Archive for ‘Kalla Klan’

June 21, 2015

Inilah Penyebab Jusuf Kalla Dianggap Anti-KPK

Sikap pragmatis JK sudah keblasan.  Sikap pragnatis pro korupsi sufah tampak ketika dia jadi menteri di kabinet  peres Gus Dur
Itu sebanya dia juga dipecat oleh Gus Dur

RABU, 03 JUNI 2015 | 01:57 WIBJusuf Kalla. ANTARA/M Agung RajasaTEMPO.CO, Jakarta – Pegiat antikorupsi di Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai Wakil Presiden Jusuf Kalla menunjukkan sikap tak mendukung pemberantasan korupsi. Dalam sejumlah pernyataannya, Kalla seolah-olah memberi ruang kepada bawahannya untuk menerabas aturan. “Wakil Presiden memberi angin segar kepada birokrat agar tak bersikap antikorupsi,” kata Koordinator Badan Pekerja ICW Ade Irawan, Selasa, 2 Juni 2015.Salah satu sikap Kalla yang dikritik Ade adalah saat dia membela Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI Komisaris Jenderal Budi Waseso, yang sempat menolak melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Kalla memakluminya dengan alasan kekayaan Budi tak besar. Lagi pula, kata Kalla, Budi pernah melaporkan hartanya ketika menjabat Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo pada 2012.Kalla juga pernah mengatakan penyidik KPK mesti berasal dari kepolisian dan kejaksaan. Pernyataan Kalla senada dengan pendapat Budi Waseso, yang menilai aturan penyelidik dan penyidik dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana lebih mengikat ketimbang Undang-Undang KPK.Sebelumnya, Kalla melontarkan komentar yang menyudutkan upaya pemberantasan korupsi dan terkesan anti-KPK. “Positifnya, KPK sekarang harus hati-hati. Jangan seperti zaman dulu, main tembak saja kadang-kadang,” ujarnya, 28 Mei lalu, mengomentari kekalahan KPK dalam sidang praperadilan Hadi Poernomo.Juru bicara Wakil Presiden, Hussain Abdullah, mengatakan dalam sejumlah pernyataannya, Kalla memang seperti menyindir KPK. Padahal, kata Hussain, hal itu merupakan kritik Kalla agar KPK lebih baik. “Kritik itu kadang disalahartikan oleh masyarakat,” ujarnya.Hussain menyangkal jika Kalla disebut tak antikorupsi. “Segala kebijakan Pak JK adalah semangat pemberantasan korupsi,” kata Hussain.REZA ADITYA | MOYANG KD. | FAIZ NASRILLAH

Advertisements
May 20, 2014

Ini Jaringan Bisnis yang Dimiliki Jusuf Kalla

Senin, 19 Mei 2014 | 15:05 WIB
KOMPAS.com/Indra AkuntonoJusuf Kalla


JAKARTA, KOMPAS.com —
 Joko Widodo akhirnya memilih Jusuf Kalla (JK) sebagai pendamping dalam bursa Pemilu Presiden 9 Juli mendatang. Jusuf Kalla yang merupakan Wakil Presiden RI 2004-2009 sudah lama dikenal sebagai pengusaha asal Makassar.

Di bawah naungan Kalla Group, JK memiliki banyak lini bisnis. Kalla Group dibagi dalam enam segmen bisnis, yaitu otomotif, konstruksi, energi, keuangan, properti, dan transportasi. Selain itu, Kalla Group juga membawahi Sekolah Islam Athirah dan Yayasan Kalla.

Di bidang otomotif, Kalla Group memiliki tiga anak usaha, yaitu PT Kars Inti Amanah-Kalla KIA, PT Kars Inti Amanah-Kalla Chrysler, dan  PT Hadji Kalla-Kalla Toyota.

Di bidang konstruksi, Kalla Group membawahi empat anak perusahaan, yaitu PT Bumi Karsa, PT Bumi Sarana Beton-Kalla Mix, PT Bumi Sarana Utama, dan PT Bumi Sarana Beton-Kalla Block.

Di bisnis energi, Kalla Group memiliki dua anak perusahaan, yaitu PT Kalla Electrical System dan PT Poso Energy.

Bisnis keuangan Kalla berada di bawah bendera Amanah Finance. Sementara itu, bisnis properti memiliki empat anak perusahaan, yaitu PT Baruga Asrinusa Development, PT Haka Sarana Investama-Wisma Kalla, PT Kalla Inti Karsa, dan PT Trans Kalla.

Di lini bisnis transportasi, Jusuf Kalla memiliki dua perusahaan, yaitu PT Bumi Lintas Tama dan PT Bumi Jasa Utama.

Di bawah bendera Sekolah Islam Athirah, Kalla Group memiliki tiga sekolah, yaitu Sekolah Islam Athirah Kajaolaliddo, Sekolah Islam Athirah Baruga, dan Sekolah Islam Athirah Bone. (Petrus Dabu)