Archive for ‘Its Malaysia, Stupid !’

December 8, 2014

Mahathir Mohamad: Orang Malaysia Memang Bodoh

Bodoh dan dengki ..
Headline

Foto : independent)
Oleh: Teguh Setiawan
web – Senin, 8 Desember 2014 | 12:56 WIB

INILAHCOM. Kuala Lumpur — Mantan perdana menteri Malaysia Mahathir Mohammad mengatakan orang Malaysia memang bodoh, dan tidak tahu mengelola perusahaan penerbangan.

Pernyataan ini muncul di tengah kabar Malaysia Airlines kali pertama akan mengangkat chief executive asing. Situs Malaysia kini melaporkan Christophe Mueller, sebelunya CEO penerbangan Irlandia Aer Lingus, akan memimpin maskapai penerbangan nasional Malaysia.

Hilangnya MH 370 dalam penerbangan Kuala Lumpur-Beijing, dengan 239 penumpang, dan penembakan MH 17di atas Ukraina yang menewaskan 298 penumpang, membuat reputasi maskapai negeri jiran itu anjlok.

Sebelum kedua bencana itu, Malaysia Airlines juga bermasalah dengan kondisi keuangan yang kronis. Terakhir, sebagai upaya memangkas biaya, Malaysia Airlines memberhentikan 30 persen karyawannya.

Mueller diperkirakan akan mulai memimpin Malaysia Airlines, Maret 2015.

November 29, 2014

Kapal Diusir, Media Jiran Tuding Jokowi Sekutu AS

TEMPO.CO , Jakarta:Media online asal Malaysia, Utusan.com menyebut bahwa Presiden Joko Widodo adalah sekutu Amerika Serikat. Dalam tulisannya berjudul “Maaf Cakap, Inilah Jokowi,” media tersebut menggambarkan mesranya hubungan antara Jokowi dan Amerika Serikat. (Baca : Usir Kapal, Kata Media Malaysia Jokowi Alihkan Isu

Menurut media tersebut, dalam kampanye Presiden sebelumnya, Jokowi sempat membantah kedekatannya dengan Amerika Serikat. Namun kini pemerintah menjalin kerja sama di bidang maritim dengan negeri Abang Sam itu. (Baca : Media Jiran: Jokowi Pakai Jurus ‘Ganyang’ Malaysia)

“Satu lagi yang perlu diketahui tentang Jokowi ialah hubungan dengan Amerika Syarikat (AS). Semasa berkempen dulu pernah tercetus isu bahawa Jokowi adalah proksi AS tetapi dia menafikan. Bagaimanapun Duta AS di Indonesia, Robert Orris Blake mengesahkan AS sedia menjalinkan kerjasama ketenteraan dan maritim pada era Jokowi.”

Hubungan bilateral itu, kata media online tersebut, menyiratkan istimewanya hubungan dengan Indonesia. Pada 1991, hubungan kedua negara sempat memanas karena kasus Timor Leste. “Ini seolah-olah mengiyakan Presiden Indonesia ini ada hubungan istimewa dengan AS kerana sejak 1991 Kongres AS mengharamkan penjualan senjata kepada Indonesia berikutan isu Timor Leste. Kini AS sanggup menyediakan sistem pertahanan dan pemantauan berteknologi tinggi di perairan Indonesia termasuk Selat Melaka.”

Mesranya hubungan Indonesia dan Amerika Serikat, juga disebut tak sehat.
“Pada era Jokowi, AS berpeluang meluaskan penguasaannya di sebelah sini selepas mempunyai pangkalan di Korea Selatan dan Jepun. Ini mungkin mencetuskan konflik dari sudut geopolitik negara yang berjiran dengan Indonesia. Ini suatu yang tidak begitu ‘sihat’ sebenarnya.”

Selain itu, media tersebut menulis juga bahwa Jokowi angkuh dan ingin melakukan kontroversi dengan Malaysia. Langkah pemerintah Indonesia menenggelamkan kapal bot nelayan Malaysia yang menerobos perairan Indonesia, memicu kontroversial.

Presiden Joko Widodo memang bersikap tegas terhadap kapal asing yang menerobos perairan Indonesia tanpa izin. Tak hanya diusir, kapal-kapal tersebut juga terancam ditenggelamkan.

UTUSAN.COM | DEWI

Waspadai Pencurian Ikan, Polisi Jaga Tepi Laut

Waspadai Pencurian Ikan, Polisi Jaga Tepi Laut

Kapal penangkap ikan yang terekam lensa saat Operasi Senyap di perairan Natuna. TEMPO/Ijar Karim

TEMPO.CO , Jakarta:Kepolisian memperketat patroli di wilayah perbatasan Indonesia untuk mencegah pencurian ikan. Menurut Kepala Divisi Humas Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia Inspektur Jenderal Ronny Frankie Sompie, Kepolisian berpatroli di wilayah tepian laut Indonesia untuk menjaga kelautan Indonesia dari ancaman kapal ilegal. “Karena kami hanya punya kapal berukuran kecil saja, jadi hanya mengawasi daerah laut yang mendekati pantai,” katanya, saat dihubungi Tempo, Jumat, 28 November 2014. (Baca : Media Jiran: Jokowi Pakai Jurus ‘Ganyang’ Malaysia)

Mabes Polri menempatkan lembaga di bawah Badan Reserse Kriminal Polri, Direktorat Polisi Air di tiap Polisi Daerah untuk mengawasi tepian laut itu. Namun tak semua Polda memiliki kapal. (Baca : Pengusaha Dukung Menteri Susi Tenggelamkan Kapal)

Meski demikian, ia tak dapat menyebutkan jumlah aparat yang diturunkan dalam tugas tersebut. Menurut dia, Bareskrim dan Direktorat Polisi Air telah mengadakan rapat untuk membahas maraknya pencurian ikan di lautan Indonesia. (Baca : Pengusaha Dukung Menteri Susi Tenggelamkan Kapal)

Dia menambahkan, kawasan pertengahan laut dan Zona Eksklusif Ekonomi (ZEE), telah diawasi oleh aparat Angkatan Laut. Alasannya, Angkatan Laut memiliki jumlah kapal yang memadai.

Pemerintah gencar mengawasi kapal-kapal nelayan dari negara tetangga yang menerobos perairan Indonesia. Langkah ini menuai protes dari media online di Malaysia, Utusan.com.

Menurut media tersebut, langkah Presiden Joko Widodo itu dinilai angkuh. Semestinya kapal-kapal yang tertangkap tak perlu ditenggelamkan, cukup diusir saja. Keputusan Jokowi itu dinilai pula bisa memicu ketegangan kedua negara.

PERSIANA GALIH

August 25, 2014

Alasan Keamanan, MH70 Gagal Terbang Lagi

Alasan Keamanan, MH70 Gagal Terbang Lagi

Pesawat Malaysian Airline. REUTERS/Bazuki Muhammad

TEMPO.CO, Kuala Lumpur – Pesawat Malaysia Airlines MH70 dilaporkan kembali mendarat di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur Malaysia sesaat setelah lepas landas pada Sabtu, 23 Agustus 2014. Pesawat yang dijadwalkan menuju Bandara Narita, Tokyo, ini lepas landas sekitar pukul 10.50 waktu setempat. Pesawat harus kembali 50 menit sesudahnya.

Mengutip laporan The Star edisi Sabtu lalu, insiden ini terjadi karena adanya masalah keamanan. Namun hingga saat ini tidak ada informasi resmi dari Malaysia Airlines mengenai hal ini. (Baca:Pemerintah Malaysia Kuasai Saham Malaysia Airlines)

Direktur Jenderal Departemen Penerbangan Sipil Malaysia Azharuddin Abdul Rahman menyatakan kepada AFP, seperti dikutipBBC pada Ahad kemarin, bahwa insiden itu benar terjadi. “Pesawat tidak bisa mempertahankan perbedaan tekanan kabin yang tepat untuk kenyamanan para penumpang. Itu bukan masalah besar,” kata Azharuddin.

Para penumpang kemudian melanjutkan penerbangan ke Tokyo, Jepang, dengan pesawat berbeda pada pukul 13.22 dan tiba dengan selamat pada pukul 20.44 waktu Malaysia. (Baca: 20 Jasad Korban Pesawat MH17 Tiba di Malaysia)

Malaysia Airlines masih menjadi sorotan dunia setelah mengalami dua kecelakaan besar dalam enam bulan terakhir, yakni hilangnya MH370 pada 8 Maret lalu dan kecelakaan MH17 pada 17 Juli di wilayah timur Ukraina. (Baca: Perusahaan Belanda Menang Tender Cari MH370)

August 11, 2014

Ketegasan Jenderal Moeldoko Terhadap Malaysia Dinilai Tepat

Malaysia atau malingsia memang harus diberi pelajaran keras !  Negeri tukang claim dan tukang caplok tanah orang harus diberi pelajaran.

  • 10 Agu 2014 09:26

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko memberikan amanatnya pada apel kesiapsiagaan terkait pengamanan pilpres 2014 di Lapangan Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta, Jumat (2/5/2014) (Liputan6.com/Faizal Fanani).

Liputan6.com, Jakarta – Panglima TNI Jenderal Moeldoko menegaskan akan membongkar tiang pancang mercusuar yang dibangun Malaysia di Tanjung Datu, Kalimantan Barat. Guru Besar Hukum Internasional Fakultas Hukum, Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana pun memuji pernyataan Moeldoko.

“Bila Malaysia hendak membangun Mercusuar di wilayah Landas Kontinen Indonesia maka Malaysia wajib meminta izin kepada Indonesia,” kata Hikmahanto di Jakarta, Minggu (10/8/2014).

Pernyataan keras Moeldoko itu didasarkan pada Perjanjian Landas Kontinen antara Indonesia dan Malaysia pada 1969 dan Konvensi Hukum Laut 1982 yang diratifikasi Malaysia dan Indonesia. “Berdasarkan Perjanjian Landas Kontinen, pemasangan tiang pancang berada dalam koordinat hak berdaulat Indonesia,” jelasnya.

Selanjutnya, sambung dia, Pasal 80 Konvensi Hukum Laut 1982 menyebutkan negara yang mempunyai hak berdaulat di landas kontinen mempunyai hak eksklusif untuk membangun dan memiliki kewenangan dan pengaturan atas instalasi yang dibangun di atasnya.

Menurut Hikmahanto, Malaysia mencoba mengulur-ulur waktu membongkar tiang pancang meski telah dilakukan perundingan. Malaysia terlihat hendak bertahan dalam membangun mercusuar dengan harapan pemerintah Indonesia lalai dan mengabaikannya.

“Protes dan keberatan Malaysia terhadap tindakan Indonesia untuk membongkar tidak akan mungkin, mengingat tiang pancang tersebut berada di landas kontinen Indonesia,” tukas Hikmahanto.

Sebelumnya, terkait pancang suar yang dibangun Malaysia di perairan Indonesia, hingga saat ini sudah 2 kali ada pertemuan antara Indonesia dan Malaysia. Panglima TNI Jenderal Moeldoko pun mendesak Malaysi membongkar tiang pancang mercusuar itu.

“Saya tegaskan, jika Malaysia tidak mau bongkar, maka kami TNI yang akan membongkarnya,” tegas Moeldoko. (Ant)

July 21, 2014

Lima negara paling rasis

Dari : http://www.merdeka.com/dunia/lima-negara-paling-rasis/yordania.html
Indonesia, Malaysia, India dan Saudi memang selevel urusan rasis nya.
1.Yordania

Merdeka.com – Menurut jajak pendapat World Value Survey, sebanyak 51,4 persen dari jumlah 6,5 juta penduduk Yordania menolak hidup berdampingan dengan ras lain.

Negara pendiri Liga Arab ini termasuk negara tingkat ekonomi menengah-atas. Yordania berbatasan dengan Arab Saudi di sebelah utara dan timur, Irak di sebelah timur laut, Suriah di sebelah utara, Palestina dan Israel di sebelah Barat.

Karena berada di Timur Tengah yang secara geopolitik selalu mengalami gejolak, Yordania kerap menjadi negara tujuan pengungsi dari negara-negara tetangganya.

2.India

Merdeka.com – Survei World Value menyatakan dari 1,2 miliar penduduk India, sebanyak 43,5 persen dinilai menolak hidup berdampingan dengan ras lain.

Negeri Sungai Nil yang merdeka pada 1947 ini dikenal dengan peradaban kebudayaannya yang cukup mendunia. Namun ternyata hal itu belum cukup untuk membuat warga India bisa menghargai ras lain.

India merupakan negara terbesar kedua penduduknya setelah China. Dengan banyaknya penduduk itu masalah ras menjadi hal yang “lumrah”. Belum lagi masalah perbedaan keyakinan

 

3.Malaysia

Merdeka.com – Dalam catatan World Value Survey sebanyak 20 hingga 39,9 persen rakyat Malaysia termasuk rasis.

Di Malaysia sendiri ada tiga etnis besar yang selama ini kerap bersinggungan dalam masalah sosial. Etnis Melayu menjadi yang terbesar, diikuti China, dan India.

Namun selama ini dari segi ekonomi dan pendidikan etnis Melayu atau bumiputera masih kalah dari etnis China.

Karena itulah Perdana Menteri Malaysia Najib Razak bulan lalu mengumumkan kebijakan yang akan mengistimewakan etnis Melayu di lapangan pekerjaan dan perumahan.

“Malaysia tidak akan sanggup mencapai target pembangunan menjadi negara berpenghasilan tinggi pada 2020 jika etnis terbesar (Melayu) diabaikan dalam partisipasi ekonomi,” kata dia dalam siaran televisi di Universitas Teknologi Mara, seperti dilansir surat kabar the Wall Street Journal, Ahad (15/9).

Kebijakan baru ini kembali mengingatkan peristiwa empat dekade lalu saat etnis Melayu marah dengan banyaknya etnis China lebih kaya. Kerusuhan itu menyebabkan banyak korban tewas dan sejumlah bangunan terbakar.

 

4.Indonesia

Merdeka.com – Survey yang diterbitkan koran the Washington Post itu menyebutkan sebanyak 30-39,9 persen penduduk Indonesia termasuk kategori rasis.

Dalam hal rasisme, Indonesia tidak berbeda jauh dengan kondisi di Malaysia, di mana etnis China dipandang lebih sukses dari segi ekonomi dan pendidikan hingga membuat warga etnis lain iri.

Peristiwa kerusuhan Mei 1998 menjadi catatan kelam dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Ketika itu sebagian besar korban kerusuhan merupakan etnis China.

 

5.Arab Saudi

Merdeka.com – Dari 29,1 juta penduduk Arab Saudi ada30-39,9 persen warga yang dianggap rasis.

Negara mayoritas muslim ini dikenal sebagai negara kaya minyak kedua di dunia dan menerapkan ajaran Islam ketat berpaham Wahabi.

Saudi berbatasan dengan Yordania dan Irak di sebelah utara, Kuwait di sebelah timur laut, Qatar, Bahrain, dan Uni Emirat Arab di sebelah timur, Oman di sebelah tenggara, dan Yaman di selatan.

Di Saudi kini sedikitnya ada sebanyak sembilan juta warga asing terdaftar dan dua juta lagi imigran ilegal.

Baca juga:

July 10, 2014

Cuitan Anggota Parlemen Malay yang dungu

Raut mukanya saja sudah bisa menggambarkan betapa..Mungkin Ahmad Dhani lebih cocok jadi warganegara Malaysia dan bergabung dengan  Bung Mokhtar Radin

Malaysian MP defends Hitler tweet: ‘I don’t know what’s wrong with people’

By Hilary Whiteman, CNN
July 10, 2014 — Updated 0320 GMT (1120 HKT)
This photo taken on May 19, 2010 shows Malaysian lawmaker Bung Mokhtar Radin, at left, and his second wife Zizie Ezette.
This photo taken on May 19, 2010 shows Malaysian lawmaker Bung Mokhtar Radin, at left, and his second wife Zizie Ezette.

STORY HIGHLIGHTS
  • Malaysian MP evokes Hitler in a tweet after Germany’s World Cup semi-final
  • Tweet drew incredulous responses, to which the politician replied
  • German ambassador to Malaysia said he “strongly rejects” the comparison

(CNN) — An over-excited Malaysian MP has provoked a barrage of scorn on Twitter with a six-word message of congratulations to Germany’s World Cup team.

“WELL DONE..BRAVO…LONG LIVE HITLER…”

The first words were fine.

It was the second three that triggered a flurry of incredulous tweets, starting with a simple “WTF?”

Bung Moktar Radin was reacting to the German team’s impressive 7-1 win over a struggling Brazil on Tuesday. The rout knocked the home team out of World Cup contention, causing grief in Brazil and elation in Germany.

The Malaysian MP sent the tweet to some 20,000 followers and then stayed online to send barbs back to his detractors.

To @shaike49’s contention that he was a “low class crazy MP,” the politician responded: “u can get lost… and enjoy with the loser..”

To @layzebone’s direct statement: “You’re an idiot… educate yourself,” the MP said “say its to ur self.”

An obviously avid football fan, Bung is a member of the United Malays National Organization, one of Malaysia’s largest and oldest political parties.

He remains unrepentant about his tweet, telling Malaysia’s Star Online, “I don’t know what’s wrong with people sometimes.”

“Hitler is part of history and the German team fought like how he did,” he said.

In a statement, Germany’s Ambassador to Malaysia Holger Michael said: “While we appreciate the admiration for the German football team, we strongly reject the unacceptable allusion to the fascist regime of Adolf Hitler.”

It remains illegal in Germany to glorify Hitler or the Nazi Party, or to display symbols of the regime including flags, uniforms and slogans.

On Wednesday, the Malaysian Chinese Association demanded an apology from the MP.

In a statement on its website, the group’s religious harmony bureau chairman Datuk Ti Lian Ker said he was “ashamed and appalled” by the tweet.

“From insulting women to disabled people, Kinabatangan MP Datuk Bung Mokhtar is no stranger to controversy, but now his zero common sense in attributing Germany’s win to Hitler will make Malaysia the centre of a negative attention once again.”

He went on: “It is bad enough that Malaysia has become (in)famous after some of our citizens were reported to have become militants by joining the terror group Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL); we do not need to be known as a country which supports neo-Nazism and its warped belief of genetic superiority of the Aryan race, and annihilation of ethnicities deemed inferior.”

April 2, 2014

The Raid Dilarang Tayang di Malaysia

The Raid Dilarang Tayang di Malaysia  

Poster film The Raid 2: Berandal (Istimewa)

TEMPO.COJakarta – Kabar mengejutkan datang dari film The Raid 2The Raid 2: Berandal dilarang tayang di Malaysia. Kabar ini pun sempat menghebohkan pengguna sosial media.

Berawal dari keluhan salah satu penikmat film kepada Gareth Evans, sang sutradara. “it’s banned here in malaysia. i’ll be moody the whole day, thanks,” tulis akun @JohannAffendy.

“as an indon living in KL, this is truly disappointing. F-it, another short weekend trip to JKT for the sequel.”

Menanggapi hal tersebut, Gareth menyatakan simpati, “Saya turut menyesal dengan hal itu.” (baca:Iko Uwais Anggap The RaidBerandal Lebih Dramatis)  

Sampai saat ini, belum ada alasan resmi dari pihak Malaysia atas pencekalan The Raid 2 tersebut. Di sisi lain, The Raid 2 meraih sukses di hari penayangan pertamanya di Indonesia.

The Raid 2: Berandal Movie memang dijadwalkan tayang di beberapa negara seperti, Malaysia, Thailand, Belgia, Irlandia, Inggris, Kanada dan Belanda.

 

 

+++++++++++++++++

 

Malaysia Harus Jelaskan Alasan Pencekalan “The Raid 2″

Selasa, 1 April 2014 | 15:10 WIB
The Raid2: Berandal.


PALEMBANG, KOMPAS.com
 — Politisi Partai Demokrat, Pramono Edhie Wibowo, mengatakan, Pemerintah Malaysia harus menjelaskan alasan pencekalan film The Raid 2 yang dibintangi aktor asal Indonesia, Iko Uwais. Menurutnya, film itu sebuah karya seni yang harus dihargai dan tanda bangkitnya industri kreatif di Asia.

“Sungguh sangat disayangkan kalau Pemerintah Malaysia mencekal peredaran film ini di Malaysia tanpa memberikan alasannya. Alasan pencekalan dibutuhkan untuk perkembangan industri kreatif di Indonesia maupun ASEAN,” ujar peserta Konvensi Capres Partai Demokrat ini, Selasa (1/4/2014).

Menurutnya, film laga yang sudah tayang serentak di bioskop Indonesia dan Amerika itu menuai pujian dari pengkritik film dunia saat diputar di Sundance Festival 2014. Pramono juga mendorong forum ASEAN Economic Community yang dijadwalkan efektif per Desember 2014 dijalankan dengan tulus.

“Saya berharap negara ASEAN benar-benar akan menjalaninya dengan tulus, dan bukannya malah melakukan pencekalan akan produk-produk baik asal negara tetangganya,” kata mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu.

Lebih lanjut, Pramono meminta agar Kementerian Luar Negeri RI bisa berperan aktif melakukan upaya mediasi dengan Pemerintah Malaysia.

“Saya berharap industri kreatif bisa makin berkembang pada kemudian hari dan menjadi primadona di sektor non-migas,” kata Pramono.

Di Indonesia sendiri, kontribusi bidang usaha industri film, video, dan fotografi mencapai Rp 8,4 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB) pada 2013. Angka ini naik 13,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sekitar Rp 7,4 triliun.

Seperti diberitakan, film laga The Raid 2: Berandal yang seharusnya tayang perdana di Malaysia pada 27 Maret lalu tidak kunjung tayang hingga hari ini. Pemerintah Malaysia melarang pemutaran film yang dibintangi Iko Uwais itu. Nusantara Edaran Film yang menjadi distributor lokal film karya sutradara asal Wales, Gareth Evans, membenarkan kabar pencekalan film tersebut. Alasan pencekalan film yang merupakan sekuel dari The Raid (2011) itu hingga saat ini belum jelas.

Situs berita hiburan Malaysia, Cinema Online, meminta pemerintah segera menjelaskan alasan pencekalan film ini.

March 27, 2014

Kasus MH370 Lumpuhkan Pariwisata Malaysia

Kasus MH370 Lumpuhkan Pariwisata Malaysia

Siswa-siswi sekolah memegang lilin saat mereka berdoa bagi penumpang pesawat Malaysia Airline MH370 di Lianyungang, Jiangsu, Cina (25/3). REUTERS/China Daily

TEMPO.COKuala Lumpur – Malaysia terancam rugi besar setelah pesawat maskapai penerbangan Malaysian Airlines dengan nomor penerbangan MH370 dinyatakan hilang. Analis dari riset pasar Forward Company, Luo Juan, mengatakan pada surat kabarSouth China Morning Post (SCMP), negara tersebut diperkirakan akan menderita kerugian hingga RM 4,2 miliar atau hampir Rp 14,6 triliun di bidang pariwisata.

“Angka tersebut mewakili 400 ribu hingga 800 ribu wisatawan Cina yang tidak ingin datang lagi ke Malaysia. Setiap turis menghabiskan rata-rata 10.000 yuan selama mereka tinggal di sana. Jika di total, kerugiannya akan mencapai 4 miliar hingga 8 miliar yuan,” kata Juan, seperti dilansir situs Malaysia Insider, Kamis, 27 Maret 2014.

Juan memprediksi hal ini setelah melihat kontroversi hilangnya MH370. Kejadian tragis itu mendorong banyak wisatwan Cina tidak mau ke Malaysia. Padahal, sebelumnya bagi masyarakat Cina, Malaysia merupakan tujuan wisata yang menarik. Namun, semenjak pemberitahuan bahwa MH370 dinyatakan hilang di Samudra Hindia, sejumlah warga Cina marah karena pihak Malaysia dinilai kurang memberikan informasi.

SCMP juga melaporkan bahwa permintaan perjalanan ke Malaysia di sejumlah agen perjalanan di Cina turun tajam. “Dalam dua minggu terakhir, jumlah klien dari Cina ke Malaysia turun 50 persen,” kata Dun Jidong, Manajer Ctrip.com, situs pemasaran travel terbesar di Cina.

Tak hanya itu, Lei Gei, seorang direktur pemasaran, juga mengaku layanan perjalanan ke Malaysia juga dibekukan sementara mulai 2 Mei nanti. “Sebab, setelah MH30, jumlah permintaan perjalanan ke Malaysia turun menjadi hampir ke angka nol,” kata Lei.

Di sisi lain, Menteri Pariwisata Malaysia Datuk Seri Mohammed Nazri Aziz mengatakan Malaysia juga menangguhkan kampanye Visit Malaysia 2014. “Kementerian telah menghentikan tur promosi, terutama di Cina, sampai MH370 ditemukan sebagai tanda penghormatan kepada keluarga dan para penumpang,” kata Aziz.

Adapun Juan memperkirakan pemulihan keadaan mungkin bisa diatasi dalam waktu paling cepat setahun. Namun, kata dia, ini tergantung seberapa besar efek boikot pada industri pariwisata di Malaysia.

RINDU P. HESTYA | MALAYSIA INSIDER

+++++++++++++++++++

 

Kasus MH370, Ini Sebab Turis Cina Ogah ke Malaysia

TEMPO.COBeijing – Hilangnya Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 di Samudra Hindia begitu meninggalkan kesedihan bagi warga Cina. Dari jumlah 239 penumpang, 153 di antaranya adalah warga Cini. Sebagai efek kecelakaan tersebut, kini orang-orang Cina tidak lagi ingin melancong ke Malaysia.

“Turis sudah tidak mau lagi mempertimbangkan untuk jalan-jalan ke sana. Banyak yang memiliki kesan negatif terhadap negara itu sekarang,” kata pemilik agen perjalanan Travel Comfort, Guangzhou, yang berfokus pada wisata ke Asia Tenggara.

Sebagian warga Cina mengaku kecewa dengan pemerintah Malaysia yang lambat dalam mencari MH370. Mereka juga menilai pemerintah menutup-nutupi informasi penting terkait hilangnya pesawat Malaysia Airlines yang berangkat dari Kuala Lumpur menuju Beijing itu.

“Awalnya saya sedang mempertimbangkan perjalanan ke Malaysia tahun ini, sekarang saya berpikir bahwa mereka sangat menjijikkan. Mereka berbohong kepada semua orang selama setengah bulan,” kata seorang pengguna Sina Weibo, Twitter versi Cina.

Sebelum kasus ini, masyarakat Cina mengaku bahwa Malaysia adalah negara wisata yang menarik. Bahkan, pelancong dari Negeri Tirai Bambu itu menyumbang 12 persen angka wisatawan di Malaysia.

Situs berita Cina melakukan survei terkait apakah masyarakat Cina masih ingin berkunjung ke Malaysia setelah insiden ini. Hasil survei menunjukkan sekitar 77,5 persen atau lebih dari 21.000 peserta mengaku kecelakaan MH370 mempengaruhi niat mereka untuk berkunjung ke Negeri Jiran itu.

RINDU P HESTYA | VOA NEWS

March 19, 2014

Media Malaysia Sebut RI Bantu AS Sembunyikan MH370

Dasar  kelakuan malay atau malingsia ( yang pasti bukan truly asia !).. dalam keadaan kritis dan genting justru  menuduh orang lain..

SELASA, 18 MARET 2014 | 20:26 WIB

 

Media Malaysia Sebut RI Bantu AS Sembunyikan MH370

Bandara di kepulauan Diego Garcia. Bandara ini merupakan salah satu bandara yang ada di silmulalator di rumah pilot MH370, Kapten Zaharie Ahmad Shah. mst.edu

 

TEMPO.CO,  Kuala Lumpur – Media pemerintah Malaysia menulis laporan yang menyatakan pesawat Boeing 777-200ER dengan nomor penerbangan MH370 yang hilang disembunyikan oleh Amerika Serikat, tepatnya di Pangkalan Militer Diego Garcia, Samudra Hindia.

Laporan Utusan Malaysia yang berjudul “MH370 disembunyi di pangkalan AS di Diego Garcia?” ini dipublikasikan pada 17 Maret 2014.

Media pemerintah Malaysia itu mengutip artikel di situs Cabal Times, sebuah portal berita yang mengaku berisi informasi tentang konspirasi.

Menurut portal Cabal Times, sekiranya spekulasi pesawat itu terbang ke pangkalan tentera AS di Diego Gracia adalah benar, radar Indonesia sudah pasti mengesan kedudukan pesawat tersebut,” tulis Utusan Malaysia. “Mengesan” dalam bahasa Indonesia berarti “mengetahui”.

Namun, persoalannya Indonesia yang dipercayai negara terlibat dalam gerakan ‘rahasia globalisasi’ atau pakatan Barat yang mempunyai agenda tertentu, sudah pasti berdiam diri tentang apa yang mereka kesan pada radar mereka, dakwa portal itu,” tulisUtusan Malaysia.

Kabar itu langsung dibantah oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.
“Kedutaan Besar Indonesia dengan tegas membantah tuduhan bahwa Indonesia terlibat dalam gerakan ‘rahasia globalisasi’ atau koalisi Barat yang memiliki agenda tertentu,” demikian pernyataan KBRI Kuala Lumpur yang diterima Tempo, Selasa, 18 Maret 2014.

KBRI menyesalkan penerbitan berita berisi spekulasi oleh Utusan Malaysia yang disebut tidak memiliki data pendukung sama sekali dan hanya merupakan halusinasi seseorang untuk menciptakan kebingungan publik itu.

“Terlebih lagi tulisan itu sangat melukai perasaan keluarga para penumpang, termasuk penumpang warga negara Indonesia, yang sedang dalam kondisi teramat sulit dan bersedih,” kata KBRI Kuala Lumpur.

Menurut KBRI Kuala Lumpur, sejak  pesawat Malaysia Airlines MH370 dilaporkan hilang pada 8 Maret 2014, pemerintah Indonesia merupakan salah satu negara yang pertama kali memberi dukungan atas upaya pencarian pesawat itu dengan mengerahkan delapan kapal dan tiga pesawat serta sejumlah besar personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Badan SAR Nasional (Basarnas).

Komitmen Indonesia tersebut didasarkan pada semangat ASEAN dan hubungan dengan Malaysia yang sangat kuat.

Ditegaskan pula pemerintah Indonesia sepenuhnya mendukung fokus operasi pencarian pesawat hingga ditemukan dan meminta semua pihak bersabar serta memberi kepercayaan kepada para ahli yang terlibat dalam pencarian.

“Untuk itu, Indonesia juga meminta agar spekulasi yang tidak bertanggung jawab segera dihentikan karena tidak membantu upaya dalam menemukan pesawat MH370 yang menjadi tujuan utama operasi pencarian yang melibatkan tidak kurang dari 25 negara,” kata KBRI dalam siaran persnya.

NATALIA SANTI

Berita tepopuler

March 19, 2014

Malaysia Biarkan MH370 Lolos Terbang Entah Kemana

Ini adalah  balasan  dari Yang Maha Kuasa atas  pembiaran Malaysia terhadap 2 warga nya yang menteror Indonesia : Nurdin M Top dan Azhari. Selain perlakuan sewenang wenang Malaysia terhadap TKI .
 
 
 
 
www.inilah.comonFollow on Google+
 

 

 
 
 
Headline
Dugaan dua koridor penerbangan MH370 Malaysia Airlines MH370 Kuala Lumpur-Beijing – malaysiakini.com
 
Oleh: Bachtiar Abdullah
web – Rabu, 19 Maret 2014 | 10:42 WIB
 
 

INILAHCOM, New York – Saat sebuah pesawat tak dikenal melintas di udara, reaksi alamiah mestinya mengacak radar jet tersebut dan mencegatnya. Tapi itu tidak dilakukan Malaysia, ketika radar militer menangkap pesawat Malaysia Airlines MH370.

Padahal, MH370 saat itu terbang ke arah barat setelah berbelok arah di atas Teluk Thailand, tak terdeteksi militer, lalu terbang di sepanjang Semenanjung Malaysia, menurut laporan yang ditulis New York Times.

“Di dalam ruang kendali Tentera Udara Diraja Malaysia (RMAF) di pantai barat ada empat orang awak pertahanan udara Malaysia di dalamnya, tapi tak berbuat apa-apa ketika melintas pesawat tak dikenal pada 8 Maret, meskipun dua jet tempur F-18s dan F-5 bikinan AS nongkrong di sana,” tulis laporan itu.

Kegagalan melakukan pencegatan ini bukan saja melanggar keamanan udara, yang membuat Malaysia rentan diserang, tetapi juga berarti Malaysia kehilangan kesempatan mencegat Penerbangan MH370 yang kemudian terbang entah kemana.

“Jika pesawat itu tercebur di selatan Samudra Hindia, seperti yang dikatakan para ahli penerbangan, maka reruntuhannya akan mengambang sejauh ratusan kilometer, yang makin menyulitkan pencarian kokpit dan perekam data yang tenggelam,” tulis koran New York ini.

Awak pertahahanan udara RMAF di Butterworth gagal melaporkan kedipan pada radar pertahanan dan lalu lintas udara, dan krew di dua instalasi radar di Kota Baru juga gagal melaporkan penyusupan yang sangat nyata ini.

Laporan ini menyebutkan milter Malaysia baru menyadari kontak ini pada radar mereka setelah mengulas rekaman data beberapa jam setelah MH370 hilang dari radar sipil pada pukul 01:21, Sabtu 8 Maret, di atas Teluk Thailand.

Kepala Staf RMAF Marsekal Rodzali Daud baru tahu data radar pada hari kelima usai MH370 dilaporkan hilang, setelah pencarian di Laut China Selatan berbuah nihil. RMAF kemudian mencari kepastian apakah detak “ping” itu betul dari MH370.

PM Najib Razak pada hari kedelapan hilangnya MH370 mengumumkan penangguhan pencarian di Laut China Selatan, dan kini Malaysia menggunakan data dari radar militer dengan fokus pada dua koridor. Koridor pertama membentang antara perbatasan Kazakhstan dan Turkmenistan menuju perbatasan Thailand utara. Koridor kedua dari Indonesia ke selatan Samudra Hindia.

Lokasi-lokasi pencarian ditentukan Malaysia berdasar data militer dan bunyi ping dari satelit yang dikirim secara otomatis oleh MH370, meskipun sistem komunikasi secara misterius dimatikan. Pencarian MH 370 memasuki hari kesepuluh dan meliputi kawasan yang demikian luas, meliputi 11 negara dan wilayah-wilayah terpencil Samudra Hindia.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 85 other followers