Posts tagged ‘scholarship’

February 5, 2011

India Gandeng Indonesia Kembangkan Pendidikan

Oleh Hilda Sabri Sulistyo | Print |
Published On: 04 February 2011
JAKARTA: Indonesia dan India menyepakati kerja sama bidang pendidikan tinggi menyusul kunjungan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono ke negara itu pekan lalu.
“Salah satu kerja sama pendidikan yaitu di bidang teknik. India punya kekuatan di IT (information technology) yang sudah terbukti. Oleh karena itu, kami ingin kerja sama dengan India,” kata Mendiknas Mohammad Nuh, hari ini.

Jumlah mahasiswa Indonesia di India sebanyak 109 orang dan sedikitnya ada tiga perguruan tinggi di sana yang masuk 200 besar dunia sekelas ITB.

Kerja sama lain yang dijalin, kata Mendiknas, adalah di bidang pendidikan jarak jauh. Ini penting untuk jumlah penduduk yang sangat besar.

Kalau hanya mengandalkan pembelajaran konservastif perlu infrastruktur yang sangat luar biasa. Oleh karena itu MOU juga mengakomodasikan tentang distance learning, ujarnya.

Saat ini, Universitas Terbuka (UT) telah menyelenggarakan pendidikan jarak jauh dengan mahasiswa mencapai ratusan ribu orang.

“Mahasiswa UT itu yang paling banyak di Indonesia karena itu kita gabungkan dan perkuat dengan namanya e-education. Jadi edukasi yang berbasis elektronik,” katanya.

Artinya, ke depan tidak hanya UT yang diberikan lisensi untuk menyelenggarakan pendidikan jarak jauh, tetapi perguruan-perguruan tingi lain yang mumpuni seperti UT kita berikan lisensi.

Pembelajaran jarak jauh ini diselenggarakan juga untuk menggenjot kenaikan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi. Target APK pada 2014-2015 adalah 30%.

Setiap satu persen kenaikan APK berarti perlu menambah dan menyiapkan 400 ribu kuota mahasiswa baru. Langkah yang ditempuh untuk menaikkan APK adalah ekspansi perguruan tinggi. Mendiknas mencontohkan, IPB yang setiap tahun menerima 5.000 mahasiswa dinaikkan menjadi 6-7 ribu.

Langkah lainnya, mendirikan universitas baru. Pada 2010, kata Mendiknas, pemerintah telah mendirikan lima universitas negeri baru di Merauke, Tarakan, Bangka Belitung, Batam, dan Pangkalpinang.

“Yang ketiga caranya memperbanyak dengan memperkuat distance learning. Dengan itu, kuota bisa kita naikkan,” katanya.

Keuntungan kerja sama dengan India adalah biaya hidup yang murah. Di India biaya hidup sebanyak US$ 300 atau Rp3 juta per bulan. Sementara beasiswa yang diberikan pemerintah sebanyak US$ 1.000. (mfm)

Tags:indiaindonesiakerja samakunjunganpendidikanpresiden

Advertisements
Tags:
December 18, 2010

Lihat, Erasmus Mundus Sudah Dibuka!

BEASISWA LUAR NEGERI
Lihat, Erasmus Mundus Sudah Dibuka!
Selasa, 2 November 2010 | 10:35 WIB

shutterstock
Total ada 124 master courses dan 22 joint doctorates yang telah disiapkan Erasmus Mundus.
TERKAIT:
Dibuka, Beasiswa Khusus D-3 Kebidanan!
Pilih Kursus atau S-2 di Perancis?
Republik Czech Tawarkan Beasiswa S-2/S-3
Dicari, Anak Daerah yang Mau S-2 ke AS!
Mau, S-2/S-3 di University of Hawaii?
KOMPAS.com – Erasmus Mundus kembali membuka beberapa program beasiswanya, baik yang lama ataupun baru untuk tahun ajaran 2011/2012. Pilihan beasiswa bisa dilihat pada program Erasmus Mundus Master Course dan Erasmus Mundus Joint Doctorate.
Hanya, perlu disadari, beberapa program baru bisa jadi belum ditambahkan di kedua daftar program resmi tersebut. Dengan tambahan ini, total ada 124 master courses dan 22 joint doctorates yang telah disiapkan Erasmus Mundus.
Adapun program beasiswa Erasmus Mundus Masters Courses (EMMCs) akan ditawarkan sebagai program selektif yang baru ditawarkan pada tahun akademik 2011/2012. Beberapa bidang studi yang dibuka untuk program ini adalah Perikanan dan Peternakan, Teknik, Konstruksi dan Manufaktur, Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial, Sastra dan Humaniora, Sains, Matematika dan Komputer, Ilmu-ilmu Sosial, Bisnis dan Hukum.
Sementara itu, Erasmus Mundus Joint Doctorates (EMJDs) juga ditawarkan untuk tahun akademik 2011/2012. Program beasiswa studi dan penelitian tingkat doktoral ini menawarkan kepada calon kandidat berupa bantuan pembiayaan selama tiga tahun menyelesaikan program doktornya. Beberapa bidang yang masuk kategori ini adalah Perikanan dan Peternakan, Teknik, Konstruksi dan Manufaktur, Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial, Sastra dan Humaniora, Sains, Matematika dan Komputer, Ilmu-ilmu Sosial, Bisnis dan Hukum.
Bagi para peminat, informasi dan format aplikasi program beasiswa (EMMCs) bisa dilihat dan diunggah di http://eacea.ec.europa.eu/mastercourse, sementara EMJDs bisa dilihat di http://eacea.ec.europa.eu/jointdoctorates.

+++
BEASISWA LUAR NEGERI
Republik Czech Tawarkan Beasiswa S-2/S-3
Selasa, 26 Oktober 2010 | 15:08 WIB
KOMPAS.com – Pemerintah Republik Czech melalui Program Bantuan Pembangunan Luar Negeri untuk Negara-negara Berkembang merilis program beasiswa untuk tahun akademik 2011/2012. Beasiswa ini ditawarkan kepada para mahasiswa untuk meraih gelar S-2 dan S-3 di perguruan-perguruan tinggi negara tersebut.
Untuk beasiswa S-2, kandidat yang lolos akan menjalani studi persiapan selama satu tahun. Selama studi mahasiswa juga akan mendapatkan tambahan kursus bahasa Czech, yang digabungkan dengan pelatihan-pelatihan studi lapangan secara spesifik.
Sementara untuk studi S-3, kandidat akan menjalani studi dengan instruksi dalam bahasa Inggris. Bidang studi yang difasilitasi dengan program beasiswa ini meliputi bidang studi ekonomi, informatika, dan pertanian.
Peminat beasiswa ini bisa mengirimkan aplikasinya melalui Kedutaan Besar Republik Czech di negara asal kandidat. Aplikasi dikirimkan setelah mendapatkan persetujuan dari Kementrian Luar Negeri dan Kementrian Pendidikan di masing-masing negara asal kandidat. Aplikasi yang dikirimkan secara langsung melalui Kementrian Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Republik Czech tidak akan diproses.
Batas waktu aplikasi untuk beasiswa ini dibuka sampai 15 Januari 2011. Informasi mengenai penawaran beasiswa ini bisa dilihat di http://www.msmt.cz.

+++++++++++++++

BEASISWA LUAR NEGERI
Mau, S-2/S-3 di University of Hawaii?
Jumat, 22 Oktober 2010 | 11:04 WIB
KOMPAS.com — The East-West Center Graduate Degree Fellowship menawarkan beasiswa S-2 dan S-3 bagi mahasiswa/mahasiswi yang berasal dari Asia, Asia Pasifik, serta Amerika Serikat. Batas waktunya sampai 1 November 2010.
Kandidat akan diikutsertakan menjalani program-program penelitian di East-West Center sambil menyelesaikan studinya di University of Hawaii. Untuk gelar S-2 periode beasiswa diberikan selama 24 bulan, sementara untuk S-3 selama 48 bulan.
Bagi yang berminat, studi dan penelitian di The East-West Center dan University of Hawaii tentu sangat menarik. Keduanya berlokasi di sebuah pulau yang unik berlatar belakang masyarakat yang multikultur dan keragaman yang menarik.
Adapun skema beasiswa yang diberikan untuk program ini, antara lain, adalah biaya kuliah dan biaya hidup, asuransi kesehatan, tunjangan buku, honor bulanan, dan lain-lainnya.
Informasi beasiswa, syarat pendaftaran, dan format aplikasi bisa diperoleh melalui http://www.eastwestcenter.org. Batas aplikasi beasiswa ini hanya sampai 1 November 2010.

Tags: