Posts tagged ‘Health & Sex’

May 10, 2011

Ini Alasan Pria Suka Payudara Wanita!

Nggak salah Melinda Dee

Ini Alasan Pria Suka Payudara Wanita!

Oleh Dahlia Krisnamurti | Inilah – Sen, 9 Mei 2011
KONTEN TERKAIT
Perbesar Foto
Ini Alasan Pria Suka Payudara Wanita!
INILAH.COM, Jakarta – Payudara adalah salah satu keindahan dari tubuh wanita. Bahkan ‘ukuran’ sepasang payudara yang dimiliki seorang perempuan saja bisa berbeda.

Dilansir Daily Mail, menurut penelitian, saat bertemu wanita, 47% pria langsung mengarahkan matanya pada payudara. Penelitian itu dilakukan oleh University of Wellington, New Zealand.

Dalam penelitian itu, para responden pria diminta melihat enam gambar wanita yang sama. Saat itu, para peneliti merekam ke mana mata pria tertuju untuk pertama kalinya, berapa kali mereka melihat dan berapa lama tatapan itu berlangsung.

Hasilnya?
“80% mata responden langsung tertuju pada payudara dan bagian tengah tubuh. Pria secara konsisten melihat pada payudara ketimbang bagian tubuh lainnya,” ujar seorang peneliti.

Lantas apa yang membuat pria begitu tertarik pada payudara?
Berikut ini jawaban beberapa pria seperti dilansir iVillage:

Menenangkan

Sejumlah pria menganggap payudara bagian tubuh yang menenangkan. Hal itu terkait dengan fungsi bagian tubuh itu, untuk menyusui. Payudara mengingatkan mereka pada fungsi itu dan kehangatan ibu saat sedang memberikan bayi ASI.

Simbol Kesuburan

Pria menganggap payudara adalah simbol kesuburan, pengasuhan dan kelangsungan hidup seorang makhluk hidup. Wanita yang memiliki payudara dianggap memiliki kemampuan menghasilkan keturunan.

Kunci untuk Membuat Wanita Bergairah

Pria-pria tentu paham kalau wanita akan bergairah saat payudaranya disentuh. Oleh karena itu, pria suka pada bagian tubuh itu, apapun ukurannya. Dengan hanya menyentuh payudara, pria yakin mereka bisa membuat libido wanita meningkat.

Pria Makhluk Visual

Tidak seperti wanita yang bisa bergairah hanya dengan membaca novel erotis, pria butuh stimulasi visual jika ingin libidonya meningkat. Payudaralah yang dianggap dapat menjadi stimulasi tersebut. Ketimbang bagian tubuh yang bisa membuat pria bergairah, payudara dianggap bagian tubuh yang paling indah.

Payudara Dianggap Tabu

Menunjukkan bagian tubuh, terutama bagian intim seperti payudara, dianggap tabu untuk beberapa kalangan. Oleh karena itu, pria pun semakin penasaran. Semakin ditutup, pria akan semakin mencari tahu. [mor]

Advertisements
Tags:
May 10, 2011

Indonesia Pasar Besar bagi Singapura

Etos pelayanan bangsa Indo ini : parah ! Mana ada layananan yang ok di Indonesia ! akibatnya menjadi kesempatan bagi negera tetangga.

++++
Selasa,
10 Mei 2011
LAYANAN KESEHATAN
Indonesia Pasar Besar bagi Singapura
Singapura, Kompas – Masyarakat Indonesia merupakan pasar besar bagi pelbagai klinik dan rumah sakit di Singapura.

Senior Vice President Singapore Medical Group (SMG) Limited, Saw Chit Aung, mengatakan, pasien dari Indonesia dan Malaysia merupakan klien asing terbesar yang mereka layani. ”Selebihnya dari sejumlah kawasan Asia lain, seperti Vietnam, Myanmar, dan Filipina,” kata Saw usai acara briefing tentang Teknologi Bedah Mata dan Tulang, Jumat (6/5) di Singapura.

SMG memiliki jaringan klinik di Singapura yang khusus menyediakan layanan dokter spesialis, baik rawat jalan maupun bedah minor. Bagi pasien dari negara lain, SMG membantu menyediakan informasi medis, membuatkan perjanjian dengan tenaga medis, mengatur visa dan akomodasi, memberikan pelayanan secara personal, serta jasa penerjemah.

Menurut Saw Chit Aung, Indonesia menjadi pasar lantaran jumlah penduduk yang besar, secara geografis dekat dengan Singapura, dan sejumlah teknologi kesehatan belum ada di Indonesia. Selain itu, sebagai sesama negara di Asia, komunikasi lebih mudah dan secara psikologis tidak banyak halangan.

Setiap tahun jumlah pasien asal Indonesia di SMG terus meningkat. Saw tidak dapat menyebutkan angka konkret peningkatan dari tahun ke tahun, setidaknya sekitar 500 pasien Indonesia berobat ke klinik itu tahun lalu. Melihat tingginya minat berobat di Singapura, SMG mempunyai fasilitator di sejumlah kota besar di Indonesia yang membantu para pasien dari Indonesia untuk berobat ke negeri itu.

SMG membidik pasien dari daerah-daerah di Indonesia yang masih kekurangan dokter spesialis. ”Di Jakarta dan Surabaya relatif banyak dokter spesialis, tetapi kota di luar Jawa, khususnya di Sumatera yang dekat dengan Singapura, dokter spesialis tidak sebanyak di kota-kota di Jawa. Itu yang mendorong SMG membuat semacam cabang di Medan,” kata Saw.

Dokter ahli bedah ortopedi yang berpraktik di SMG, Kevin Lee, kerap melayani pasien asal Indonesia yang mengalami masalah dengan tulang sejak berpraktik di National University Hospital. Ia heran banyak orang Indonesia berobat ke Singapura.

Respons cepat

Juli Chiang (45), misalnya, membawa ayahnya, Gondo (77), yang terserang kanker, dari Surabaya berobat di Singapura. Juli meyakini, dokter-dokter di Indonesia tidak kalah dengan Singapura dalam hal kompetensi dan terapi. Namun, dalam hal sistem yang dapat memberikan kenyamanan kepada pasien, dokter dan rumah sakit Indonesia masih jauh tertinggal.

Juli mendengar banyak pengalaman dari kerabat dan teman tentang dokter yang menangani terlalu banyak pasien, terkadang salah diagnosis, dan respons kepada pasien tidak cepat. Padahal, di tengah kondisi sakit, respons cepat, termasuk di luar jam konsultasi klinik, sangat diharapkan.

(INE)

February 17, 2011

‘Perketat konsumen rokok dalam RUU’

‘Perketat konsumen rokok dalam RUU’
Bisnis 16 Februari 2011
OLEH TOMY SASANGKA
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Aliansi Masyarakat
Tembakau Indonesia mendesak
agar RUU tentang Pengendalian
Dampak Produk Tembakau terhadap
Kesehatan memperketat
batasan penjualan rokok.
Ketua Umum AMTI Sudarya
mengatakan pengetatan tersebut
dapat dilakukan antara lain dengan
memuat pasal yang melarang
penjualan produk tembakau
atau rokok kepada anak di
bawah umur.
”Larang penjualan produk
tembakau kepada anak di bawah
usia 18 tahun,” ujarnya di jakarta
awal pekan ini.
AMTI pekan lalu telah memenuhi
undangan Badan Legislasi
(Baleg) DPR untuk memberikan
masukan perumusan naskah
RUU Pengendalian Dampak Produk
Tembakau terhadap Kesehatan.
AMTI, menurut Sudaryanto,
secara tegas menyatakan bahwa
produk tembakau memiliki risiko
kesehatan. Oleh karena itu,
lanjutnya, organisasi tersebut
menyampaikan keprihatinan atas
permasalahan anak merokok di
Indonesia.
Namun, AMTI juga meminta
Baleg DPR uturut mempertimbangkan
juga keberadaan industri
tembakau yang menjadi tumpuan
jutaan tenaga kerja. Di
samping itu juga melihat skala
dan peran industri tembakau
bagi perekonomian nasional
yang tidak dapat disamakan dengan
negara-negara lain.
Sudaryanto menegaskan bahwa
AMTI menegaskan tidak antiregulasi,
bahkan mendukung
dan mendorong terciptanya kerangka
hukum yang memberikan
kepastian usaha yang adil.
“Kami percaya bahwa RUU
yang adil dan berimbang akan
menciptakan stabilitas bagi semua
pihak yang terlibat di dalam
sektor tembakau. Selain itu, dapat
menjadi pemersatu semua
pihak terkait, termasuk pabrikan,
petani tembakau dan cengkih,
pemerintah, DPR, dan organisasi
pemerhati kesehatan
masyarakat,” tuturnya.
Dia menambahkan AMTI sendiri
telah menyampaikan naskah
RUU Pengendalian Produk Tembakau
berikut naskah akademisnya
kepada DPR pada 6 Desember
2010.
Naskah RUU tersebut merupakan
hasil perumusan dan
pengkajian Pusat Studi Ekonomi
Kerakyatan Universitas Gadjah
Mada, Yogyakarta.
Dalam naskah RUU itu, antara
lain dimuat materi soal pelarangan
penjualan produk tembakau
kepada anak di bawah 18 tahun,
pembatasan iklan dan promosi
dan sponsorship produk tembakau
yang lebih ketat.
Selain itu, pembatasan ruang
merokok dengan memperhatikan
hak nonperokok dan hak
perokok; dan pencantuman tulisan
peringatan yang lebih besar
dan jelas pada kemasan produk
tembakau.
Materi lainnya adalah pembinaan
bagi petani tembakau dan
cengkih serta pembentukan Badan
Tembakau Indonesia yang
berfungsi sebagai badan pengawas
regulasi atas segala hal
yang berkaitan

November 25, 2010

Kolusi dokter-farmasi sulit diberantas

karena sulit diberantas orang jadi lebih percaya sama dukun

++++

Kolusi dokter-farmasi sulit diberantas
Selasa, 23/11/2010 22:23:49 WIB
Oleh: Afriyanto
JAKARTA: Praktik kolusi antara dokter dan perusahaan farmasi sulit diberantas karena mereka tidak mengindahkan kode etik. Bahkan, sistem jaminan kesehatan universal (universal coverage) diyakini tidak mampu membendung praktik kurang terpuji tersebut.

Ketua Sub-komite Marketing Practices IPMG (International Pharmaceutical Manufacturers Group) Gilbert Julien mengatakan praktik kolusi antara dokter dan perusahaan farmasi terjadi karena mereka lebih mengutamakan kepentingan pribadi ketimbang kepentingan pasien.

“Kode etik dilanggar. Akibatnya, pasien dirugikan,” ujarnya di Jakarta, hari ini.

Menurut dia, selama masih ada oknum yang melanggar kode etik, praktik kolusi itu akan terus terjadi.

IPMG, lanjutnya, telah menyusun buku pedoman yang mengatur tentang kode etik pemasaran produk farmasi. Aturan tersebut sangat ketat dan dilengkapi dengan sanksi tegas bagi yang melanggar kode etik tersebut.

“Dengan kode etik ini diharapkan tidak ada anggota IPMG yang melakukan kolusi dengan dokter.”

Medical representative sebagai ujung tombak pemasaran produk farmasi juga harus memiliki integritas yang tinggi, berdedikasi dan jujur.

Gilbert Julien yang juga Presdir Sanofi-aventis Indonesia, menegaskan universal coverage yang secara bertahap mulai diimplementasikan di Indonesia juga tidak akan mampu meredam praktik kolusi antara dokter dan perusahaan farmasi.

Sebab, praktik kolusi ini sudah menjadi ‘budaya’, tidak hanya di sektor farmasi tetapi juga merambah hampir semua sektor industri di Tanah Air.

Universal coverage menurut Julien hanya dapat menekan harga obat dan memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat.(yn)

Tags:
November 12, 2010

Kelak, Cokelat Semahal dan Selangka Kaviar

Wow, mulai dari sekarang segera tanam pohon coklat ..

++++
Kelak, Cokelat Semahal dan Selangka Kaviar
Elin Yunita Kristanti
JUM’AT, 12 NOVEMBER 2010, 11:33 WIB
VIVAnews — Anda pecinta cokelat? Mungkin ini saatnya anda memuaskan hasrat mengemil penganan favorit ini.

Apa sebabnya? Bahan baku cokelat terancam langka dan makin mahal di pasaran.

Seperti dimuat situs LiveScience, Kamis 11 November 2010, di saat orang-orang di dunia mencari kenikmatan dari rasa cokelat lezat, petani-petani justru beralih dari tanaman kakao.

Jurang perbedaan antara penawaran dan permintaan telah mendorong kenaikan harga kakao dua kali lipat dalam enam tahun. Harga saat ini adalah posisi tertinggi sepanjang masa selama tiga dekade terakhir.

Petani di Ghana dan Pantai Gading terpaksa beralih karena hasil yang mereka peroleh dari cokelat sangat sedikit. Padahal, mereka adalah penyuplai 40 persen coklat dunia.

Sementara, tenaga kerja di perkebunan kakao di Afrika juga makin langka. Para pemuda memilih hengkang dan pindah ke kota, di mana mereka bisa hidup lebih layak.

Meski kakao juga tumbuh di Amerika Selatan, Karibia dan Asia, namun jumlahnya tak cukup untuk memenuhi nafsu global untuk coklat.

Para ahli memperkirakan, cokelat akan menjadi semakin mahal dan langka. Dalam 20 tahun mendatang, harga cokelat diperkirakan di luar jangkauan masyarakat kebanyakan.

John Mason dari Peneliti Konservasi Alam Ghana, bahkan memperkirakan cokelat senasib dengan kaviar di masa kini. Kelak, hanya orang kaya bisa makan cokelat.

Ini jelas berita buruk bagi para chocoholics atau orang yang mengandalkan cokelat untuk menurunkan tingkat depresi. Atau bagi siapapun yang menyadari betapa berkhasiatnya cokelat.

Cokelat mengandung antioksidan dan flavonoid yang berguna dalam mencegah radikal bebas yang menjadi penyebab kanker. Antioksidan dan flavonoid merupakan bahan penting bagi aspirin dan mencegah penggumpalan darah. Lemak coklat sendiri berfungsi sama seperti minyak zaitun dan mengandung mineral esensial yang baik untuk memperkuat tulang, rambut, kuku dan juga kulit. Hal ini juga berguna untuk mencegah penuaan.

Menurut penelitian dari Universitas California, Sandiego School of Medicine, Beatrice Golomb, cokelat manjur pada orang yang stres — mulai dari tingkat stres ringan hingga depresi, mengaku makan cokelat saat suasana hati mereka drop.

Ternyata, cokelat mengandung molekul psikoaktif yang dapat membuat pemakan cokelat merasa nyaman. Beberapa kandungan cokelat seperti caffeine, theobromine, methyl-xanthine dan phenylethylalanine dipercaya dapat memperbaiki mood, mengurangi kelelahan sehingga bisa digunakan sebagai obat anti-depresi. (umi)

Lihat link cocoa bean

Tags:
August 19, 2010

Terinspirasi Video Ariel, Pelajar Perkosa Gadis di Bawah Umur

Beginillah kalau nggak ada pendidikan sex

+++

Terinspirasi Video Ariel, Pelajar Perkosa Gadis di Bawah Umur
KAMIS, 19 AGUSTUS 2010 | 07:54 WIB
Besar Kecil Normal
TEMPO Interaktif, Kediri – Pengakuan mengejutkan disampaikan para pelajar yang menjadi pelaku pemerkosaan terhadap gadis di bawah umur. Mereka mengatakan tergiur melakukan itu setelah menonton video porno Ariel Peterporn.

Kepala Kesatuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kediri Ajun Komisaris Rofiq Ripto Himawan mengatakan pelaku yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas ini mengaku mengkoleksi film-film porno di rumahnya. Salah satunya adalah adegan mesum Ariel Peterporn bersama artis Cut Tari dan Luna Maya. “Mereka kebanyakan nonton film porno,” kata Rofiq, Kamis (19/8). Dua bulan lalu, beredar video porno Ariel eks-Peterpan. Namun, hingga saat ini Ariel membantah orang dalam video tersebut adalah dirinya.

Hal itu pula yang melatarbelakangi FT, RI, dan SR melakukan hubungan intim dengan korban yang masih berusia 13 tahun. Tak hanya memaksa korban berhubungan, perbuatan itu juga direkam menggunakan kamera ponsel Nokia N-73, persis seperti yang dilakukan Ariel saat melakukan adegan panas dengan dua lawan mainnya.

Menurut Rofiq, perbuatan itu dilakukan sebanyak tiga kali di dua tempat berbeda. Pertama dilakukan di sebuah tempat wisata di Desa Sumber Pancu, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, pada hari Kamis, (5/8). Di tempat itu RI dan SR melakukan hubungan intim secara bergantian terhadap korban. Hal ini tampak dari tayangan rekaman video yang mereka buat.

Perbuatan kedua dilakukan tiga hari berikutnya, Minggu (8/8), di rumah RI di Desa Kepung Timur, Kecamatan Kepung. Perbuatan mesum ini dilakukan di ruang tamu pelaku dengan melibatkan satu pria lain. Dia adalah FT, bocah berusia 16 tahun yang saat ini sedang dalam pengejaran polisi.

Sementara perbuatan berikutnya dilakukan pada hari Minggu (15/8), dengan lokasi tetap di rumah RI. Rumah itu sendiri memang terlihat sepi karena sering ditinggal anggota keluarga RI. Hanya saja perbuatan mesum kali ini tidak diabadikan dengan kamera.

Selain menangkap RI dan SR, polisi juga mengamankan IK, pelajar Sekolah Teknik Menengah (STM) Canda Bhirawa yang juga teman sekolah pelaku. Dia diketahui sebagai perekam atau pengambil gambar adegan tersebut menggunakan ponsel miliknya.

Meski tidak terbukti turut melakukan perbuatan itu, IK tetap ditahan kepolisian karena mengetahui perbuatan perkosaan itu dan menyebarluaskan kepada teman-temannya. “Mereka bisa dijerat pasal berlapis,” kata Rofiq.

HARI TRI WASONO

August 15, 2010

BPOM: Rokok elektrik dilarang beredar

Produk2 China mengerikan…

++++
Jumat, 13 Agustus 2010 | 13:06

ROKOK ELEKTRIK

BPOM: Rokok elektrik dilarang beredar

JAKARTA. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan mengusulkan kepada Kementerian Kesehatan (Kemkes) dan Kementerian Perdagangan (Kemdag) untuk segera melarang peredaran rokok elektrik supaya tidak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.

“Saat ini kami sedang mempersiapkan kajian untuk dikoordinasikan dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perdagangan,” kata Kepala BPOM, Kustantinah di Jakarta, Jumat (13/8).

Kustantinah menyebutkan, rokok elektrik yasng menyerupai rokok putih atau rokok biasa itu memiliki baterai dan cartridge yang isinya nikotin dan zat kimia berbahaya lainnya. Bahkan, kandungan zat kimia yang ada dalam rokok elektrik itu bisa lebih berbahaya dari rokok biasa. “Kalau rokok elektrik, itu isinya nikotin yang langsung diisap, sedangkan rokok biasa masih ada tembakau dan kandungan zat lainnya,” kata Kustantinah.

Menurut Kustantinah, saat ini pihaknya tidak pernah memberikan izin kepada produsen rokok elektrik. Itu artinya, rokok elektrik yang beredar di wilayah Indonesia adalah rokok elektrik ilegal yang tidak memiliki sertifikat layak untuk digunakan oleh manusia. “Yang kami temukan di beberapa daerah itu ilegal,” kata Kustantinah sembari memperlihatkan temuannya kepada wartawan.

Peredaran rokok elektrik yang ditemukan di China tahun 2003 lalu sudah dilarang oleh beberapa negara termasuk oleh Pemerintah China sendiri. Selain itu, negara lain seperti Amerika Serikat, Jepang, Australia, dan juga Brazil melarang beredarnya rokok elektrik tersebut yang diketahui oleh BPOM lebih berbahaya dari rokok biasa.

Mengenai kapan waktu pelarangannya, BPOM mengaku masih melakukan kajian untuk diteruskan kepada Kemkes dan Kemdag.

“Namun, sebelum itu, BPOM akan tetap melakukan pengawasan dan bisa melakukan pengamanan dan ini sudah masuk makanan dan ini merupakan, untuk penyidikan,” katanya.

Tags:
June 20, 2010

Penyakit Menular Seksual Meningkat?

Penyakit Menular Seksual Meningkat?
Minggu, 20 Juni 2010 | 03:53 WIB

dr Samsuridjal Djauzi

Saya dokter muda yang sedang menunggu ujian nasional kompetensi dokter umum Indonesia. Saya lahir di Sumatera, tetapi saya ingin berdinas di bagian lain Indonesia, kalau mungkin di Maluku atau Papua. Saya ingin mengenal Tanah Air kita yang luas ini.

Saya menulis surat ini ke dokter karena sudah lama saya merasakan bahwa penyakit menular seksual merupakan salah satu penyakit yang menjadi masalah kesehatan pada remaja. Selama saya bekerja di klinik penyakit kulit dan kelamin, saya sering bertemu dengan pasien yang usianya tak jauh dengan saya dan mereka menderita infeksi menular seksual. Penyakit menular seksual seperti kencing nanah, sifilis, kutil kelamin atau jengger ayam dapat dengan mudah ditemukan.

Saya tak menyangka penampilan pasien remaja tersebut yang tampaknya bersih tetapi ternyata menderita penyakit menular seksual. Mereka juga tak terlalu khawatir dengan penyakit tersebut karena menurut mereka banyak teman sebaya mereka yang juga menderita penyakit yang sama. Saya heran penyakit sifilis yang menurut kepustakaan sudah jarang ditemukan di Indonesia, pada klinik tersebut cukup sering ditemukan.

Tampaknya sekarang terjadi paradoks. Informasi semakin mudah diakses, obat baru, termasuk antibiotik, semakin banyak tetapi penyakit menular seksual di negeri kita justru meningkat. Apakah yang menyebabkan keadaan ini. Padahal, remaja kita sudah akrab dengan internet sehingga akan mudah mencari informasi mengenai penyakit menular seksual, termasuk upaya mencegahnya.

Apa yang dapat dilakukan sehingga penyakit menular seksual, terutama di kalangan remaja, dapat diturunkan. Saya khawatir kesehatan reproduksi remaja yang tidak sehat akan dapat menimbulkan ketidaksuburan bahkan juga menimbulkan kecacatan pada anak yang dilahirkan. Khusus untuk tugas saya nanti, menjadi dokter di daerah, apa yang dapat saya lakukan dalam memberantas penyakit menular seksual. Apakah saya perlu melakukan penyuluhan ke sekolah? Mohon pendapat dokter.

M di J

Saya juga berharap Anda akan lulus ujian kompetensi dokter umum. Ujian ini dilakukan agar lulusan pendidikan kedokteran kita mempunyai kompetensi yang disyaratkan sebagai kompetensi dokter umum. Dengan demikian, Anda tak akan mendapat kesulitan bertugas sebagai dokter umum dan sebaliknya masyarakat terlindung karena dokter mendampingi mereka memang sudah menguasai kompetensi yang diharapkan.

Memang benar menurut data Kementerian Kesehatan angka kejadian penyakit menular seksual masih memprihatinkan. Anda benar, penyakit sifilis yang semula sudah hampir dapat dikendalikan sekarang meningkat kembali. Begitu juga penyakit gonorrhoe (kencing nanah), klamidia, kutil kelamin (genital wart) ataupun verruca vulgaris.

Survei mengenai penyakit menular seksual sering dilakukan pada pekerja seks komersial sehingga angka kekerapan yang sering disajikan adalah angka kekerapan pada kelompok tersebut. Namun, sebenarnya angka kekerapan pada masyarakat juga tinggi seperti yang Anda alami sendiri sewaktu bekerja di klinik atau rumah sakit.

Perilaku sehat

Sudah tentu upaya pencegahan jauh lebih efektif daripada upaya pengobatan. Pemahaman mengenai kesehatan reproduksi pada remaja perlu ditingkatkan. Meski sudah banyak informasi yang dapat diakses, acapkali pengetahuan remaja lebih dipengaruhi oleh informasi dari teman sebaya atau mitos yang beredar. Informasi tersebut tak selamanya benar. Kita tahu mitos adalah pendapat yang tidak benar tetapi beredar di masyarakat.

Pendidikan di keluarga, sekolah dapat membangun pribadi remaja yang siap mandiri, ingin maju dan peduli pada kesehatan. Namun juga harus diperhitungkan faktor pengaruh teman sebaya dan lingkungan. Selain itu, antara pemahaman dan pengamalan tak selalu berjalan sejajar. Mereka yang sudah tahu bahaya penyakit menular seksual masih saja melakukan hubungan seks yang berisiko.

Upaya pencegahan harus dimulai dengan meningkatkan kepedulian tentang hidup sehat, termasuk kesehatan reproduksi. Pada akhirnya remaja harus memilih antara perilaku sehat dan perilaku berisiko. Pengawasan orang tua tetap bermanfaat, tetapi semakin dewasa anak semakin kurang pengaruh pengawasan orang tua. Oleh karena itu, perlu ditanamkan kesadaran untuk menjaga diri, termasuk kesehatan sejak kecil.

Dokter daerah

Saya gembira bahwa Anda memilih untuk bekerja di daerah. Menjadi dokter di daerah merupakan tugas mulia. Anda dapat mendampingi saudara-saudara kita dalam memelihara kesehatan mereka. Namun, jangan lupa bertugas di daerah juga merupakan proses pematangan diri dan proses semakin mengenal dan mencintai Tanah Air kita.

Jika Anda mau bekerja sungguh-sungguh, baik dalam melakukan upaya penyuluhan, pencegahan, terapi, maupun pemulihan, saya percaya Anda akan berhasil. Jangan lupa jadilah sahabat masyarakat. Meski pendidikan Anda mungkin lebih tinggi dari rata-rata masyarakat di daerah, janganlah segan untuk mendengarkan nasihat dan usulan dari masyarakat tempat Anda bekerja. Pada prinsipnya mereka telah hidup lama di daerah tersebut sehingga jauh mengenal lingkungan dibandingkan dengan Anda.

Khusus untuk mencegah penyakit menular seksual, dokter harus bekerja sama dengan para pejabat, ulama, guru, dan tokoh masyarakat. Sediakan waktu untuk mengamati, memahami, dan mendengar sebelum Anda merencanakan program pencegahan. Pedoman nasional atau daerah tentu saja juga amat berfaedah dalam melaksanakan program pencegahan. Semoga Anda menikmati pilihan menjadi dokter.

Tags:
June 4, 2010

Video Mesum Mirip Luna Maya, Stok Lama

Stok lama siapa ?? Ariel ? Konon kabar stok baru nya itu adalah Ariel dengan Aura Kasih…

+++
Detik.com
Pengguna internet tengah dihebohkan dengan kemunculan video mesum dengan pemain mirip Luna Maya dan Ariel. Nah kabarnya, video ini sebelumnya sudah pernah menjadi gunjingan forum-forum online beberapa tahun lalu alias stok lama.

“Video seperti itu sudah ada sejak beberapa tahun lalu di forum online, di 2007 kalau tidak salah,” ujar salah satu member senior forum khusus dewasa kepada detikINET, Jumat (4/6/2010).

Dalam video tersebut, lanjutnya, sosok pelaku dan adegan yang tersaji mirip dengan video yang pernah beredar kala itu.

“Sama saja, jadi kalau bagi mereka yang sering bermain di forum-forum dewasa ini bukan barang baru,” ia menambahkan.

Video ini sendiri sekarang tengah menghebohkan Internet. Gaungnya kembali berdengung sejak Kamis (3/6/2010) malam, yang dimulai dari obrolan di forum online, kicauan Twitter, dan postingan di Facebook ( eno / ash )

Linknya : http://video.l3.xxxxx/cfs-l3-ash2/32991/233/1146799607065_31763.mp4

Link lainnya dan long version :


http://xxxxxxxxxxxxxx/dl/46275857/1b5d507/lunamaya_ariel_2.mp4.html
http://xxxxxxxxxxx/download/10127483/Ariel_LunaPart1.flv.h.

Ariel, memang player; sekarang Ariel vs Cut Tari

http://xxxxxxxxxxx/files/396611946/a_vs_cut.mp4.html

[hormatilah privasi seseorang ]


Site Meter

++++

Senin, 07/06/2010 10:41 WIB

Analisa Teknis Video Porno Mirip Luna Maya
Fajar Widiantoro – detikinet

Luna Maya (detikhot)
Jakarta – Masih penasaran dengan video porno mirip Luna Maya dan Ariel yang telah menghebohkan internet? Simak analisis teknis video tersebut dari kacamata TI.

Menurut praktisi multimedia Abimanyu Wachjoewidajat video yang kini beredar ada yang berdurasi pendek (V1) dan berdurasi panjang (V2). Berikut hasil analisis pria yang biasa disapa Abah ini:

1. Kedua file MP4 dibuat oleh video processor yang sama. Hal ini berdasarkan format data, Frame Per Second & Data rate dan lainnya. Kalau keduanya buat hasil reproduksi berarti sangat mungkin menggunakan HP/device yang sama. Saat ini setidaknya beredar dalam 2 format data, versi 3GPP dan MP4.

2. Ada banyak asumsi bahwa 2 video tersebut dilakukan pada 1 sesi. “Fakta yang saya temui adalah kedua adegan tersebut dilakukan pada kamar yang berbeda. Hal ini berdasarkan struktur koridor kamar, TV, lukisan dan tempat tidurnya berbeda. Jadi sangat mungkin bahwa itu juga dilakukan pada hotel yang berbeda,” papar Abah.

3. Pada V1 kelihatan yang digunakan adalah double bed dan posisi yang dilakukan kadang melintang, sedangkan pada V2 menggunakan twin bed dan posisi actionnya selalu sejajar tempat tidur.

4. Soal figur pemain:
a. Pada kedua video diyakini dimainkan oleh 1 wanita yang sama dan memang sangat mirip LM. “Tetapi untuk figur yang pria, saya meragukan bahwa pria di kedua video itu adalah orang yang sama,” tukasnya .

“Sebab pada yang V1 tidak ada sama sekali wajah si pria, jadi tidak layak kalau kita katakan pada V1 tersebut adalah orang yang mirip Luna dan Ariel. Karena pada V1 tidak ada bukti pelakunya mirip Ariel. Kemudian, perut si pria di V1 lebih buncit dibanding yang di V2 selain itu struktur tubuhnya sepertinya berbeda dengan yang di V2,” lanjutnya kepada detikINET, Senin (7/6/2010).

b. Yang V2 wajah yang pria kelihatan mirip Ariel karena banyak atau beberapa kali wajahnya terlihat.

5. Soal tato yang wanita:
a. Abah meragukan bahwa itu adalah gambar kupu-kupu, karena ia mengaku telah memeriksa dengan menggunakan program Image Manipulator Program lalu melakukan beberapa color adjustment.

“Bentuk yang tampil lebih mungkin mirip kumbang (dengan 2 pasang rentang sayap besar dan kecil) karena bentuknya melebar atau mungkin juga itu adalah gambar bunga tetapi dengan bentuk yang terbalik (dengan kuncup menghadap kebawah, mungkin agar indah bila dilihat pemiliknya). Yang pasti bukan Kupu-kupu. Kalau kupu-kupu pasti bagian sayap akan lebar bukan memanjang,” tegasnya.

“Ini saya lakukan tanpa ada rekayasa karena saya sertakan cara mensetting color adjustmentnya, kalau ada yang mengerti cara tersebut dan melakukan setting yang sama seperti yang saya lakukan maka dia pasti 100% akan mendapat hasil sama. Dengan kombinasi cara-cara di atas bisa diperkirakan bahwa gambar tersebut dibikin berkesan 3 dimensi dimana beberapa area (sedikit ke tengah) lebih tebal dan berkesan tumpang tindih,” imbuhnya.

b. Khusus pada gambar ‘Tato – Reduced Color’ dengan trik yang Abah gunakan tersebut ia mengaku berhasil mendapatkan semacam suatu titik pusat dan garis awal dari keseluruhan gambar tato itu yang berwarna hitam.

“Hal ini menguatkan analisa saya di atas. Dengan demikian pasti tato tersebut adalah tato permanen karena terjadi penekanan pada titik hitam tersebut. Bukan yang non-permanen,” pungkas Abah. ( fw / ash )

May 3, 2010

Latest data violance against woman

04:33 pm

More Section 

What does peace really mean for women?

Indraswari, Bandung | Sun, 05/02/2010 9:08 AM | Opinion

In March this year, the National Commission on Violence Against Women (Komnas Perempuan) launched its 2009 annual report on violence against women across the country.

The report reveals that in 2009 there were 143,586 reported cases of violence against women, a 263 percent increase from the previous year’s 54,425 cases.

In fact, since 2001 there has been a steady increase in cases of violence against women. The report mentions 3,169 cases in 2001, 5,163 (2002), 7,787 (2003), 14,020 (2004), 20,391 (2005), 22,512 (2006) and 25,522 cases in 2007.

The commission’s report indicates factors that contribute to the increasing number of cases of violence against women, which include improved data collection techniques and media coverage, particularly of domestic violence which involve celebrities and other public figures. The latter may encourage more victims to report violence to authorities.

According to the report, among the 143,586 cases of violence against women in 2009, 95 percent were domestic violence and those with intimate partners. The other 5 percent were community violence, while the percentage of state violence was less than 1 percent with 54 victims.

The Fourth UN World Conference on Women in 1995 defines violence against women as “any act of gender-based violence that result in physical, sexual or psychological harm or suffering to women, including threats of such acts, coercion or arbitrary deprivation of liberty, whether occurring in public or private life”.

The same UN conference defines domestic violence as “physical, sexual and psychological violence occurring in the family, including battering, sexual abuse of female children in the household, dowry-related violence, marital rape, female genital mutilation and other traditional practices harmful to women, non-spousal violence and violence related to exploitation”.

The high increase in the number of cases of violence against women as revealed in the Commission’s report makes me think of the notions of conflict and peace and what they mean for women.

Conflict is often associated with armed conflict through which people live in fear and live a miserable life, while peace is generally defined as the absence of armed conflict, when people are supposed to live free from fear and live harmoniously and peacefully.

The high percentage of domestic violence in non-conflict situations as revealed in the Commission’s report challenges the conventional notion of peace, as it is no longer peaceful for women who become victims of domestic violence. Although there is no armed conflict, for them home is a war zone where they constantly live in fear and live a miserable life.

The meaning of peace becomes even more complicated when it is connected to marriage and the home, which are widely perceived as an institution and a place where everybody is supposed to be safe.

Culturally, being married and having children are still regarded as the main goal of a woman’s life. Wives and mothers are portrayed as “perfect” and “happy” women. Many parents advise their daughters to get married so that they will be “protected”.

From another perspective, the increasing number of cases of violence against women as reported by the National Commission on Violence Against Women can be seen as both a positive and a negative phenomenon.

The increasing number of cases is partly a result of improved public awareness to report violence to authorities, which is a positive development. This awareness relates to widespread dissemination of the 2004 Law on the Elimination of Domestic Violence.

On the other hand, the increasing number of cases of violence against women, mostly occurred at home, is indeed a negative phenomenon. It is worrying and reminds us that a lot of things need to be done to eliminate such cases.

The implementation of the 2004 law needs to be enforced. A campaign on the elimination of domestic violence — targeting both women and men — needs to be intensified as well.

It is also important to raise gender-equality awareness, as the problem of domestic violence originates from women’s subordination and marginalization within the family. Such an awareness program should reach as many people as possible as domestic violence occurs across social and economic classes, educational levels, religions and cultures.

Let us work together to help the victims of domestic violence and make home a peaceful place for all — including women.

The writer is a lecturer at the School of Social and Political Sciences at Parahyangan Catholic University in Bandung.

Tags: