industri pesawat, Garuda airliner-nya, Pelita yang operator turboprop,” tutur Arie di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (8/3/2017).

Arie mengatakan, upaya sinergi tersebut masih dalam pembahasan, belum ditentukan model sinergi nantinya. “Belum tahu, ini masih tahap mencoba membentuk sinerginya seperti apa, yang pasti MRO,” imbuhnya.

Menurut Arie, nantinya bisa saja sinergi tersebut membentuk kerja sama operasional (KSO) atau bahkan lahir perusahaan patungan atau joint venture.

“Belum tahu, apakah bentuk KSO atau bentuk perusahaan baru. Enggak begitu penting bentuknya apa, yang penting bagaimana membuat services yang diakui di Indonesia dan negara tetangga,” pungkasnya. (mca/mca)

March 8, 2017

Penumpang Lion Air yang Bercanda Pesawat Akan Meledak WN Arab

 Bangsa Arab kok bawaanya bikin rusuh aja ya 

Rabu 08 Mar 2017, 23:15 WIB

Prins David Saut – detikNews
Penumpang Lion Air yang Bercanda Pesawat Akan Meledak WN ArabFoto: Istimewa
Denpasar – Penumpang pesawat Lion Air JT15 yang diamankan petugas karena melontarkan kata pesawat akan meledak setelah take off adalah warga negara asing. Penumpang yang duduk di kursi 21D itu diketahui bernama ADA dan berasal dari Timur Tengah.

Informasi yang dihimpun detikcom, Rabu (8/3/2017), menyebutkan ADA menumpangi pesawat B737-900ER itu bersama 4 rekannya. Mereka memegang paspor Arab Saudi.

“Pelaku ADA, WNA Arab mengatakan, ‘pesawat ini akan meledak setelah terbang’,” kata Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja saat dikonfirmasi detikcom.

ADA mengatakan hal itu kepada 4 rekannya di dalam pesawat dan didengar penumpang lain asal Filipina. Penumpang dari Filipina lalu melaporkan hal itu kepada kru pesawat yang lalu diteruskan ke pilot. Pesawat kemudian kembali ke apron saat taxi menuju runway.

Sebelum petugas keamanan mengamankan ADA, kru sempat bertanya maksudnya melontarkan kata-kata tersebut. ADA mengaku hanya bercanda dengan 4 kawannya.

Selanjutnya, ADA dan 4 rekannya diamankan dan diperiksa jajaran Polda Bali dan TNI AU. Tidak ditemukan benda mencurigakan diduga peledak dari bagasi dan barang bawaan ADA dan 4 rekannya.

Selanjutnya ADA bersama 4 temannya direncanakan terbang kembali ke Jakarta pada Kamis (9/3) besok dengan menggunakan Lion Air.

“Pukul 20.53 WITA, pemeriksaan selesai. Selanjutnya pelaku dan rombongannya serta saksi dibawa untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Hengky.
(vid/idh)