Archive for ‘Corporate spotlight’

July 25, 2015

Pemerintah Mendorong Rusia Investasi di Kemaritiman

JUM’AT, 24 JULI 2015 | 22:02 WIB

Rencana pembelian alutsista tidak hanya di sektor laut saja, pembangunan pertahanan akan menyeluruh darat, laut dan udara. Kehadiran kapal selam Changbogo ini, tentunya akan mendukung progam kemaritiman pemerintahan Joko Widodo. Namun perlu dicermati pentingnya kemandirian Indonesia untuk dapat membangun alutsista sendiri. wikipedia.com

TEMPO.CO, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian mendorong para investor asal Rusia untuk berinvestasi dibidang industri kemaritiman, di antaranya industri galangan kapal di Indonesia.

“Sesuai Nawacita, Indonesia kan mau mengembangkan kemaritiman. Sehingga, kami ajak rusia untuk bisa investasi dibidang maritim, untuk memperkuat maritim kita,” kata Dirjen Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian, Achmad Dwiwahjono, di Jakarta, Jumat, 24 Juli 2015.
Dia mengatakan, Rusia memiliki industri galangan kapal yang kuat di negaranya, sehingga dinilai mampu berkontribusi untuk memajukan industri galangan kapal Tanah Air.
DIa menambahkan, Menteri Perindustrian, Saleh Husin, rencanya akan berkunjung ke Rusia untuk membahas wacana investasi bidang industri kemaritiman tersebut secara lebih rinci.
Selain bidang kemaritiman, Dwiahjono menyampaikan, pihaknya juga mendorong Rusia untuk berinvestasi bidang kimia hulu, di mana saat ini, impor produk kimia hulu masih sangat banyak.

“Kami ingin dorong untuk mempererat hubungan ini. Mereka sangat berpengalaman untuk kimia hulu dan intermediate chemical. Kalau bisa dimajukan akan sangat mendorong struktur industri nasional kita,” ujarnya

ANTARA

July 11, 2015

Dunia Usaha Ingin Kebijakan Terintegrasi

INOVASI PEBISNIS

JAKARTA, KOMPAS — Kalangan dunia usaha membutuhkan kebijakan integratif, bukan sektoral. Di sisi lain, pelaku usaha juga dituntut mengoptimalkan upaya untuk menghadapi tantangan perekonomian yang tengah terjadi.

“Peran dunia usaha tidak bisa dipisahkan dari kondisi ekonomi yang sedang melanda serta sejumlah tantangan yang dihadapi di dalam negeri dan banyak negara,” ujar Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto, di Jakarta, Jumat (10/7) petang.

Suryo mengatakan hal itu menanggapi permintaan Presiden sehari sebelumnya pada acara silaturahim dengan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia agar pebisnis melakukan inovasi saat ekonomi sedang melemah seperti sekarang ini.

Menurut dia, harus ada evaluasi dan validasi setiap kebijakan yang dikeluarkan setiap menteri bidang ekonomi. “Hal ini agar kebijakan ekonomi terintegrasi, tidak jalan sendiri-sendiri, dan tidak sektoral,” katanya.

Untuk itu, kebijakan pemerintah harus memperhatikan sektor lain dan tidak mematikan sektor lain. Sejumlah eksekutif yang ditemui Kompas sebelumnya juga menyayangkan kebijakan yang saling bertentangan dan malah merugikan sektor lain.

Meski demikian, Suryo mengatakan, Kadin mencermati dan mengapresiasi pemerintah yang cukup tanggap dengan langkah korektif. Dunia usaha siap membantu pemerintah serta bekerja sama mengatasi permasalahan dan tantangan ekonomi yang terjadi.

Suryo mengimbau pelaku dunia usaha mengoptimalkan upaya agar Indonesia dapat melewati tantangan tersebut. “Saya juga mengimbau teman-teman pengusaha meningkatkan upaya dan investasi serta menghindari aksi ambil untung sesaat seperti menaikkan harga terlalu tinggi dan pemutusan hubungan kerja,” ujar Suryo.

Ketua Bidang Investasi Asosiasi Pengusaha Indonesia Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, pebisnis menunggu realisasi proyek infrastruktur. Selain berpeluang menciptakan lapangan kerja dan mendongkrak daya beli, proyek itu juga berdampak jangka panjang. “Bagaimana investasi akan masuk kalau infrastruktur tidak memadai? Kegiatan ekspor pun butuh kelancaran logistik,” kata Shinta.

Di tempat terpisah, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta agar proyek infrastruktur dikerjakan 24 jam. Percepatan akan terus dilakukan karena hingga kemarin, dari anggaran Kementerian PUPR sebesar Rp 118 triliun, baru terserap Rp 20,1 triliun atau 17,1 persen. “Harus dilakukan percepatan pelaksanaan pekerjaan. Jadi, tujuh hari dalam satu minggu harus dikerjakan dua sif. Harus bisa,” ujar Basuki.

Ia mengatakan, penyerapan anggaran akan terus dilakukan. Hal itu terlihat dari jumlah anggaran yang diserap sehari sebelumnya sekitar Rp 19 triliun dan menjadi Rp 20,1 triliun kemarin. Hal itu berarti, lanjut Basuki, dalam satu hari dana yang diserap bisa mencapai Rp 1 triliun. Hingga akhir 2015, setidaknya rata-rata dana yang diserap dalam satu bulan Rp 15 triliun. Dia pun meminta para pejabat yang baru dilantik di Kementerian PUPR segera bekerja dan mendorong penyerapan anggaran berbagai proyek infrastruktur.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang berpendapat, realisasi penyerapan anggaran hingga ke daerah dibutuhkan untuk mendorong perekonomian yang tengah melambat.

100 proyek

Secara terpisah, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani menyampaikan hasil pemantauan BKPM terhadap 54 proyek investasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program BKPM memantau 100 proyek investasi tahap pertama.

Jumlah tenaga kerja yang akan langsung terserap di 54 proyek itu mencapai 43.444 orang. Dengan asumsi adanya dampak ganda sebanyak empat kali lipat, perkiraannya ada sekitar 160.000 tenaga kerja tidak langsung dari proyek tersebut.

“Dari 54 proyek, kami menemukan dua di antaranya sudah memasuki tahap komersial. Keduanya telah menyerap langsung 9.280 orang dan tidak langsung sebanyak 36.000 orang tenaga kerja,” ujar Franky.

Ia menambahkan, BKPM menempatkan lima sektor prioritas investasi, yaitu industri padat karya, berorientasi ekspor, substitusi impor, hilirisasi, serta pertanian dan maritim. Kelima sektor itu diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi besar kepada daerah, seperti penyerapan tenaga kerja.

Jaminan serapan

Mengenai pengembangan industri di Indonesia, syarat mutlaknya adalah jaminan serapan produk, baik di pasar dalam negeri maupun ekspor. Pemerintah melalui kementerian, lembaga, dan badan usaha milik negara harus menggunakan produk industri yang sudah mampu dihasilkan di dalam negeri.

“Penandatanganan nota kesepahaman kami dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan untuk mengaudit penggunaan komponen dalam negeri kemarin itu berada dalam konteks pengembangan industri di Indonesia,” kata Menteri Perindustrian Saleh Husin.

Saleh mengatakan, sudah seharusnya produk industri di Indonesia pun diserap di pasar dalam negeri. Apalagi, industri di dalam negeri memiliki kemampuan memproduksi barang untuk mengisi kebutuhan pasar di Indonesia. (MED/NAD/CAS)

June 14, 2015

PDB Indonesia Lesu, Analis Downgrade Saham ASII

Usai Jokowi efek..sekarang downgrade !

Friday, June 12, 2015       20:43 WIB
Ipotnews – Astra International (ASII) adalah representasi mini perekonomian Indonesia. Dengan kehadiran yang kuat pada barang-barang konsumsi tahan lama (kendaraan roda 2 dan roda 4), sektor keuangan, komoditas (CPO dan batubara) serta infrastruktur.

ASII menjadi mirror perekonomian Indonesia. Sayangnya, ada serangkaian kebijakan ekonomi yang bertujuan untuk mengurangi defisit transaksi berjalan dengan mengorbankan pertumbuhan ekonomi. ASII sebagai bagian dari perekonomian Indonesia tidak dapat melarikan diri dari kondisi ini. Selain itu , prospek ekonomi global juga masih suram sehingga menciptakan tekanan pada harga komoditas.

Belum Pulih
Pertumbuhan PDB hanya 4,7% pada 3 bulan pertama tahun 2015 (1Q15) menyebabkan melemahnya permintaan barang-barang tahan lama termasuk kendaraan roda 2 dan roda 4. Dalam 4 bulan pertama tahun 2015, permintaan mobil turun 16,3% sementara demand sepeda motor melorot 21.5%. Namun demikian, volume penjualan Astra turun hanya 2,0% secara triwulanan (QoQ).

Daihatsu pulih naik 4,6% (QoQ) dengan total pasar yang berkembang 2,5% (QoQ). “Yang terburuk sudah berakhir membantu Astra mengembalikan marjin distribusi produk sepeda motor dan mobil,” demikian kata Riset Analis PT Indo Premier Securities Chandra Pasaribu dalam riset yang dipublikasikan Jumat (12/6).

Namun demikian menurutnya permintaan otomotif yang lemah telah mempengaruhi kinerja unit auto. Sementara itu, pembiayaan otomotif belum merasakan dampak karena sifat angsuran tetap dan tenor rata-rata 3 tahun. Oleh karena itu, akan ada lag dampak terhadap unit bisnis pembiayaan.

Capex Rasional
Astra memiliki rencana belanja modal (capex) Rp 13 triliun pada tahun 2015 dengan 34% dialokasikan untuk alat berat (kebanyakan kontraktor penambangan untuk membeli peralatan baru), otomotif 22% (workshop/ekspansi outlet, mesin dan pengembangan produk di mobil dan penyelesaian pabrik Astra Honda Motor 4). Selain itu 16% untuk agribisnis serta 24% untuk infrastruktur (jalan tol Kertosono-Mojokerto). Capex ini mirip dengan jumlah tahun lalu yang dinilai rasional mewakili 53% dari total EBITDA yang dihasilkan pada tahun 2015.

Siklus Berikutnya
Menurut Chandra, siklus ini akan terbatas pada pendapatan Astra dan akan berdampak minimal pada kualitas aset Astra ( [ASII 7,075 125 (+1,8%)]). Mencermati neraca keuangan anak usaha Astra, sebagai induk usaha rasio gearing ASII hanya 5,1% per Maret 2015.

Pada unit usaha agribisnis dan alat berat berada pada kas bersih. Sementara unit usaha jasa pembiayaan juga tetap solid, relatif stabil untuk meningkatkan biaya kredit 2%-4% bagi Astra Sedaya Finance, Federal International Finance dan SAN Finance. Rekomendasi terhadap saham ASII turun menjadi hold dengan target price (TP) Rp7.550 per saham dari sebelumnya Rp9000 per saham. (mk)

Year to 31 Dec 2013A 2014A 2015F 2016F 2017F
Revenue (Rpbn) 193,880 201,701 200,314 212,752 234,984
EBITDA (Rpbn) 24,121 24,314 22,509 23,539 25,481
EBITDA growth (%) (1.0) 0.8 (7.4) 4.6 8.3
Net profit (Rpbn) 19,417 19,181 19,927 21,992 24,467
EPS (Rp) 480 474 492 543 604
EPS growth (%) 0.0 (1.2) 3.9 10.4 11.3
Net gearing (%) 43.3 40.9 21.9 13.2 8.7
PER (x) 15.8 16.0 15.4 14.0 12.6
PBV (x) 2.9 2.6 2.3 2.0 1.8
Dividend Yield (%) 3.3 3.3 3.4 3.7 4.1
EV/EBITDA (x) 10.8 10.6 12.3 12.2 11.5
Source: ASII, Indo Premier Securities ; share price closing as of 11 June 2015


June 12, 2015

Orang Terkaya RI Jual Saham Perusahaan Sawit ke Malaysia Rp 8,8 Triliun

Jumat, 12/06/2015 19:29 WIB
Feby Dwi Sutianto – detikFinance
Jakarta – Perusahaan kelapa sawit dunia yang bermarkas di Malaysia, Felda Global Venrutes (FGV) Holdings Berhad berencana mengakuisisi 37% saham perkebunan sawit milik PT Eagle High Plantation Tbk (BWPT). 
Untuk memiliki 37% saham dari perusahaan milik Rajawali Group tersebut, FGV wajib menyiapkan dana senilai US$ 680 juta (Rp 8,8 triliun).
Managing Director Rajawali Corpora Darjoto Setyawan menjelaskan kerjasama ini nantinya diharapkan mampu memperkuat bisnis produk kelapa sawit hingga turunannya di level dunia. FGV digandeng karena berpengalaman mengolah produk turunan kelapa sawit serta memiliki jaringan dunia.
“Ini seperti milih suami istri. Kalau cocok, ada kriteria. Group Rajawali melalui Eagle High Plantation, kita kuat di upstream (hulu). FGV punya kemampuan downstream (hilir) seperti produksi oil chemical, minyak goreng, ubahan untuk farmasi. Terus mereka global company, pasarnya di seluruh dunia,” kata Darjoto saat acara penandatangan kerjasama antara Rajawali Group dan FGV di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2015).
Kerjasama ini ditargetkan mampu menciptakan program transfer pengetahuan seperti teknologi perkebunan hingga research and development. 
Skema pembayaran untuk rencana akuisisi oleh FGV tersebut dilakukan menggunakan dana tunai hingga kepemilikan saham Rajawali Group di FGV. Eagle High Plantation saat ini menguasai 425.000 hektar lahan kelapa sawit yang tersebar di Kalimantan, Papua, Sulawesi dan Sumatera.
Di tempat yang sama, Group President dan Chief Executive Officer FGV Dato’ Mohd Emir Mavani Abdullah menyebut kerjasama ini bisa menjadi jembatan kedua belah pihak memperbesar bisnis kelapa sawit kelas dunia. Pihaknya telah beroperasi di Amerika hingga China.
“Kemitraan ini juga bertujuan mencapai efisiensi dari sisi pembiayaan dan kegiatan operasional, baik pada sektor hulu maupun hilir,” sebutnya.
Selain mengakuisisi 37% saham perkebunan sawit milik Rajawali Group, FGV juga membeli 95% dari kepemilikan perkebunan gula milik Rajawali Group. Pembayaran dilakukan memakai dana tunai dan stock deal.
Rajawali Group merupakan milik pengusaha nasional Peter Sondakh. Pria asal Surabaya ini masuk urutan ke-9 dalam daftar 50 orang terkaya RI versi Majalah Forbes.
Berdasarkan data Forbes, ayah tiga anak ini punya harta US$ 2,3 miliar atau sekitar Rp 30 triliun.

Next »

Halaman 1 2 »
(feb/ang)
Share: Twitter | Facebook | Email

(4) Komentar | Kirim komentar

Baca Juga:

Grup Orang Terkaya ke-8 RI Kuasai 74% Saham BW Plantation

Gabung Grup Orang Terkaya ke-8 RI, BWPT Ubah Nama Jadi High Eagle Plantation

Patok Harga Rp 400, BW Plantation Raup Rp 10 Triliun dari Rights Issue

 [at] 
Ads by Iklanbaris

« Back
WAWANCARA | SOSOK | PORTOFOLIO

Jangan Salah Kaprah Soal Penerbangan Murah (07:20)

Rayakan Ultah, Bos Baik Hati Ini Bagi-bagi Rp 130 Miliar ke Pegawainya (08:00)

KONSULTASI Kirim Konsultasi

Ini Tips Berinvestasi untuk Pegawai Bergaji Rp 3,8 Juta per Bulan (08:22)

Mahasiswa Hasilkan Rp 4 Juta dari Jualan Online, Ini Cara Atur Duitnya (07:05)

April 30, 2015

IHSG Anjlok, Bulan Madu Jokowi Dan Investor Berakhir?

Investor sudah sadar bahwa jago nya hanya seorang “jongos nyonya besar partai”  ..

Presiden Jokowi di KAA (Sekretariat Kabinet)

Ipotnews – Bulan madu Presiden Joko Widodo dan investor global berakhir dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang anjlok dalam dan rupiah yang kian terpuruk dengan penurunan terdalam di Asia. Bobot politik Jokowi dinilai kurang, terlihat dari pencalonan Kapolri yang bermasalah, dan yang terakhir soal eksekusi mati yang mengagetkan masyarakat internasional, meski tak adil untuk menilai kinerjanya hanya dalam enam bulan masa kepresidenan.

Seperti dilansir Bloomberg, Kamis (30/4), setelah memulai masa jabatan presiden Oktober lalu dengan kebijakan ramah pasar lewat pemangkasan subsidi BBM, Jokowi kini dalam kecaman lewat  pengangkatan calon Kapolri bermasalah dan kini eksekusi warga asing penyelundup narkoba yang dinilai merugikan hubungan dengan mitra dagang. Hal itu diperparah dengan posisi Jokowi yang minim dukungan di parlemen yang bisa mempersulit dirinya menghidupkan kembali perekonomian.

Situasi itu, lanjut Bloomberg, menipiskan kesabaran pengelola dana asing yang sempat mendorong IHSG ke posisi tertinggi pada 7 April dan hingga kemarin anjlok 7,6 persen seiring penarikan dana oleh asing. Pada bagian lain, pemerintah hanya mendapatkan kurang separoh dari target lelang obligasi pada Selasa lalu. Tambahan lagi, para pemain mata uang bersikap bearish pada rupiah ketimbang mata uang regional.

“Sangat sulit menemukan hal-hal positif jika bicara ekonomi dan politik Indonesia saat ini,” ujar Michael Every, kepala riset pasar finansial Rabobank Group yang berbasis di Hong Kong. “Makin sulit untuk menjustifikasi apapun faktor premium Jokowi.”

Kekhawatiran investor asing paling terlihat di pasar saham pada Rabu (29/4) kemarin, dengan penurunan IHSG mencapai 2,6 persen hingga ditutup di posisi terendah sejak 17 Desember. Meski,  rupiah menguat 0,3 persen menjadi 12.944 terhadap dolar AS, namun tetap saja penurunan tahun ini mencapai 4,3 persen, sedangkan yield obligasi pemerintah bertenor 10 tahun turun lima basis poin menjadi 7,74 persen. Dan, hari ini, di awal perdagangan nilai tukar rupiah tergelincir  0,1 persen.

Pada hari puncak kekhawatiran itu, Indonesia mengeksekusi tujuh warga asing penyelundup narkoba, yang mendorong Australia menarik duta besarnya dan memperingatkan gangguan hubungan kedua negara. Perdagangan kedua negara mencapai USD9,7 miliar pada tahun lalu yang berakhir 30 Juni. “Eksekusi tersebut sangat tidak ramah bagi investor asing,” kata Every.

Sebelumnya, popularitas Jokowi merosot tajam dengan pencalonan Komjen Budi Gunawan yang memicu konflik kepolisian dan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), dan kini berujung pada keraguan atas kredibilitas KPK dengan pengangkatan orang-orang yang dinilai tak berkompeten, menggantikan pimpinan lama yang harus dinonaktifkan. Citra Jokowi sebagai pemimpin yang bisa melanjutkan reformasi dan memberantas korupsi makin dipertanyakan.

“Pesan yang didapat investor, Presiden (Jokowi) belum memiliki bobot politik,” tegas Paul Rowland, analis politik independen yang berbasis di Jakarta, dalam sebuah wawancara. “Ada tanda tanya atas kemampuannya untuk menuntaskan berbagai program reformasi.”

Menanggapi pandangan asing itu, Direktur Eksekutif Kebijakan Moneter Bank Indonesia, Juda Agung, menilai apa yang terjadi pada pasar saham hanya bersifat “musiman” sehingga tak terkait dengan kebijakan pemerintah, apalagi eksekusi mati. “Investor menunggu dan ingin melihat  laporan keuangan perusahaan kuartal pertama yang di bawah target. Tapi kami berharap dengan PDB yang kuat dan fundamental yang lebih baik pada kuartal kedua, investor akan kembali,” harap Juda.

Tantangan politik Jokowi telah meningkat sejak muncul kekhawatiran atas kekuatan pertumbuhan ekonomi dan laba perusahaan. Target pemerintah meningkatkan ekspansi 5,7 persen tahun ini, dari posisi terendah lima tahun sebesar 5,02 persen pada 2014, akan sulit dicapai. Hal ini diakui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil pada 21 April lalu.

Di pihak lain, mayoritas emiten, termasuk konglomerat PT Astra International Tbk [ASII 6,925 -175 (-2,5%)], telah melaporkan anjloknya laba pada kuartal pertama.

Namun, sebagian pengamat mengingatkan bahwa dampak kebijakan Jokowi harus dinilai selama bertahun-tahun, tidak dalam hitungan bulan. Menurut Alan Richardson, manajer investasi di Samsung Asset Management Co, Jokowi sudah bertekad mengakumulasi anggaran untuk membangun pelabuhan, jalan, dan rel kereta api. Program yang tentu butuh waktu untuk diterjemahkan ke angka pertumbuhan ekonomi.

Apalagi, ada beberapa tanda-tanda keberhasilan awal. Investasi langsung asing (FDI) ke Indonesia pada kuartal penuh pertama sejak Jokowi menjadi presiden, naik 14 persen dibandingkan kuartal yang sama 2014. Jokowi juga dinilai berhasil menekan subsidi energi yang selama ini sangat membebani anggaran pemerintah. “Berharap hasil hanya dalam enam bulan masa kepresidenan tentu tidak realistis,” ujar Richardson.

Kerentanan ekonomi

Hal yang pasti, perekonomian Indonesia sangat rentan terhadap prospek kenaikan suku bunga di Amerika Serikat dalam tahun ini. Neraca transaksi berjalan Indonesia telah mengalami defisit 13 kuartalan berturut-turut hingga akhir 2014. Sedangkan ratio cadangan devisa terhadap produk domestik bruto hanya kurang dari separuh jika dibandingkan dengan Malaysia, Thailand, bahkan Filipina.

Hal itu tentu menambah risiko di pasar mata uang, di mana para pemain yang disurvei Bloomberg telah memangkas estimasi rata-rata mereka untuk nilai tukar pada akhir 2016 turun 9 persen dibanding tahun ini menjadi Rp13.700 per dolar. Penurunan terbesar jika dibandingkan mata uang Asia lain.

Di pasar obligasi, investor ternyata juga berbalik arah. Hal ini terlihat dari lelang obligasi dengan target Rp10 triliun pada 28 April lalu, pemerintah hanya mendapatkan kurang dari separuh target. Ini adalah penjualan terlemah sejak Juni 2013, di saat pasar juga dikhawatirkan oleh berakhirnya program stimulus moneter di AS.

“Orang-orang (investor) sedikit terlalu optimistis tahun lalu,” ujar Divya Devesh, pakar strategi valuta asing di Standard Chartered Plc di Singapura. “Sejumlah optimisme yang tampaknya kini harus diturunkan.”(Bloomberg/ha)

April 30, 2015

Terjun ke Politik, Sandiaga Uno Mundur dari Adaro

Selasa, 21 April 2015 19:54 WIB
Pengusaha nasional Sandiaga Uno mengundurkan diri dari jabatannya sebagai direktur PT Adaro Energy Tbk (ADRO). Ini alasan pria yang akrab disapa Sandi tersebut lepas jabatan direktur.

“Saya sudah bersama Adaro hampir 15 tahun. Melihat Adaro tumbuh, produksi hampir enam kali lipat. Karyawan bertambah empat kali lipat. Melewati puncak dan lembah harga batu bara,” ujarnya, Selasa (21/4/2015).

“Saya kagum dan bangga atas prestasi tim di Adaro, solid dan bersahaja. Pak Boy (Garibaldi Thohir) dan tim akan mampu bawa Adaro ke jenjang yang insya Allah lebih baik lagi. Saatnya saya mundur untuk fokus di tugas baru,” ujarnya.

Perusahaan tambang batu bara itu menerima surat pengunduran diri Sandiaga pada 16 April 2015. Emiten berkode ADRO itu menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) atas pengunduran diri Sandi.

Pria berumur 45 tahun itu awal bulan ini terjun ke panggung politik. Sandi dilantik menjadi anggota Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya pimpinan Prabowo Subianto pada 8 April lalu.

“Harus ada ketegasan dan kejelasan agar tidak terjadi benturan kepentingan. Saya rasa itu tradisi yang baik antara pemisah antara korporasi dan soci-politik,” ujarnya.

(Detik)


April 25, 2015

Antam Batalkan Proyek Smelter Grade Alumina di Mempawah

BUMN culun.. Bertahun tahun hanya bisa eksport bahan mentah doang..

AKARTA, KOMPAS.com – PT Antam (Persero) Tbk, mengubah rencana proyek yang akan didanai dari suntikan negara, dari sebelumnya tiga proyek menjadi dua proyek. Satu proyek yang terpaksa dicoret dari daftar, yakni Smelter Grade Alumina (SGA) Mempawah, seiring dengan Penyertaan Modal Negara (PMN) yang hanya disepakati Rp 3,5 triliun dari usulan awal Rp 7 triliun.Direktur Utama Antam, Tedy Badrujaman menuturkan terjadi perubahan rencana Antam, dari yang tadinya diperkirakan mendapat PMN sebesar Rp 7 triliun, pada akhirnya hanya diperoleh Rp 3,5 triliun.Proyek Feronikel Halmahera Timur (FHT) yang pada mulanya dianggarkan Rp 8 triliun, dipangkas menjadi Rp 5,19 trilliun. Adapun, proyek anoda slime di Jawa Timur yang tadinya dianggarkan Rp 500 miliar dipangkas menjadi Rp 200 miliar. Sementara itu, proyek SGA Mempawah senilai Rp 2,28 triliun dicoret.“Kebutuhan ekuitas Rp 5,39 triliun itu tanpa proyek (SGA) Mempawah,” kata Tedy dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR-RI, di Jakarta, Jumat (24/4/2015).Tedy menargetkan, kebutuhan ekuitas Rp 5,39 triliun tersebut akan dicukupi dari PNM sebesar Rp 3,5 triliun serta dana publik melalui penerbitan saham terbatas sebesar Rp 1,89 triliun. “Untuk jadwal PMN yang sudah dikerjakan saat ini masih dalam tahap RPP terbitnya PMN. Jadwal right issue, saat ini dalam proses pengadaan lembaga profesi penunjang,” imbuh Tedy.Rencananya, perdagangan HMETD (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu) akan dimulai pada 22 Juli 2015, dan perdagangan berakhir pada 28 Juli 2015.Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Mariani Soemarno berharap, dana dari publik bisa masuk ke Antam pada awal Q3-2015. Dari bahan rapat yang diedarkan dua proyek yang akan didanai dari PMN dan right issue itu adalah proyek FHT dan anoda slime di Jawa Timur.Proyek FHT merupakan proyek pengolahan bijih nikel menjadi feronikel, dengan estimasi nilai proyek kurang lebih Rp 20 triliun, termasuk pembangkit listriknya. Kapasitas FHT sebesar 40.000 Tni per tahun dimana pada tahap-I ditargetkan 27.000 Tni. Proyek yang diharapkan rampung apda Q3-2018 tersebut akan didanai dari ekuitas (35 persen) dan selebihnya utang. Adapun proyek anoda slime di Jawa Timur diperkirakan nilainya sebesar Rp 500 miliar. Kapasitas pengolahan ditargetkan 2.000 ton anoda slime per tahun, dan pada tahap-I ditargetkan mampu mengolah 500 anoda slime per tahun, dan tahap-II sebesar 1.500 anoda slime per tahun.Proyek tersebut 100 persen akan didanai dari ekuitas perseroan, dan ditargetkan selesai pada Q2-2017.

Penulis: Estu Suryowati

April 23, 2015

Menteri Rini: Para CEO Swasta Tak Minat Masuk BUMN

Feby Dwi Sutianto – detikFinance
ilustrasi
Jakarta – Di depan para anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyebutkan banyak profesional swasta enggan atau malas diangkat menjadi direksi atau direktur utama (dirut) di BUMN.

Alasannya karena para profesional takut terkena kriminalisasi saat memimpin BUMN. Bila salah mengambil kebijakan, seorang dirut BUMN bisa masuk bui.

“Saya Banyak bicara dengan profesional, mereka takut dipidanakan sehingga banyak para CEO (chief executive officer) nggak minat masuk BUMN,” kata Rini saat raker di Komisi VI, DPR Senayan, Jakarta, Kamis (23/4/2015).

Rini berniat merevisi regulasi untuk melindungi profesional BUMN dari ancaman kriminalisasi atau kasus-kasus yang terkait kebijakan namun berujung pada kasus hukum.

“Dengan Undang-undang BUMN yang baru. Kita beri masukan dalam draft UU yang baru,” jelasnya.

Selain persoalan kriminalisasi, Rini menjelaskan perihal bisnis BUMN seperti kepemilikan rumah sakit dan hotel. Ia menyebutkan banyak BUMN memiliki lini usaha hotel dan rumah sakit. Kementerian BUMN, kata Rini, akan menata kembali usaha tersebut.

“Kita sinergikan. Ini kita harus perbaiki. Ini harus sinergi. Kami akan detailkan road map-nya,” tuturnya.

April 17, 2015

Rendah, Daya Saing Kontraktor

Kontraktor kita hanya doyan duit gampang lewat jalur lobby politik. Lihat deh kasus pembangunan fasilitas olah raga Hambalang yang melibatkan mantan ketum Demokrat Anas Urbaningrum dan PT Adhi Karya Tbk.. . tidak heran tidak mempunyai daya saing kebiasaan kongkow dan arisan projek

Pasar Sangat Besar

JAKARTA, KOMPAS — Daya saing pemangku kepentingan jasa konstruksi dalam negeri mutlak ditingkatkan agar mampu optimal menggarap pasar yang besar. Peran pemerintah, perguruan tinggi, lembaga penelitian dan pengembangan, serta pelaku usaha dibutuhkan untuk turut mempertinggi daya saing tersebut.

“Sebagai gambaran, pasar konstruksi di Indonesia besar, mencapai 278 miliar dollar AS,” kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Hediyanto W Husaini pada pembukaan sebuah seminar di Jakarta, Kamis (16/4).

Menurut Hediyanto, pasar konstruksi besar yang dimiliki Indonesia tersebut seharusnya dapat dikuasai pelaksana jasa konstruksi dalam negeri. Berbagai program strategis pada periode tahun 2015-2019 pun akan memacu pasar konstruksi lebih besar lagi di kemudian hari.

“Kami akan membangun 65 waduk dalam lima tahun. Sebanyak 16 waduk sudah dibangun dan 49 waduk lainnya akan dibangun. Selain itu juga 1 juta hektar jaringan irigasi baru dan tiga juta hektar rehabilitasi jaringan irigasi yang akan dibangun. Ini semua karena kita ingin menguasai ketahanan pangan nasional,” kata Hediyanto.

Hediyanto menuturkan, di bidang bina marga ada 1.000 kilometer jalan tol yang harus diselesaikan. Pada bulan depan, ruas tol sepanjang 116 kilometer antara Cikampek-Palimanan akan selesai. “Tender di Cikampek-Palimanan itu dimenangi kontraktor Malaysia, tetapi subkontraktor dari kita. Mengapa tidak kita yang bisa memenangi tender itu?” katanya.

Isu penting penyelenggaraan konstruksi antara lain menyangkut kualitas dan produktivitas, serta keselamatan dan kesehatan konstruksi. Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional Tri Widjajanto menuturkan, efektivitas penyelenggaraan konstruksi merupakan persoalan mendasar di Indonesia.

“Apalagi ketika banyak proyek konstruksi untuk menghasilkan infrastruktur atau properti mengalami keterlambatan, pembengkakan biaya, kualitas tidak terpenuhi, serta terjadi banyak kecelakaan konstruksi,” kata Tri.

Tri antara lain mencontohkan peristiwa robohnya proyek hanggar di Bandara Internasional Hasanuddin dan proyek jembatan TIM di Jakarta. Selain itu juga kecelakaan konstruksi di proyek rumah toko Samarinda dan proyek GOR di Koja, Jakarta.

Deputi Menteri Bidang Jaringan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Agus R Hoetman saat membacakan sambutan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi menuturkan, kemandirian teknologi harus menjadi kata kunci terutama dalam aplikasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah III yang menetapkan target pembangunan infrastruktur luar biasa.

Trans Jawa

Tol Trans Jawa bisa segera diselesaikan. Untuk mewujudkannya, pemerintah harus menerapkan dengan baik Undang- Undang Nomor 2 Tahun 2012 berikut peraturan di bawahnya. Penerapan produk hukum haru diikuti dengan mengaktifkan fungsi lembaga yang bertugas menjalankan UU tersebut.

Dengan diterapkannya UU No 2/2012 tentang Pembebasan Lahan untuk Pembangunan Kepentingan Umum, ditambah Perpres No 30/2015, maka pembebasan lahan ada batas waktunya, yakni sekitar 200 hari.

“Saat ini Tol Trans Jawa di sisi utara yang belum bebas lahannya hanya ruas Pemalang-Batang dan Batang-Semarang. Jika UU ini diterapkan, maka dalam waktu 1,5 tahun kedua ruas itu selesai dibangun,” demikian dikatakan Ketua Asosiasi Tol Indonesia Faturrochman di Jakarta, Kamis (16/4).

Direktur Utama PT Marga Mandalasakti Wiwiek D Santoso mengatakan, selesainya pembangunan Tol Trans Jawa akan mendukung pertumbuhan ekonomi di sepanjang tol. “Terbukti dengan adanya Jalan Tol Tangerang-Merak, pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitarnya sangat cepat. Saat ini kawasan industri dan perumahan tumbuh pesat di dekat tol kami,” kata Wiwiek.

Sementara Direktur Utama PT Jasa Marga Adityawarman menegaskan, pihaknya akan mempercepat pembangunan Jalan Tol Solo-Ngawi-Kertosono.

“Saat ini tol itu sudah kami ambil alih bersama dengan Waskita. Pembebasan lahannya sudah 80 persen sehingga bisa langsung konstruksi,” kata Adityawarman. (CAS/ARN/LAS)

April 16, 2015

GROUP SINARMAS: Perusahaan Taipan Eka Tjipta Incar Induk Usaha Berau Coal Energy Rp4 Triliun

Wednesday, April 15, 2015       18:59 WIB
Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan milik orang terkaya ke-4 di Indonesia Eka Tjipta Widjaja, Group Sinar Mas, melalui Asia Coal Ventures tengah mengincar untuk mengakuisisi Asia Resources Minerals Plc., induk usaha PT Berau Coal Energy Tbk. senilai US$310,36 juta setara Rp4 triliun.

Dikutip dari Reuters, Rabu (15/4/2015), disebutkan perkiraan nilai akuisisi saham Asia Resouces Minerals mencapai 210 juta poundsterling yang dilakukan oleh Spv. Asia Coal Ventures (ACE) milik Group Sinarmas.

ACE, perusahaan yang dikelola oleh hedge fund ASML yang juga salah satu pemegang saham di Asia Resource Minerals, mengatakan bahwa pihaknya tengah mempertimbangkan untuk menawar secara tunai perusahaan yang tercatat di Bursa London tersebut. ACE sendiri didanai oleh Group Sinarmas yang dimiliki oleh taipan Eka Tjipta Widjaja.

Sinarmas menawar 41 Peny per saham atau pada harga peremium sebesar 173% dari penutupan harga saham Asia Resouces Minerals. Asia Resources Minerals yang diketahui sebagai Bumi Plc. memiliki kapitalisasi pasar sebesar 77 juta poundsterling.

Pihak ACE telah membicarakan dengan direksi Bumi Plc. terkait tawaran pengambilalihan saham yang akan mencakup suntikan modal senilai USid=”mce_marker”50 juta, restrukturisasi utang, membantu rekapitalisasi perusahaan yang tengah berusaha sendiri untuk melakukan hal yang sama.

“Ini adalah pendapat ASML akibat Asia Resources Minerals tengah dalam tren penurunan, sehingga perlu mitra yang didirikan di Indonesia dan usulan rekapitalisasi Bumi Plc. tidak menarik minat pemegang saham atau pemegang surat utang,” ujar ACE dalam pernyataan resmi.

Asia Resources Minerals memang tengah menghadapi perselisihan di tataran eksekutif serta penurunan harga batu bara, Bumi Plc mencapai kesepakatan pada Maret 2015 dengan sejumlah obligor untuk merestrukturisasi utang jatuh tempo pada 2015 dan 2017. Selain itu, pemegang saham Nathaniel Rothschild telah setuju untuk menanggung right issue sebesar USid=”mce_marker”00 juta.

Saat ini, Group Sinarmas tercatat telah memiliki PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS) [0 -1860 (-100,0%)] yang merupakan emiten di PT Bursa Efek Indonesia. Pemilik Group Sinarmas, Eka Tjipta widjaja merupakan orang terkaya ke-4 versi majalah Forbes dengan kekayaan ditaksir mencapai US$5,8 miliar setara dengan Rp75,4 triliun.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 94 other followers