Kategori para pemilik mobil mewah impor di Indonesia


+Pemilik mobil mewah impor di negeri ini biasanya adalah : 1. Politisi nasional korup ( lihat si Anas Urbaningrum (Toyota Harrier  & Alphard Vellfire (hasil gratifikasi ),  Nazaruddin, Luthfi Isqook (Landcruiser, Caravel dll) ,Fathonah (Landcruiser), Anis Matta (Hummer), Johni M Allen (Alphard),   Engkong Hilmi Aminuddin( Nissan Frontier/Navara yg sudah dimodifikasi ),  Bambang Soet (Bentley), dll), Soetan Bhatugana ( Toyota Alphard). Mau tahu yang lainnya silahkan datang ke lapangan parkir  alias “showroom mobil mewah ”  Gedung DPR  RI Senayan. 2. Pengusaha kroni : Cendana, Lenteng Agung, dan  Cikeas  yang terkenal adalah Choel Mallarangeng (Ferrari), Effendi Simbolon (Jeep Rubicon dan Alphard etc) ,  Kel Kiemas (Range Rover, Mercedes Benz etc )  Setya Novanto  Bentley),  Bambang Trihatmodjo  ( Jeep BMW,Masserati  dll) dan  Tommy Soeharto ( apa sih yang nggak dia punya. Dahulu pemilik pabrik Lamborghini, bok!) dll 3. Pengusaha tambang : batubara , yang biasanya masih nunggak pajak.  Biasanya yang  Konsesi  tambang kecil itu  doyan  nunggak pajak tetapi  koleksi  mobil mewah impornya justru  makin banyak!  Pengusaha batubara “kecil ”  nan  brutal (menindas, maling, dan perusakan lingkungan hidup)  ini berasal Kalimantan (Barat,Selatan dan Timur).Konon mereka juga mulai koleksi pesawat terbang ! contoh  si Andi Syamsudin Arsyad alias Haji Isam, si raja batu bara.

4. Politisi daerah korup : contohnya  Keluarga besar si Ratu Atut dari Banten, si Aeng dan anggota DPRD binaan Wawan (colector Ferrari dan Lamborghini, selain mobil sport mewah eks Italia  di garasi rumahnya masih ada lagi : Nissan GTR, Bentley, Roll Royce, Sedan Lexus.), bupati daerah yang kaya hasil tambang macam  Bupati Bangkalan Madura KH Fuad Amin Imron ( Toyota Alphard) , Anggota DPRD DKI  / Preman Tan Abang   Abraham Lulung  ( Lamborghini), Gubernur Sumatra Utara Gatot Pudjo (PKS- Alphard)

5 .Birokrat korup dan tukang palak : biasanya dari direktorat pajak  dan bea cukai : Si Gayus, Dhana, dll 6. Polisi  “SUPER ” korup : Ingat si Djoko Susilo (Jeep Rubicon) dan kawan kawan  polisi yang sang  empunya  rekening ” gendut”. 7. Perwira Tinggi TNI, dan institusi keamanan  di negeri ini ( Badan Intelijen Negara ). Biasanya mobil mewahnya adalah ” titipan” dari pengusaha atau  kadang perwira tinggi itu mengaku sdh kaya dari dari sono nya jadi ogah naik mobil dinas.  ( ? )  Jip Mercedes atau sedan  Lexus sepertinya menjadi pilihan harier_tni 8. Profesional korup : contoh si Mellisa Dee ( kolektor Ferrari ),pengacara hitam seperti Hotma Sitompoel, bankir penyalur kredit  bodong, dan hakim ( Akil Mochtar : Toyota Crown Athlete, Audi Q5) 9. Bandar Narkoba besar (Mercedes SLK, S class)  , Pekerja Seks  kelas elite (Toyota Harrier ), dan bandar judi gelap dan togel (Jaguar ), Preman FPI  (Hummer H3) 10.  Artis papan atas, Rafi Ahmad dan Syahrini (Lamborghini) dan Krisdayanti (Hummer H3)dll Melihat setidaknya ada 10 kategori para pembili mobil mewah di indonesia, tidak heran brand mobil mewah spt Ferrari, Lamborghini, Rolls Royce, Bentley, Jaguar, Mc Laren  dll membuka kantor di Indonesia. Para dealer mobil mewah ini punya target sales yang terbilang ambisius.  Ferrari sebenarnya hanya menargetkan penjualan 1 -5 mobil / tahun tapi kenyataannya salesman Ferrari Indonesia bisa menjual 24 mobil.  Hebat khan.. negeri ini.. Nah kalau orang pajak mau kerja, tinggal cek saja siapa pembeli mobil2 mewah ini, nggak repot khan. Memang belum ada riset khusus mengenai range income para pemilik mobil super mewah ini.. sebagai perbandingan hasil survei riset  di Tiongkok  para pemilik mobil mewahnya memiliki range income antara 1,050 jt RMB ( Rp 2 M  rupiah) – 8 jt RMB ( Rp15,8 M)  sumber  CRI-online Sebenarnya mobil mewah tidak usah dibatasi peredarannya, karena justru menimbulkan “bisnis” mobil mewah selundupan.  Usaha mengerem niat membeli mobil mewah oleh pemerintah sebenernya tinggal mengaktifkan saja para petuggas pajak mengecek SPT pajak para pembeli mobil mewah ini. Jika pembeli mobil mewah ini, memang pembayar pajak besar (SPT jumlahnya mungkin Milyaran) ya nggak apa apa mereka mengkoleksi mobil mewah yang harganya Rp  6- 15 Milyar . Yang mengganggu nurani dan rasa keadilan adalah jika pembelinya adalah  yang SPT nya kecil, tapi bisa foya foya mengkoleksi mobil impor super..macam si Wawan adiknya Atut Chosyiah. Di negara maju sudah beradab, orang yang tajir abis , justru tidak mengkoleksi mobil mewah eksotis macam Ferrari, Lamborghi etc. Mereka cukup dengan menunggangi Mercedes Benz, atau BMW saja (contoh ekstrimnya adalah Steve Jobs pendiri Apple yang  gemar gonta ganti Mercedes Benz, karena konon dia tidak mau mobilnya sampai punya  plat nomer permanen) . Alasan utamanya adalah kaum elit dan jetset nya  enggan memiki mobil mewah eksotis  adalah mereka  malas  di obok obok petugas pajak, jadi bahan gunjingan publik  dan diganggu sama Polisi yang bisa menyetop mereka ditengah perjalanan.

 14915221_1150115468357529_5653416138667170570_n

Di negara sudah beradab biasanya polisi justru mencurigai pemilik mobil mewah eksotis, karena kerap dipakai oleh para bandar Narkoba.  Hehe.. coba bandingkan dengan di Indo yang polisi nya justru sering mengawal para pengguna mobil mewah konvoi pamer mobil  di jalan raya  atau lebih konyol mobil mewah ini di “titipkan ”   ke oknum pejabat Polisi (lihat kasus si Ajun Komisaris Besar Polisi Idha Endri Prastiono ) Adapun  para  pembeli kolektor mobil super mewah ini biasanya hanya kalangan celebritis OKB( musicnya baru nge top, filmnya laris dsb), olahragawan yang  top yang biaya transfernya tinggi  (pesepak bola ,petenis dll),  pialang saham baru kaya, pejudi baru dapet jackpot di casino, dukun   dan lagi lagi pedagang barang terlarang (bandar narko, senjata dan perempuan).

Lantas politikusnya naik apa ?  Politikus di negara yang beradab biasanya tidak punya mobil pribadi bukan karena mereka terbiasa naik mobil dinas tapi justru kerap menggunakan angkutan umum  (bus dan kereta api) dengan demikian mereka bisa langsung berinteraksi dengan rakyatnya (blusukan secara alamiah). Tidak seperti di Indonesia, pejabat/ politisi seperti terpaksa  belagak “blusukan”.

Lain lagi ceritannya  di Negara kaya Minyak di Teluk Persia ( Qatar, Emirate, Bahrain, Kuwait dan Oman)  yang  warga dan pemimpinya  yang  belum ” beradab “,  disini mobil mewah eksotis ini sepertinya sudah tidak ada harganya lagi,  bayangkan mobil polisi saja dipakai Lamborghini ( Dubai).  Jika kaum elit nya ingin memiliki sebuah Lamborghini atau Ferarri, maka kendaraan yang sudah mahal itu mesti di “costumized” atawa dimodifikasi  lagi contohnya seperti ini goldplated Lamborghini yang dihargai Rp 90 Milyar.. Mungkin diam diam  ada orang Indo yang mampu menyamakan rekor si Dubai bahlul.

P

+++++++++++++++

Thu, 19 Dec 2013 11:45:00 GMT | By Bismo Agung, PlasaMSN
Princess Syahrini dan Lamborghini Emas

Mengendarai Lamborghini Aventador berwarna emas, Syahrini menghadiri pembukaan bisnis karaokenya.


Next
Previous
Tempo/ NurdiansahShow Thumbnails
Previous1 of 7Next
Penyanyi cantik Syahrini kembali membuat sensasi, mengendarai mobil super asal Italia,  Lamborghini Aventador LP 700-4 ia meluncur dari SCBD menuju Taman Anggrek Mal, Jakarta  (18/12). Mobil seharga Rp. 10 – 15 milyar yang dikawal oleh puluhan mobil sejenis lainnya digunakan untuk peluncuran bisnis karaokenya yang dilabeli  Princess Syahrini KTV.
++++
SENIN, 13 JANUARI 2014 | 18:49 WIB

Plat Nomor Lamborghini Syahrini Palsu

Plat Nomor Lamborghini Syahrini Palsu

TEMPO.COJakarta – Foto Syahrini kembali jadi pembicaraan. Kali ini adalah fotonya dengan mobil Lamborghini miliknya. Dalam foto tersebut, mobil mewah itu memiliki plat nomor polisi B 1 SYR. Padahal nomor itu palsu atau bukan plat nomor polisi sebenarnya untuk mobil tersebut. Karena nomor polisi B 1 SYR merupakan nomor polisi untuk mobil Mercy milik Syahrini. “Plat nomor polisi itu ditempelkan ke mobil Lamborghini dalam sesi foto-foto aja, setelah itu dilepas kembali,” kata Rikwanto, Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya, Senin, 13 Januari 2014. Karena plat tempelan itu, Syahrini sempat diperbincangkan di media. Namun menurut Rikwanto penempelan plat itu tidak melanggar hukum selama kendaraan tidak dikendarai. “Tidak melanggar hukum karena hanya untuk foto-foto saja, setelah itu dicopot,” ujarnya. Lebih lanjut lagi, Rikwanto menjelaskan bahwa plat B 1 SYR saat ini sudah tak bertuan. Syahrini telah mengganti nomor polisi mobil Mercy-nya menjadi B 8000. Sementara rencana memindahkan plat B 1 SYR menjadi plat Lamborghini milik Syahrini belum dilaksanakan. “B 1 SYR itu sudah kosong dan belum didaftarkan kembali di mobil mana pun,” ujarnya. NANDA HADIYANTI ++++++++++++++++++++++++++ Di negara maju Polisi punya hobbi menahan atau memberhentikan mobil sport mewah seperti Ferrari, Lamborghini dan lain lain. Di negara miskin budaya macam Indonesia Polisi malah mengawal Lamborghini untuk sesuap nasi .. Kata Rhorma Irama  TERLALU !

BANJIR JAKARTA 2014: Lamborghini Malah Dikawal Polisi Pakai Bahu Jalan Tol

 Dari Kabar 24 Eries Adlin Senin, 13/01/2014 10:42 WIB

Lamborghini melintasi bahu jalan tol dalam kota, Senin (13/1/2014) dengan kawalan polisi/@Farah_Fasyah

@Farah_Fasyah
Lamborghini melintasi bahu jalan tol dalam kota, Senin (13/1/2014) dengan kawalan polisi

Kabar24.com, JAKARTA – Beberapa jalan di Jakarta termasuk ruas tol macet akibat hujan yang mengguyur Jakarta sejak pagi tadi. Di tengah kemacetan tersebut, serombongan mobil mewah Lamborghini melintas bahu jalan tol dalam kota Jakarta Slipi arah Semanggi dengan pengawalan polisi. Kejadian itu dikicaukan oleh akun Twitter @ndorokakung yang memiliki 123.808 follower. Bahkan, @ndorokakung memajang foto rombongan Lamborghini yang melintas dengan kawalan polisi. Berikut ini kicauan @ndorokakung terkait dengan ulah pengemudi Lamborghini dan polisi tersebut:

  • serombongan Lamborghini pakai bahu jalan dikawal polisi di tol dakota Slipi arah Semanggi. orang jakarta sudah gila pic.twitter.com/8ZTEbpfVon
  • aku heran, banjir sedang mengepung Jakarta. ngapain pawai pakai Lamborghini? polisi kok mau-maunya ngawal sik?
  • Lamborghini itu melanggar lalu lintas, pakai bahu jalan dan dikawal polisi: itu masalahnya!
  • tuh lagi… “@Farah_Fasyah: ini ya ndor pic.twitter.com/Ck6INuRivw” (Twitter/Kabar24.com)

Alasan Rombongan Lamborghini Tak Berpelat Nomor

Kepala Korlantas Polri Bela Anak Buahnya Kawal Lamborghini Tanpa Pelat

TEMPO.CO, Jakarta – Operation Manager Agen Tunggal Pemegang Merek Lamborghini Indonesia Andrys Ronaldi mengaku heran dengan ramainya pemberitaan mengenai perjalanan sembilan mobil Lamborghini pada Minggu, 3 Mei 2015. Ia mengatakan aktivitas yang dilakukan sembilan sedan Lamborghini tersebut merupakan kegiatan rutin mingguan yang sudah digelar beberapa kali. (Baca: Investasi Raffi, dari Lamborghini ke Properti)

“Kami memang kumpul di SCBD dan dikawal untuk ke Alam Sutera, Tangerang,” kata Andrys Ronaldi ketika dihubungi, Senin, 4 Mei 2015. Ia mengatakan pengawalan terhadap aktivitas Lamborghini tersebut dilakukan melalui prosedur yang jelas dan bertujuan agar tidak mengganggu lalu lintas.

“Kita hanya ingin tidak mau mengganggu perjalanan yang lain. Karena, kalau tidak dikawal, banyak mobil yang mendekat dan ingin foto segala macam,” ujar Andrys. Ia juga mengaku pengawalan akan menghindarkan pengemudi dari aksi menyetir ugal-ugalan.

“Masalah pelat memang kita tidak ada dudukan pelatnya, dan ini diketahui polisi,” tutur Andrys. Ia mengatakan, dalam pengawalan yang dilakukan pihak kepolisian, iring-iringan Lamborghini tersebut memang diberi toleransi untuk tidak memasang pelat kendaraan. (Baca: 10 Mobil Termahal Dunia yang Terjual di Rumah Lelang)

“Itu tidak benarlah kalau dibilang tidak ter-register, tidak berizin. Tidak mungkinlah, kami kan resmi, kami juga dari ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek),” dia menjelaskan. Ia mengatakan dua Lamborghini yang berada pada urutan pertama dan kedua memang berpelat di depan karena kendaraan tersebut merupakan mobil keluaran 2009. Sedangkan tujuh sisanya yang menggunakan pelat hanya pada sisi belakang merupakan mobil keluaran terbaru. “Tapi semua ada pelat mobilnya.”

Pengawalan oleh kepolisian, menurut dia, memang diajukan ATPM kepada Korps Lalu Lintas Polri. Pengajuan pengawalan dilakukan sesuai prosedur dengan mengirimkan surat permohonan yang dilengkapi informasi rute perjalanan.

Sebelumnya, beredar foto di Internet yang menunjukkan adanya pengawalan polisi terhadap sembilan mobil Lamborghini di jalan tol dalam kota. Sebanyak tujuh kendaraan diketahui tidak menggunakan pelat nomor polisi pada sisi depan.

++++++

Kepala Korlantas Polri Bela Anak Buahnya Kawal Lamborghini Tanpa Pelat
Senin, 4 Mei 2015 16:31 WIBTRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Inspektur Jenderal Condro Kirono mengakui mengawal iring-iringan mobil Lamborghini pada Minggu (3/5/2015) kemarin.
Menurut dia, itu adalah salah satu fasilitas yang diberikan kepolisian untuk warga. “Bukan hanya untuk Lamborghini saja, kami memberikan pengawalan untuk semua warga yang membutuhkan pengawalan,” kata Condro, Senin (4/5/2015) di Jakarta.
Condro juga mengakui mobil-mobil Lamborghini yang dikawal itu tidak dipasangi pelat nomor di bagian depan. Namun, kata dia, mobil-mobil itu memiliki surat-surat yang lengkap. Izin bagi mobil-mobil super itu pun jelas. “Surat surat mereka lengkap, ada pelat mobil di bagian belakang,” kata dia.
Oleh karena itu, Polri pun memberikan tetap memberikan pengawalan terhadap iring-iringan mobil yang melintas dari kawasan Senayan menuju Tangerang Selatan itu.
Namun, Condro berjanji pihaknya akan mengevaluasi lagi untuk pemasangan pelat mobil pada bagian depan mobil. Sebab, mobil-mobil itu baru dipasang pelat nomor di bagian belakang.
Sebelumnya, sebanyak sembilan mobil Lamborghini sembilan mobil Lamborghini yang kebanyakan mempunyai tipe Lamborghini Aventador iring-iringan di jalan dikawal satu mobil kepolisian dengan nomor 1525-15.
Namun, mobil-mobil itu tidak dipasangi pelat di bagian depan mobil. Menurut Presiden Lamborghini Club Indonesia, Lal De Silva, banyak mobil Lamborghini yang tidak menggunakan pelat nomor kendaraan bagian depan karena tidak ada tempat.
Sehingga, sebagian mobil mewah itu hanya memasang pelat nomor di bagian belakang. (Unoviana Kartika)

0+++++++++++++++++++++++++

Kalau yang ini  pengemudi Porsche yang menabrak pesepeda ,    masuk ke kategori apa  ya ??  Anak Dungu   yang bapaknya kaya raya ? Tipe macam gini banyak dijumpai di kawasan Kelapa Gading, Pluit dan Pantai Indah Kapuk..

SENIN, 16 DESEMBER 2013 | 05:41 WIB

Pesepeda Korban Porsche Berangkat Sejak Subuh

Pesepeda Korban Porsche Berangkat Sejak Subuh

Porsche penabrak sepeda onthel di Jalan Sudirman, Jakarta. (Dok. TMC Pola Metro Jaya)

TEMPO.CO Jakarta – Firdaus, 47 tahun, pesepeda yang menjadi korban ditabrak mobil sport Porsche di Jalan Sudirman pada Minggu pagi, 15 Desember 2013, di mata rekan-rekannya dikenal sebagai sosok yang gemar berolahraga. “Hampir setiap minggu dia gowes ke Car Free Day di Sudirman,” kata Roy, 34 tahun, rekan sekaligus saudara Firdaus di Komunitas Gowes Pekojan Tambora. Sebetulnya, kata Roy, pagi tadi Firdaus dan seorang temannya sengaja pergi Subuh dari rumahnya menuju Senayan untuk mengambil tiket acara olahraga yang akan diikuti teman-teman komunitasnya. “Tahu-tahu pukul 06.00 saya dapat telepon kalau acara dibatalkan karena Firdaus kecelakaan.” Para anggota komunitas sepeda itu pun membatalkan keikutsertaan dalam acara olahraga di Senayan dan segera ke Rumah Sakit Jakarta untuk mengecek kondisi Firdaus. Pria warga Jalan Pekalongan II Gang 3 RT 04/RW 06 Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, itu menjadi korban kecelakaan lalu lintas saat sebuah mobilsport Porsche bernomor polisi B 27 KYO menabraknya dari belakang saat sedang bersepeda. Porsche yang dikemudikan Steven Christian, 25 tahun, itu, menurut keterangan polisi, hendak mendahului sepeda yang dikendarai Firdaus saat keduanya melintas di dekat Halte Transjakarta Karet, Jalan Jenderal Sudirman. Firdaus terpental dan tubuhnya membentur aspal. Dia mengalami patah tulang di beberapa bagian dan luka di kepala. Pengemudi Porsche yang diketahui tidak memiliki surat izin mengemudi langsung membawa Firdaus ke Rumah Sakit Jakarta dan kini telah ditahan polisi. Kecelakaan ini terjadi ketika Jalan Jenderal Sudirman belum ditutup untuk Car Free Day. “Karena memang mau ke Senayan, maka dia berangkat pagi.” Biasanya, kata Roy, jalan di Sudirman pada Minggu Subuh cukup sepi, jadi pesepeda leluasa mengayuh sepedanya di jalur cepat meski belum ditutup. “Tapi namanya juga musibah.” Dia juga meluruskan pemberitaan yang menyebutkan Firdaus mengendarai sepeda onthel. “Sepeda gunung biasa, kok,” ucapnya. Saat ini Firdaus masih menjalani perawatan intensif di Intensive Care Unit RS Jakarta. Roy bersama sejumlah rekannya di komunitas mendampingi keluarga Firdaus. “Kami masih menunggu perwakilan keluarga penabrak, katanya mau menemui kami.” Pada siang hari, ujarnya, ada dua orang anggota TNI yang mengaku perwakilan keluarga penabrak dan menyatakan akan menanggung semua biaya perawatan Firdaus. “Tapi belum ada kejelasan lagi.” PRAGA UTAMA

mobil paling hot SABTU, 05 OKTOBER 2013 | 06:49 WIB Mobil Mewah Adik Atut Sering Ngebut Malam Minggu Sebuah mobil Lamborghini Aventador yang berada di garasi rumah Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan saat diperiksa petugas KPK, Jakarta (3/10). Mobil berplat nomor B 888 WAN itu diduga senilai Rp 12,2 miliar. TEMPO/Dasril Roszandi TEMPO.CO, Jakarta — Beberapa orang pembantu rumah tangga di komplek kediaman adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah mengatakan bahwa mobil mewah itu sering lalu lalang saat Sabtu dan Ahad malam. Berbagai kendaraan mewah milik Tubagus Chaery Werdana alias Wawan sering mengebut saat jalanan komplek sepi. “Namanya juga mobil bagus. Pelan saja suaranya keras, apalagi kalau ngebut,” kata AM, 20 tahun, salah seorang pembantu komplek yang namanya enggan disebut lengkap. Mobil Wawan biasanya saat malam tersebut mengarah ke Mega Kuningan. Selain itu, di rumah Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany tersebut juga sering menjadi tujuan mobil truk pengangkut mobil mewah. Para pembantu komplek permisif dengan parade mobil mewah baru yang sering menjadi koleksi dari Wawan dan Airin. “Namanya juga orang pemerintahan, pasti ada saja proyeknya,” kata lelaki asal Pekalongan ini. Apalagi, katanya, pembantu di rumah mewah tersebut ada sekitar 20 orang. Jadi, mereka tidak perlu khawatir jika mobil-mobil mereka tak terawat. Sementara itu, petugas keamanan di rumah Wawan, Erick Robika, mengatakan ada sopir sendiri yang bertugas untuk memanasi seluruh kuda besi koleksi mereka. Sehingga pasti semua mobil tersebut terawat. “Biasanya sopir membawanya keliling komplek,” katanya. Sebelumnya, Kediaman Tubagus Chaery Werdana alias Wawan terlihat sepi setelah sehari penggerebekan komisi anti rasuah di rumah adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah itu. Bangunan dengan luas sekitar 60×30 meter itu tampak paling panjang di antara bangunan lain di sekitarnya. Terletak di Jalan Denpasar IV No 35, Kuningan, Jakarta Selatan, bangunan dua lantai tersebut kini hanya dijaga oleh empat orang. (Baca juga: Adik Ratu Atut, Sang Gubernur Jenderal Banten) Dari luar pagar rumah Wawan, terdapat empat mobil yang terpantau, yakni: Toyota Land Cruiser Prado bernopol B 1978 RFR, Toyota Land Cruiser V8 bernopol B 888 TCW, Bentley bernopol B 888 GIF dan Innova bernopol B 1558 RFY. Sedangkan di dalam garasi, terdapat motor Harley Davidson bernopol B 3484 NWW. Ada juga mobil Ferrari dan Lamborghini. Namun, berbagai mobil mewah tersebut tidak kelihatan dari luar berapa jumlah dan pelat nomornya. Deretan mobil mewah terlihat di rumah adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaery Werdana alias Wawan, saat digerebek penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu malam lalu, 2 Oktober 2013. Setidaknya ada 11 mobil yang berada di rumah tersebut. Salah satunya adalah Lamborghini Aventandor seharga Rp 12,2 miliar. Lainnya Nissan GTR yang dibandrol Rp 2,2 miliar. (Adik Atut Dicokok, Awal Runtuhnya Dinasti Banten) Wawan yang tersangkut kasus dugaan suap Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar merupakan suami Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany. KPK menggeledah rumah Airin dan Wawan di Jalan Denpasar Raya, Jakarta Selatan. Di rumah ini, KPK menemukan koleksi mobil mewah di dua garasi. (Lihat: Seperti Apa Dinasti Politik Ratu Atut?) MUHAMMAD MUHYIDDIN Komentar (3) Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan 0 1 sukirman faisal 19 HOURS AGO Kemewahan yang berasal dari sekolah yang hampir roboh, rakyat yang kelaparan, ancaman dari para centeng/jawara/preman yang bengis, dll…tapi Allah tidak akan samar, Dia Maha Tahu, walau rakyat Banten takut dan terbelakang, pasti Allah suatu saat menurunkan TanganNya. Kini terbukti, ucapan saya setahun silam…… 0 0 Ferry Setyawan 22 HOURS AGO ..selamat untuk rakyat banten. Anda semua memang ‘tahan uji’ dengan hanya hanya jadi ‘penonton’ dan ‘obyek penderita’ saja. Atau mungkin karena semua sistem dan struktur termasuk birokrasi, pejabat ,aparat, tokoh dan ulama sudah ‘dibikin tak berkutik’ oleh keluarga kaya raya ini..? Mungkin memang kesadaran politik dan wawasan harus dibuka lebih lebar – supaya semua ikut menjadi bagian dari perubahan ke arah lebih baik, tidak apatis atau gentar menyuarakan ketidakadilan ini demi perbaikan tingkat kehidupan di wilayah ini.. ++++++++++++++++++++++

Dua Mercy Sitaan Kasus Kredit Fiktif BSM Dibeli Selang 2 Bulan

Laporan: Timi Trieska Dara
Rabu, 23 Oktober 2013 | 22:18 WIB

ANTARA/Reno Esnir/ip
TERKAIT
Metrotvnews.com, Jakarta: Dua mobil mewah Mercedes Benz E 300 dan Mercedes Benz SLK 300 yang terparkir di depan Bareskrim Polri menarik perhatian. Dua mobil mewah itu bagian dari belasan mobil yang disita terkait pembobolan Bank Syariah Mandiri (BSM) cabang Bogor, Jawa Barat. Dilihat dari nomor kendaraannya, mobil tersebut dikeluarkan pada tahun yang sama yaitu 2011. Mobil Mercy SLK 300 Grand Edition berwarna kuning tertera angka 08-16 yang berarti plat nomor kendaraannya akan berakhir pada Agustus 2016. Sementara Mercy E 300 berwarna putih tertera angka 10-16 yang berarti plat nomor kendaraannya akan berakhir bulan Oktober 2016. Berdasarkan angka itu, mobil seharga Rp1 miliar lebih itu dibeli hanya berselang dua bulan. Sementara mobil mewah lainnya Hummer H3 hitam dan Toyota Alphard Vellfier putih tertera angka 07-14 di plat nomor polisi. Artinya, pajak kendaraan mobil itu akan berakhir pada Juli 2014. Dua mobil mewah itu juga bertuliskan nama ‘Farel’ di plat nomornya. Entah apa maksud tulisan itu. Keempat mobil mewah itu tampak kinclong dan terawat. Sementara, empat mobil kelas menengah lainnya juga terparkir di depan Bareskrim Polri. Yakni Honda Freed, Honda CRV, Honda Jazz, dan Toyota Fortuner. Rata-rata pajak kendaraan keempat mobil itu akan berakhir pada 2017 dan 2018. Toyota Fortuner Sementara sepeda motor Honda Gold Wing F6B hitam tampak masih baru bahkan belum ada plat nomornya. Selain itu, mobil Toyota Altis dan Suzuki Swift juga turut disita dalam kasus kredit fiktif BSM senilai Rp198 miliar itu. Saat ini masih ada dua mobil mewah dalam proses penyitaan penyidik Bareskrim Polri. Informasi yang dihimpun wartawan, dua mobil mewah itu adalah Jeep Rubbicon dan Lamborghini. “Barang bukti seperti yang dilihat (terparkir di Mabes Polri). Alat bukti masih didalami yang mendukung kasus ini,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (23/10). Kasus pembobolan Bank Syariah Mandiri Cabang Utama Bogor terbongkar setalah adanya laporan dari pihak Bank Syariah Mandiri Pusat yang melihat adanya kejanggalan setelah adanya kredit macet di Mandiri Syariah Cabang Utama Bogor. Setelah ditelusuri ternyata ada yang tidak beres dengan data-data nasabah yang diberi fasilitas kredit. “Sementara yang bisa disampaikan bahwa dugaan pidana adalah terjadi penyimpangan pemberian fasilitas pembiayaan terhadap 197 nasabah secara fiktif dengan total kredit Rp 102 miliar dan potensi kerugiannya Rp 59 miliar,” kata Ronny. Kemudian kasus tersebut dilaporkan ke Mabes Polri sampai akhirnya penyidik menemukan adanya kejahatan perbankan dalam kasus tersebut. Kepolisian pun menetapkan tiga  tersangka dalam kasus tersebut masing-masing Kepala Cabang Utama Bank Syariah Mandiri Bogor M Agustinus Masrie, Kepala Cabang Pembantu Bank Syariah Mandiri Bogor Chaerulli Hermawan, dan Accaounting Officer Bank Syariah Mandiri Bogor John Lopulisa, Ketiga tersangka dijerat dengan pasal 63 Undang-undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah serta pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

+++++++++++++++

Lamborghini Tak Berpelat Nomor, Polisi: Apapun Jenis Mobilnya Itu Wajib!

Andri Haryanto – detikNews

Halaman 1 dari 2

Jakarta – Beberapa kendaraan mewah ini berjajar rapih di depan Mal Senayan City, Jakarta, kemarin. Warna-warni supercar yang begitu mencolok dan tampilan menawan dengan mudah mengalihkan perhatian pengunjung mal yang melintas. Namun, ada yang menarik dari deretan kendaraan pabrikan Italia tersebut, yaitu keberadaan nomor polisi kendaraan yang seharusnya terpasang di kendaraan itu. Apakah hal itu melanggar peraturan yang saat ini ada? “Seharusnya, mobil baik di depan atau belakang kendaraan ada pelat (nomor). Ini berlaku untuk semua kendaraan, depan belakang harus ada nomor polisi,” kata Kasat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono, saat berbincang dengan detikcom, Minggu (3/11/2013). Nomor-nomor tersebut tak lain sebagai identitas sebuah kendaraan dan syarat kendaraan tersebut untuk melaju di jalanan. “Kalau di sirkuit enggak pakai plat nomor memang tidak perlu, kalau di jalan raya itu wajib,” tegasnya. Selain itu, pelat nomor adalah untuk memudahkan polisi mengidentifikasi kendaraan. Entah kendaraan itu dijadikan sebagai alat kejahatan atau mengetahui pemilik kendaraan bila mana terjadi sesuatu terpaut kendaraan tersebut. “Kalau ternyata kendaraan digunakan untuk hal yang tidak baik, bisa diketahui identitasnya. Kalau tidak ada ya tidak termonitor. Sehingga bisa diantisipasi,” ujarnya. Wakil Ketua Dream Club Indonesia (DCI), Wahyu Dewanto, membantah bila kelompoknya tidak manut terhadap peraturan berlalu lintas, khususnya pencantuman identitas kendaraan berupa nomor polisi di luar kendaraan

“Kita tetap ada pelat nomornya (bagian depan). Di sini,” kata Wakil Ketua Dream Club Indonesia (DCI) Wahyu Dewanto sambil menunjuk bagian dalam mobilnya yang terparkir di depan Mal Senayan City, Jakarta Selatan, Minggu (3/11/2013).Wahyu menunjukkan dengan telunjuk, pelat nomor bagian depan tersimpan di dalam mobil, di bawah dashboard mobil Lamborghini Aventador seri LP700-4 kepunyaannya. Ketika pintu mobil dibuka ke atas, terlihat jelas nomor polisi B 1 PGC miliknya. Ketua Pembina DCI Basuki Lidin menyatakan memang mobil sport Lamborghini mempunyai bentuk moncong yang sulit dipasangi pelat nomor depan. Ini merupakan hal yang biasa lantaran memang sudah ‘dari sononya’ anatomi mobil sport dibuat seperti itu. “Memang dari pabrikan sudah seperti itu,” kata Basuki yang berprofesi sebagai pengusaha.
+++

SENIN, 04 NOVEMBER 2013 | 17:36 WIB

Mobil Mewah dari Importir tanpa Tahun Produksi

Mobil Mewah dari Importir tanpa Tahun Produksi

TEMPO/Arnold Simanjuntak

TEMPO.COJakarta – Kementerian Perindustrian mengetatkan aturan mengimpor mobil completely built-up (CBU) mewah, seperti Alphard, Land Cruiser Prado, Range Rover, Harrier, Ferrari, Lamborghini, dan Hummer. Aturan baru itu adalah importir wajib mencantumkan tahun pembuatan mobil dalam vehicle identification number (VIN). VIN berguna untuk mengurus uji tipe sebagai syarat mengurus dokumen kendaraan di kepolisian. Ketua Umum Asosiasi Importir Kendaraan Bermotor Indonesia (AIKI) Tommy R. Dwiandana mengatakan, pencantuman tahun pembuatan yang mulai berlaku tahun ini sulit dipenuhi importir umum. Pasalnya, importir membeli mobil premium dari dealer di negara asalnya. “Yang mengeluarkan tahun pembuatan hanya pabrik,” katanya kepada Tempo, Jumat, 1 November 2013. Tommy mencurigai aturan baru ini didesakkan agen tunggal pemegang merek (ATPM). Bukan kali ini saja ATPM berseteru dengan importir. Terutama mobil mewah dari Jepang, persaingan ATPM dan importir terbilang panas. ATPM dinilai tergiur dengan gurihnya penjualan mobil mewah dengan kapasitas mesin 2.400centimeter cubic (cc) oleh importir. Salah satu penjualan paling sukses importir adalah Toyota Alphard. Melihat peminat yang terus melejit, ATPM latah mengimpor produk yang sama. Namun mereka kalah bersaing lantaran harganya kalah miring dengan importir. General Manager Corporate Planning and Public Relation PT Toyota Astra Motor, Widyawati Soedigdo, salah satu ATPM, mengakui keunggulan harga importir kala itu. “Kami juga heran mengapa importir bisa lebih murah,” katanya kepadaTempo, Kamis, 31 Oktober 2013. Kesempatan emas memukul balik importir akhirnya datang juga. ATPM memanfaatkan kerja sama Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJ-EPA) pada Juli 2008. Melalui kesepakatan ini, mobil CBU asal Jepang berkapasitas 2.400-3.000 cc dikenai tarif bea masuk 4 persen dan di atas 3.000 cc bebas bea masuk. Bea masuk ringan ini hanya diberikan kepada ATPM. Adapun importir umum tetap dikenai tarif bea masuk 40 persen. Tommy menilai aturan ini menghantam importir. “Ini persaingan tidak sehat,” ujarnya. Akibatnya, beberapa importir gulung tikar dan sebagian banting sentir menjadi agen ATPM. Belum pulih gairah menjual CBU mewah, terbit aturan pencantuman tahun pembuatan yang dapat memukul lagi bisnis importir. Aturan ini akan menyulitkan importir mengurus surat-surat kendaraan yang dapat berakibat kehilangan pembeli karena beralih ke mobil CBU mewah milik ATPM. Direktur Industri Alat Transportasi Darat Kementerian Perindustrian Soerjono membantah pencantuman tahun pembuatan sebagai aturan yang dibuat-buat. Syarat itu sudah lama diatur tapi belum pernah diterapkan. Sejak ia dilantik, penerapan aturan itu diperketat. “Karena saya jeli melihat aturan,” katanya. Widyawati juga menampik peran ATPM dalam terbitnya aturan itu. “Kami hanya mengikuti aturan pemerintah,” ujarnya. Berita lengkapnya baca majalah Tempo berjudul “Tumbangnya Importir Kaki Lima” yang terbit Senin, 4 November 2013. AKBAR TRI KURNIAWAN ++++++++++++++++++

Ditjen Pajak Buru Pemilik Mobil Mewah

  • Penulis :
  • Martina Prianti
  • Selasa, 23 Desember 2008 | 09:49 WIB

JAKARTA, SELASA — Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak menerapkan jurus baru lagi untuk menguji kepatuhan warga membayar pajak. Kali ini, mereka akan memburu kepatuhan pemilik mobil mewah. Untuk memuluskan perburuan ini, Ditjen Pajak bekerja sama dengan pemerintah provinsi (Pemprov) di seluruh Indonesia mendata Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mobil baru. Berdasarkan pasal 35 A Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2008 tentang Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan (KUP), aparat pajak boleh mencari data dan informasi dari setiap instansi pemerintah dan swasta. Saat ini, Ditjen Pajak sudah menjalin kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dan Pemprov Jawa Timur. Namun, batasan mobil mewah di sini sangat luas sebab Ditjen Pajak menetapkan mobil mewah itu mulai seharga Rp 200 juta ke atas. Padahal, kalau berdasarkan klasifikasi harga mobil, mobil seharga Rp 200-an juta tergolong mobil kelas menengah. Untuk tahap awal, Ditjen Pajak hanya akan meneliti berkas STNK mobil baru yang terjual pada 2009 nanti. “Selanjutnya kami akan menyasar ke STNK tahun sebelumnya,” kata Direktur Intensifikasi dan Ekstensifikasi Ditjen Pajak Hartoyo, Senin (22/12) kemarin. Melalui data STNK itu, Ditjen Pajak akan meneliti kepatuhan membayar pajak dari dua sisi. Pertama, dari sisi kepemilikan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). “Kalau terbukti pemilik mobil itu ternyata belum punya NPWP, kami akan menyuratinya,” kata Hartoyo. Kedua, jika sudah memiliki NPWP, Ditjen Pajak akan mengecek kebenaran pembayaran pajaknya. “Jangan sampai punya mobil mewah, tetapi pembayaran pajaknya kurang,” kata Hartoyo. Jika demikian halnya, Ditjen Pajak akan meminta si pemilik mobil memperbaiki Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan (SPT). Selain itu, tentu saja Ditjen Pajak juga akan mengejar tunggakan pajak mereka. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menilai, rencana Ditjen Pajak ini bisa membuat pasar mobil tahun depan yang targetnya 420.000 unit kian lesu. Target ini pun sudah jauh di bawah penjualan tahun ini yang sampai November saja sudah mencapai 568.160 unit. Maka, Gaikindo akan menganalisis dampak kebijakan ini. “Definisi mobil mewah seharusnya yang berharga di atas Rp 1 miliar,” kata Wakil Sekjen Gaikindo Noegardjito. ++++

 dari kontan online :
KPK mulai telusuri kepemilikan mobil mewah Wawan

SUAP KETUA MK AKIL MOCHTAR

KPK mulai telusuri kepemilikan mobil mewah Wawan

Oleh Adinda Ade Mustami – Jumat, 24 Januari 2014 | 11:28 WIB
Telah dibaca sebanyak 389 kali
 
KPK mulai telusuri kepemilikan mobil mewah Wawan
Berita Terkait
  •  
JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menelisik sejumlah mobil mewah milik adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan yang diduga diperoleh dari hasil tindak pidana pencucian uang. KPK pun memanggil Sales Manager Auto Mobil Muliawan Kamal. “Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka TCW (Tubagus Chaeri Wardana),” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha melalui pesan singkat, Jumat (24/1). Selain memeriksa Muliawan, hari ini KPK juga memanggil pegawai PT Astra Sedaya Finance Riadi Prasodjo yang juga akan bersaksi untuk tersangka Wawan. KPK juga turut memanggil seorang satpam bernama Dadang Tomo. Perlu diketahui, Wawan memiliki sejumlah aset seperti tanah dan rumah di sejumlah daerah, serta mobil mewah. Mobil mewah tersebut diantaranya, dua unit Ferrari merah bernopol B 888 CNW dan B 888 GES, satu unit Nissan GTR putih, satu unit Lamborghini Aventador putih B 888 WAN, satu unit Rolls Royce hitam B 888 CHW, satu unit Camry hitam, satu unit Lexus hitam, satu unit Bentley hitam B 888 GIF, dan satu unit Toyota Kijang Innova hitam B 1558 RSY. Diketahui juga Wawan memiliki motor Harley Davidson. KPK pun telah memeriksa Direktur Tanda Motor Ali Muhammad, Manajer Keuangan PT Mabua Harley Davidson Teddy, dan pegawai PT Eurokars Chrisdeco Utama Edhy Lutfi. Diduga, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengusut dugaan pembelian kendaraan tersebut oleh Wawan yang juga diduga sebagai cara mencuci uang. Seperti diketahui, KPK telah menetapkan Wawan sebagai tersangka dugaan pencucian uang pada Senin (13/1) lalu. Penetapan Wawan sebagai tersangka tersebut merupakan pengembangan kasus-kasus korupsi yang diduga dilakukan Wawan sebelumnya. Sebelumnya, Wawan juga ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dalam proyek pengadaan alkes di Dinas Kesehatan Provinsi Banten tahun 2011-2013, kasus dugaan korupsi pengadaan alkes kedokteran umum di Puskesmas Kota Tangerang Selatan untuk tahun anggaran 2012, dan kasus dugaan suap penanganan perkara Pilkada Kabupaten Lebak, Banten di Mahkamah Konstitusi (MK).
 ++++++++++++++++

NIKAH, RAFFI AHMAD PAKAI LAMBORGHINI RP 14 M

Goyangnews – Presenter Raffi Ahmad rencananya akan menggunakan mobil mewah Lamborghini seri Aventador 720 ketika menyunting wanita pujaannya, Nagita Slavina, 17 Oktober mendatang. Seorang teknisi Lambhorgini, Ade Irawan, mengatakan mobil mewah seharga Rp 14 miliar yang akan digunakan Raffi Ahmad itu bukan miliknya, tapi punya rekannya. Adapun Lamborghini milik Raffi Ahmad seri Aventador LP 700 akan digunakan oleh keluarga. “Itu rencananya, entah kalau nanti berubah,” ujar Ade Irawan kepada Tempo, Kamis, 4 September 2014. Mobil yang akan dikendarai Raffi Ahmad saat pernikahannya nanti itu berkelir kuning. Namun, menurut Ade, mobil tersebut hingga kini belum memiliki pelat kendaraan dari kepolisian. Mobil Lambhorgini rata-rata berkapasitas 7000 cc dengan kecepatan 365 kilometer per jam. Ade menyebut harga mobil asal Italia itu sekitar Rp 6,8-15 miliar. Dia mengatakan konsumen di Indonesia kebanyakan membelinya melalui showroom resmi. “Seperti APM atau ATPM,” katanya. Di Jakarta sendiri, lelaki yang sudah mengutak-atik Lambhorgini selama 6 tahun itu menyatakan ada sekitar 150 orang yang memiliki mobil berlambang banteng tersebut. Mereka kebanyakan berasal dari kalangan pengusaha dan artis. +++++++++++++++++++

Lulung: Minjem, Itu Lamborghini Bukan Punya Gue

Kamis, 28 Agustus 2014 | 14:13 WIB

Kompas.com/Kurniasari AzizahKetua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta Abraham Lunggana.

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta Abraham Lunggana kini mengaku mobil mewah Lamborghini yang ditumpanginya saat pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta pada Senin (25/8/2014) lalu hanya meminjam temannya.

“Kemarin itu, gue enggak sengaja datang ke pelantikan DPRD habis pulang touring. Jadi sekalian pakai Lamborghini punya temen gue, minjem, itu (Lamborghini) bukan punya gue,” kata pria yang akrab disapa Lulung itu, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (28/8/2014).
Selain membantah Lamborghini itu kepemilikannya, Lulung juga membantah memiliki lima mobil mewah terparkir di garasinya. Padahal, sebelumnya Lulung mengaku memiliki Lamborghini serta lima mobil mewah lain di tempat tinggalnya.”Bohong itu gue punya lima mobil, ha-ha-ha. Jangan fitnah, di garasi rumah gue penuh motor Vespa,” kata Lulung berseloroh.
Kendati menampik memiliki mobil Lamborghini dan mobil mewah lainnya, Lulung tak menampik memiliki mobil Jeep Rubicon berpelat nomor polisi DK 11 HL. Ia pun menantang wartawan untuk mengecek izin pendaftaran kendaraan kepada Polda Metro Jaya. Anggota Fraksi PPP DPRD DKI itu menjamin bahwa mobil Jeep Rubicon-nya tidak bermasalah.”Ini semua mobil saya ini berkat jerih payah saya mengumpulkan sampah di Tanah Abang. Bersyukurlah pada Allah SWT,” kata pria yang pernah berseteru dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama itu.Lulung mengatakan, pelat nomor polisi mobil mewah tersebut telah diurus sejak 6 Agustus 2014 lalu. Lulung menunjukkan Surat Keterangan Pendaftaran Kendaraan Bermotor dengan nomor surat: SKET/0425/VIII/2014/regident (registrasi dan identifikasi).Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Maulana Hamdan, SIK menandatangani surat tersebut. Di dalam surat itu diterangkan bahwa dealer atas nama The Djakarta Auto, yang berlokasi di Jalan Suryopranoto Nomor 10, Jakarta Pusat, sedang mengurus surat-surat kendaraan Lamborghini Superleggera A/T berwarna hijau keluaran tahun 2013 dengan pelat nomor B 1285 SHP.”Surat-surat kendaraan bermotor di atas sedang dalam proses pengurusan di Samsat Polda Metro Jaya. Surat keterangan ini dibuat dengan sebenarnya berlaku di wilayah Polda Metro Jaya selama satu bulan, terhitung mulai tanggal dikeluarkan. Apabila telah habis masa berlaku, surat keterangan pendaftaran kendaraan berikut TNKB (tanda nomor kendaraan bermotor) dikembalikan kepada Ditlantas Polda Metro Jaya,” tulis Maulana dalam surat keterangan tersebut.Beberapa waktu lalu, Kepala Sub-Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Lantas Polda Metro Jaya AKBP Hendarsono memastikan bahwa nomor polisi mobil Lamborghini milik Haji Lulung tidak terdaftar. Hendarsono telah memeriksa nomor polisi B 1285 SHP dari Lamborghini Gallardo milik Wakil Ketua DPRD DKI ini. Hasilnya, nomor polisi tersebut tidak terdaftar di Polda Metro Jaya.Lulung memarkirkan mobil Lamborghini di halaman Gedung DPRD DKI pada pelantikan 106 anggota DPRD DKI, Senin (25/8/2014) lalu.

++++ Kalau yang ini lebih pantas bawa Metro Mini !

Inilah Kronologi Kecelakaan Hotman Paris Versi Operator Tol

Selasa, 07 Oktober 2014 09:21 | 

Hotman Paris Hutapea

Inilah Kronologi Kecelakaan Hotman Paris Versi Operator Tol

Kapanlagi.com – Kasus kecelakaan yang terjadi di tol Wiyoto Wiyono KM 17 arah Pluit, Minggu (5/10) lalu, yang melibatkan Lamborghini bernopol B 999 NIP milik pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, menimbulkan banyak spekulasi dari berbagai pihak.Pihak PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) selaku operator tol Wiyoto-Wiyono ruas Plumpang-Penjaringan melalui Manager Divisi Pelayanan dan Pemeliharaan, Bagus Medi Suarto mengatakan, insiden kecelakaan yang menewaskan sopir box B 9642 BCI bernama Dedy Sulaeman (31) diketahui terjadi sekitar pukul 05.18 WIB.Saat itu petugas CMNP tengah berpatroli di ruas tol yang sama dengan arah yang berlawanan dengan insiden tersebut yaitu arah menuju Tanjung Priok. Dengan sigap, petugas langsung melaporkannya melalui radio Handy Talkie (HT) kepada petugas yang melihat tayangan CCTV.Saat tayangan CCTV itu dilihat, kata Medi, diketahui kondisi truk sudah terguling di antara lajur satu dan dua dengan posisi bodi truk sebelah kanan di aspal dan kiri menghadap ke atas. Dari tayangan itu, lanjut Medi, petugas tidak melihat adanya Lamborghini yang dikendaraiHotman.

Hotman Paris Hutapea © KapanLagi.com/Muhammad_RasyadHotman Paris Hutapea © KapanLagi.com/Muhammad_Rasyad

“Petugas yang melihat tayangan CCTV, hanya melihat mobil terguling dan di bagian depan truk, terlihat ada seseorang tergeletak di aspal. Belakangan diketahui, orang yang tergeletak adalah sopir mobil boks,” kata Medi. Namun, Medi bungkam dan enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai insiden tersebut. “Kami tidak mempunyai kapasitas untuk menjelaskan apakah ada mobil Lamborghini di sana, karena di tayangan CCTV tidak ada mobil itu. Melainkan hanya ada mobil boks terguling di tol,” jelas Medi. “Untuk lebih lengkapnya mungkin bisa tanyakan ke Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Utara. Karena informasi yang beredar, mobil Lamborghini terlibat kecelakaan. Saat petugas kami lihat tayangan real time di CCTV, mereka melihat kecelakaan tunggal mobil boks Delvan. Posisi mobil boks itu sudah terguling di antara lajur 1 dan 2,” tutupnya +++++++++++++++++ dari : http://sosok.kompasiana.com/2014/11/13/koleksi-mobil-mewah-ketua-fpi-diy-jateng-703057.html

Koleksi Mobil Mewah Ketua FPI DIY & Jateng

REP | 13 November 2014 | 17:17 Dibaca: 587   Komentar: 55   29

Ormas yang menamakan kelompoknya sebagai pembela agama mayoritas di negara ini, tidak pernah sepi dari pemberitaan. FPI oleh sebagian orang masih dianggap mewakili keinginannya namun tidak sedikit pula yang sudah muak dengan berita negatif tentang ormas ini. Tindakan anarkis dalam demonstrasi atau sweeping bahkan pelanggaran konstitusi negara pun acap kali dilakukan oleh ormas ini. Berita terbaru soal penolakan pelantikan Ahok sebagai gubernur DKI. Tekad melengserkan Plt Gubernur itupun disuarakan hingga ingin melantik pejabat tandingan versi mereka. Organisa massa yang menamakan FPI ini sudah merambah hampir ke pelosok negeri, tidak terkecuali di DIY dan Jawa Tengah. Bambang Tedi adalah sosok yang menjadi pimpinan FPI di kedua propinsi pulau Jawa ini. Namun saat ini sang ketua tersebut sedang dilanda kasus kriminal dengan dakwaan penipuan dan penggelapan uang senilai 11,5 milyar. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, sementara waktu dia sudah menjadi tahanan Polda DIY setelah dilakukan penjemputan paksa. Menurut berita media kasusnya sudah akan memasuki persidangan. Bambang Tedi juga telah menyiapkan 6 pengacara termasuk yang didatangkan dari Jakarta dan ditunjuk oleh DPP FPI untuk melakukan pembelaan. Tuduhan yang ditimpakan adalah menjual aset tanah bukan milik sendiri kepada pihak lain yang juga melibatkan istrinya sebagai pejabat Kepala Desa Balecatur, Gamping, Sleman.

https://i1.wp.com/files.buktidansaksi.com/bambang.tedy2.png

Kronologi kasus tersebut, menurut Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda DIY Kokot Indarto dalam jumpa persnya, pada April 2012 tersangka melalui perantara menawarkan tanah seluas 1 hektare kepada korban terdiri atas 11 bidang tanah sawah yang diakui miliknya. Pada 3 Juli 2012, sebagai tanda jadi tersangka meminta uang muka senilai Rp 50 juta. Selanjutnya, pada 25 Juli 2012, pihak korban dan Bambang Tedi datang ke notaris melanjutkan proses jual beli tanah. Namun, karena tanah yang akan dijualbelikan belum atas nama Bambang Tedi, notaris membuatkan surat proses jual beli dengan pembayaran dibayarkan di depan notaris. Dalam kesempatan itu Bambang meminta kembali Rp250 juta sebagai uang muka tambahan. Pada 25 Juli 2013 korban RJ melunasi seluruh uang pembayaran tanah senilai Rp11,5 miliar. Namun pada 21 April 2014 korban mendapat informasi dari rekannya yang tinggal di sekitar lokasi tanah, bahwa tanah yang dibeli tersebut bukan milik Bambang Tedi. Menurut Kokot, berdasarkan kronologi tersebut tersangka diduga telah melakukan tindak pidana penipuan subsider penggelapan, dan atau pemalsuan, dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHAP, 372 KUHP, 263 KUHP, dan atau pasal 3,4,5 UU Nomor 8 Tahun 2010.

https://i0.wp.com/images.harianjogja.com/2014/10/141029-bambang-tedy.jpg

https://i0.wp.com/berita.suaramerdeka.com/konten/uploads/2014/09/Humvee.jpg

Sosok Bambang Tedi sebagai pimpinan ormas DIY & Jateng yang katanya pembela islam ini rupanya juga penggemar mobil mewah. Sayangnya hasil kepemilikannya tidak sesuai dengan cara yang diajarkan oleh agama islam. Mencari rejeki dengan jalan halal. Diduga dari hasil penggelapan uang dan untuk sementara diantaranya disita pihak kepolisian. Dua mobil yang saat ini disimpan di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda DIY itu yaitu mobil sport Mazda RX AB 107 warna variasi merah, putih dan hitam seharga Rp 680 juta. Serta Mitsubishi Pajero Sport senilai Rp 500 juta karena diduga hasil penggelapan. Penyitaan terkait adanya dugaan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) untuk menyembunyikan hasil kejahatan yang diduga dilakukan tersangka. Namun polisi masih kesulitan melacak satu mobil lagi jenis Hummer atau Humvee yang dibandrol seharga 1,3 milyar. Berdasarkan penyidikan, sejumlah mobil mewah itu dibeli tersangka dalam kurun waktu setelah melakukan penipuan dan penggelapan dalam akad jual beli tanah pada 2011 sampai 2013. Sebagai warga yang masih berKTP Yogyakarta dan beragama islam, tidak sekalipun saya mewakilkan aspirasi agama saya pada ormas semacam FPI dan orang-orangnya.Apalagi butuh pembelaan agama dengan cara-cara yang mereka lakukan (anarkis dan melawan hukum negara). Begitu pula halnya dengan model ISIS yang ingin mendirikan negara islam di Suriah dan Irak dengan pertunjukkan kekerasan dan pembantaian bagi yang tidak sejalan pandangannya.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Minggu, 18/01/2015 13:23 WIB

Konvoi Lamborghini yang Ngebut di Tol Jagorawi Bikin Heboh

Septiana Ledysia – detikNews

Jakarta – Kumpulan pemilik mobil mewah Lamborghini terlihat melakukan konvoi di Tol Jagorawi arah Ciawi. Mobil-mobil super cepat itu terlihat memacu kendaraan di jalan bebas hambatan.

Dari gambar dan video dari Djaryati Yusuf yang dikirim lewat Pasangmata.com, Minggu (18/1/2015), pukul 09.44 WIB, terlihat mobil mewah dengan beragam warna tersebut melaju kencang dari jalur kanan Tol Jagorawi. Tidak hanya itu saja, terlihat juga beberapa mobil melaju dari lajur kiri dengan kecepatan tinggi. Apakah ada pengawalan polisi? Tak terlihat jelas.

Beberapa pengendara, yang melihat kejadian itu tidak lupa mengabadikan dengan kamera ponsel mereka dari dalam mobil. Ada juga yang membuat video tentang konvoi tersebut dan mengupload di beberapa media sosial.

Twitter @tmcpoldametro sempat mengupload beberapa foto para mobil mewah tersebut. Dalam kicauannya polisi memberikan informasi bahwa lalin di Tol Jagorawi arah ke Ciawi Padat.

Foto dan video yang sudah tersebar ini juga banyak dibicarakan di media sosial. Diharapkan para pengendara berhati-hati karena masih ada pengendara lain di dalam tol tersebut.

http://tv.detik.com/embed/2015/3vvvkw

Lihat nih prilaku pemilik jip Lexus mewah
jip_lexus_ngawur

Pajak Naik, Pemilik Mobil Mewah Minta Transparansi

SELASA, 25 MARET 2014 | 13:21 WIB

TEMPO.CO, Jakarta – Pemerintah berniat menaikkan pajak pertambahan nilai barang mewah (PPnBM) dari 75 menjadi 125 persen untuk kendaraan mewah. Menanggapi rencana ini, Wakil Ketua Dream Club Indonesia Wahyu Dewanto meminta pemerintah bersikap transparan dengan memberi penjelasan. “Apa tujuan aturan ini dan seberapa besar efeknya bagi masyarakat?” katanya kepada Tempo, Selasa, 25 Maret 2014. (Baca : Penerimaan Pajak Barang Mewah Tidak Besar ).

Wahyu hanya menduga kenaikan pajak ini diberlakukan untuk menekan pertumbuhan jumlah mobil pribadi. Jika itu tujuannya, kenaikan pajak tidak akan efektif karena populasi mobil bermesin besar tidak terlalu banyak. Di sisi lain, kata Wahyu, populasi mobil mewah akan memberikan citra positif bagi perekonomian Indonesia. “Komunitas seperti kami seharusnya dirangkul pemerintah.” (Baca:Penerimaan Pajak Impor Barang Mewah Merosot ).

Sedangkan Reza Nurhilman, bos produsen Keripik Maicih, mengatakan kenaikan pajak seperti memaksa penggemar mobilsport untuk membayar dengan harga ganda. Pemilik sedan sportMercedes Benz SLK 200 ini kurang setuju dengan kebijakan tersebut lantaran jumlah pemilik mobil mewah relatif sedikit. “Menurut saya, cara ini tidak masuk akal jika ingin menaikkan penerimaan negara secara signfikan,” ujarnya. (Baca : Menteri Chatib: Pajak Mobil Mewah Tak Bendung Impor).

Pada pekan ketiga Maret 2014, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan pemerintah akan menaikkan PPnBM sebagian kelompok kendaraan bermotor mulai April, dari 75 menjadi 125 persen. Kendaraan bermotor yang terkena aturan ini adalah sedan dan station wagon dengan mesin lebih dari 3.000 cc, motor bakar nyala kompresi berkapasitas lebih dari 2.500 cc, serta kendaraan roda dua dengan kapasitas silinder lebih dari 500 cc.

Menteri Keuangan Muhamad Chatib Basri mengatakan kenaikan tarif barang mewah merupakan instrumen untuk mengurangi konsumsi. Namun dia mengakui kebijakan tersebut tidak dapat mengurangi impor secara signifikan atau mendorong pengurangan defisit transaksi berjalan. “Impornya tidak banyak,” katanya.

TRI ARTINING PUTRI | ANGGA SUKMA WIJAYA

Site Meter+++++

Gubernur Gatot Pujo dan Riuhnya Jatah Mobil Mewah

SENIN, 13 JULI 2015 | 11:52 WIB

Gubernur Gatot Pujo dan Riuhnya Jatah Mobil Mewah  

Gubernur Sumatera Utara terpilih, Gatot Pujo Nugroho. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.COJakarta – Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho kembali menjadi sorotan. Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini hendak memintai keterangannya sebagai saksi kasus penyuapan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Medan, Ahamad Fuad Lubis. Dia dipanggil bersama pengacara O.C. Kaligis. Berbagai tanda tanya muncul setelah ruang kerja Gatot di lantai X kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, digeledah penyidik KPK.

Sorotan sebelumnya tak hanya mengarah pada sosok Gatot, tapi juga keputusan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas jatah mobil dinas mewah untuk gubernur. Pada akhir tahun lalu, Gatot mendapat jatah mobil Alphard untuk keperluan tugas di Jakarta. Dana pembelian mobil itu masuk ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Sumatera Utara 2015. Besaran pagunya Rp 1,4 miliar.

Protes pun menyeruak, bahkan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara. Menurut Ketua DPRD Sumatera Utara Ajib Shah, Pemprov tak berniat melakukan penghematan anggaran. Alasannya, Kantor Perwakilan Sumatera Utara di Jakarta telah menyiapkan dua sedan Toyota Camry untuk kendaraan dinas gubernur dan wakil gubernur daerah tersebut. Dua mobil itu masih layak digunakan ketika keduanya bertugas di Jakarta.

Tapi Kepala Kantor Perwakilan Sumatera Utara di Jakarta Salim Affan Hasibuan menganggap mobil dinas Alphard baru untuk Gatot masih dalam kategori sederhana. “Jika dibanding dengan mobil dinas gubernur provinsi lain dengan harga miliaran,” tutur Affan. Adapun pelaksana tugas Sekretaris Daerah Sumatera Utara Hasiholan Silaen mengaku tak tahu pengadaan mobil dinas untuk gubernur tersebut. “Saya pelaksana tugas,” katanya. Adapun Gatot belum dikonfirmasi terkait dengan hal ini.

SAHAT SIMATUPANG

+++++

Mobil Jaguar RI-6 Setya Novanto Bikin Heboh DPR

SENIN, 09 NOVEMBER 2015 | 16:21 WIB

Mobil Jaguar RI-6 Setya Novanto Bikin Heboh DPR

Mobil berplat RI6 milik Ketua DPR Setya Novanto diparkir di tempat parkir khusus pimpinan DPR di komplek parlemen Senayan pada 9 November 2015. TEMPO/Destrianita Kusumastuti

TEMPO.CO, Jakarta – Ketua DPR Setya Novanto, Senin, 9 November 2015, berkantor dengan mengendarai Jaguar RI-6. Mobil mewah tersebut diparkir di tempat khusus untuk kendaraan dinas pimpinan MPR, DPR, dan DPR. Tempatnya di depan gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Jaguar seri XJL memang berbeda dengan mobil-mobil lain di parkiran pimpinan DPR. Ketika dikonfirmasi mengenai mobil tersebut, Setya Novanto menampik bahwa mobil tersebut adalah kendaraan dinasnya yang baru. Menurut Novanto, mobil dinasnya Lexus sedang di bengkel. Ada beberapa komponen yang harus diganti akibat kecelakaan beberapa waktu lalu.

Tentang Jaguar itu, Novanto tak langsung menjawab apakah mobil seharga Rp 2,6 miliar itu mobil miliknya atau bukan. Kalau bukan miliknya kenapa ada pelat nomor RI-6. Novanto pun memanggil sopirnya dan menanyakan perkembangan mobil dinasnya yang berada di bengkel. Berikut ini percakapan Novanto dengan sopirnya.

“Mobil di mana?” tanya Setya Novanto kepada sopirnya.

Sopir langsung menjawab, “Di bengkel.”

Lalu Setya bertanya, “Lagi dicat atau apa?”

“Iya, ganti kampas rem juga,” jawab si sopir.

Pertanyaan Novanto berikutnya, kapan mobil dinasnya selesai diperbaiki?

“Kamis,” jawab sopir.

Lantas bagaimana dengan Jaguar RI-6? Menurut Novanto, mobil itu sudah dibeli sejak lima tahun lalu. Pembeliannya sebelum dirinya menjadi Ketua DPR. Sehari-hari mobil tersebut dipakai anaknya. Novanto mengaku meminjam mobil Jaguar itu karena Lexus-nya di bengkel.

Setya Novanto juga mengaku mempunyai hak istimewa untuk menggunakan nomor polisi RI-6 untuk ditempelkan pada mobil apa saja, termasuk Jaguar milik anaknya yang dia gunakan hari ini. Novanto tak menjelaskan pelat nomor Jaguar yang sebenarnya.

DESTRIANITA K.

 

+++++

Lamborghini Seruduk Warung STMJ: 1 Tewas, 2 Patah Tulang

MINGGU, 29 NOVEMBER 2015 | 21:28 WIB

Lamborghini Seruduk Warung STMJ: 1 Tewas, 2 Patah Tulang

Polisi memeriksa barang bukti mobil Lamborghini yang rusak akibat kecelakaan di Surabaya, Jawa Timur, 29 November 2015. Mobil Lamborghini tersebut menabrak gerobak penjual STMJ di kawasan Jalan Manyar, Surabaya. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Jakarta – Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya Ajun Komisaris Besar Andre Manuputti menjelaskan kronologi kecelakaan mobil Lamborghini Gallardo dengan nomor polisi B-2258-WM yang menabrak warung STMJ di Jalan Manyar Kertoarjo, Surabaya, Minggu 29 November 2015, pukul 05.20 WIB.

“Berdasarkan olah tempat kejadian perkara, mobil ini balap-balapan dengan mobil sport lainnya,” kata Andre kepada Tempo, Minggu, 29 November 2015.

Menurut Andre, pengemudi berinisial WL, 24 tahun, warga Dharmahusada Regency, Surabaya, itu awalnya melaju kencang dari arah timur menuju barat. Namun, ketika akan mengambil lajur kiri, ban mobil mewah itu seakan tersangkut dan terkunci sehingga pengemudi tidak bisa melakukan apa-apa dan akhirnya menabrak warung STMJ.

Akibatnya, Kuswanto, 51 tahun, warga Kaliasin III, Surabaya, meninggal dalam kecelakaan tersebut, bahkan istri Kuswanto, Srikanti, 41 tahun, mengalami patah tulang di kaki kanannya, serta penjual STMJ bernama Mujianto, 44 tahun, mengalami patah tulang hingga retak di kaki kanannya. “Para korban langsung dilarikan ke rumah sakit haji Surabaya,” katanya.

Andre menambahkan, mobil Lamborghini itu langsung dibawa ke Markas Polrestabes Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Bahkan, pihak kepolisian juga akan mendatangkan saksi ahli yaitu teknisi mobil Lamborghini untuk memeriksa kerusakan dan penyebab kecelakaan tersebut. “Kami akan lihat kondisi mobilnya seperti apa, karena pengemudi mengaku kecelakaan itu akibat ban mobilnya itu,” katanya.

Adapun sang pengemudi, WL, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan sejak pagi hingga petang ini terbukti  tidak sedang berada di bawah pengaruh obat-obatan terlarang atau alkohol karena setelah dilakukan tes darah dan tes urine hasilnya negatif.

Namun, berdasarkan keterangan pengemudi Lamborghini itu sudah mengerucut bahwa dia adalah tersangka utama dalam kecelakaan ini, sehingga apabila nanti sudah cukup bukti, polisi akan langsung menahan WL. “Jadi, dia sebenarnya sudah tersangka, dan habis ini akan kami tahan,” ujarnya.

WL, lanjut Andre, ditetapkan sebagai tersangka karena sudah lalai sehingga menyebabkan kecelakaan dan menewaskan satu orang dan dua orang luka parah. “Yang pasti, hari ini pemeriksaannya selesai dan akan langsung kami tahan,” katanya.

MOHAMMAD SYARRAFAH

 

+++++

Wah, Ini Sebabnya Pengemudi Lamborghini Maut Tak Ditahan

SELASA, 01 DESEMBER 2015 | 19:51 WIB

Wah, Ini Sebabnya Pengemudi Lamborghini Maut Tak Ditahan

Polisi memeriksa barang bukti mobil Lamborghini yang rusak akibat kecelakaan di Surabaya, Jawa Timur, 29 November 2015. Mobil Lamborghini tersebut menabrak gerobak penjual STMJ di kawasan Jalan Manyar, Surabaya, dan mengakibatkan satu orang meninggal. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Surabaya – Pengemudi Lamborghini maut di Surabaya, Jawa Timur, Wiyang Lautner, 24 tahun, disebut adalah pengusaha jual-beli mesin di kota itu. “Berdasarkan pengakuannya, jual-beli mesin-mesin,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya Ajun Komisaris Besar Andre Manuputi, kepada Tempo, Selasa, 1 Desember 2015.

Andre berdalih tak menggali lebih detail ihwal profil Wiyang. Dia hanya menyatakan Wiyang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan yang menewaskan satu orang dan menyebabkan dua lainnya terluka di Jalan Manyar Kertoarjo, Minggu pagi lalu, itu belum ditahan.

Wiyang disebutkannya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Surabaya, akibat kecelakaan itu. “Jadi, sekarang diawasi terus, dan kalau sudah sembuh langsung kami tahan lagi, karena surat penahanannya ada kok,” kata Andre.

Selain itu, berdasarkan pengakuan Wiyang kepada penyidik, mobil sportmewah jenis Lamborghini Gallardo dengan nomor polisi B-2258-WM itu baru dibelinya sekitar satu bulan. Dia beralasan masih sedikit kesulitan dalam mengemudi mobil itu, bahkan merasa kaget ketika mengerem mendadak.

“Saat mengerem mendadak itu, seakan setirnya terkunci, bannya juga seakan terkunci, sehingga sulit dikendalikan,” katanya.

Oleh karena itu, penyidik Polres Kota Besar Surabaya akhirnya hanya menjerat Wiyang dengan Pasal 310 ayat 4 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, yang isinya tentang kelalaian dalam berkendara, dengan ancaman hukuman penjara selama 6 tahun. “Karena kecelakaan ini hanya merupakan kelalaian dari pengemudi,” katanya.

Sebelumnya, Lamborghini Gallardo yang dikemudikan Wiyang menabrak warung penjual susu, telor, madu, dan jahe (STMJ) di Jalan Manyar Kertoarjo, Surabaya, pada Minggu, 29 November 2015, pukul 05.20 WIB. Sejumlah saksi menyebutkan kalau Lamborghini terlibat kebut-kebutan dengan mobil sportmewah lain sebelum kecelakaan terjadi.

Akibatnya, Kuswanto, 51 tahun, warga Kaliasin III, Surabaya, meninggal dalam kecelakaan tersebut. Bahkan istri Kuswanto, Srikanti, 41 tahun, mengalami patah tulang kaki kanan. Selain itu, penjual STMJ bernama Mujianto, 44 tahun, juga mengalami patah tulang kaki kanan.

MOHAMMAD SYARRAFAH

 

 

++++

 

Tuesday, November 01, 2016       19:13 WIB
Pengusaha Dubai Bayar Rp117 Miliar Untuk Pelat Nomor Kendaraan Satu Digit

Ipotnews – Bagi orang kaya penggila mobil mewah di Uni Emirat Arab (UAE), tak lengkap kemewahan tunggangannya itu jika tanpa pelat nomor satu angka. Untuk itu, jutaan dirham akan bersedia mereka gelontorkan untuk mendapatkan nomor pelat yang diinginkan.

Salah seorang pemburu pelat nomor berangka tunggal itu adalah pengusaha properti Dubai, Balwinder Sahni. Dalam lelang pemerintah bulan lalu, Sahni mendapatkan pelat nomor 5 dengan membayar 33 juta dirham (USD9 juta/sekitar Rp117 miliar).

Jumlah yang dibayar Sahni merupakan salah satu yang terbesar untuk sebuah pelat nomor mobil di UAE, dengan rekor tetap dipegang seorang pengusaha Abu Dhabi yang membayar USD14 juta untuk sebuah pelat nomor pada 2008.

Sahni mengaku, dana besar yang ia keluarkan untuk pelat nomor mobil itu menjadikan dirinya terkenal dan menjadi pusat perhatian. Dia tak bisa bebas ke ruang publik karena begitu banyak yang meminta foto bersama. Tapi, banyak juga yang mengkritik dirinya membuang-buang uang untuk hal tak berguna.

“Sulit orang memahami tanpa mengetahui tipe pribadi saya. Saya hanya seorang yang sederhana,” kata Sahni merendah.

Kini, dua mobil Rolls Royce milik Sahni memiliki pelat nomor berangka tunggal. Ia pun berencana memberi pelat nomor tunggal untuk dua mobil mewah yang ia pesan dan kini masih dikerjakan pabrikan.

Pada tahun lalu, Sahni memenangkan lelang untuk pelat nomor 9 seharga 24,5 juta (USD6,7 juta)

Sejak Dubai tidak lagi menerapkan pajak penghasilan, Sahni melihat keikursertaannya pada lelang nomor kendaraan sebagai sebuah kontribusi bagi penerimaan negara. Artinya, kata

Sahni, uang yang ia keluarkan bisa jadi sebuah amal untuk kemaslahatan orang banyak. “Saya percaya pada kewajiban balas budi. Kota ini (Dubai) telah memberi banyak kepada saya,” urai Sahni.

Otoritas Transportasi dan Jalan Dubai, yang menyelenggarakan lelang, menolak memberi keterangan bagaimana uang hasil lelang dibelanjakan.(cnn.com/ha)

++++++++++++++++++++++++++++++++

Beda dengan sheik Dubai ,  habib FPI sih kagak usah repot repot bayar  plat nomor.. , main bodong aja..

 

Ini Penjelasan Polisi soal Pelat Nomor B 8 FPI yang Viral di Medsos

Kamis, 10 November 2016 | 12:33 WIB

Indra AkuntomoMobil dengan pelat B 8 FPI


JAKARTA, KOMPAS.com —
Sebuah foto menjadi viral di media sosial terkait dua mobil berbeda dengan pelat nomor yang sama, yakni B 8 FPI. Foto tersebut ramai diperbincangkan netizen.

Dalam foto pertama, pelat nomor B 8 FPI terpasang di mobil sedan Jaguar berwarna hitam. Lalu, pada foto kedua, pelat nomor tersebut terpasang di mobil  Hummer H3.

Menanggapi itu, Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Latief Usman menjelaskan, foto tersebut tidak diambil dalam kurun waktu yang sama.

Menurut dia, hak penggunaan pelat nomor B 8 FPI telah pindah ke tiga mobil yang berbeda jenis. Adapun pemilik mobil dengan pelat nomor tersebut adalah BT.

“Awalnya itu, tanggal 2 Februari 2009, pelat B 8 FPI kali pertama didaftarkan oleh BT untuk mobil Jaguar-nya,” ujar Latief ketika dikonfirmasi, Kamis (10/11/2016).

Selanjutnya, kata Latief, BT mengubah pelat nomor mobil Jaguar-nya dari B 8 FPI menjadi B 8712 D. Perubahan pelat nomor tersebut dilakukan pada 12 Maret 2012.

Kemudian, pada 17 Mei 2013, BT kembali mendaftarkan mobil Mitsubishi Pajero Sport-nya menggunakan pelat nomor B 8 FPI.

Namun, dua bulan berselang, tepatnya tanggal 17 Juli 2013, BT kembali mengganti pelat nomor mobil Pajero-nya itu menjadi B 35 BPR.

“Di waktu yang sama, BT mendaftarkan pelat nomor B 8 FPI untuk mobil Hummer H3-nya,” ucap Latief.

Lalu pada 18 Oktober 2014, BT tersangkut kasus penggelapan di Yogyakarta. Buntut dari kasus tersebut, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Yogyakarta memblokir nomor polisi B 8 FPI milik BT.

Akhirnya, BT kembali membuka pemblokiran pelat nomor kendaraan itu dan mengganti nomor pelat Hummer H3-nya menjadi B 808 BM.

“Jadi sekarang B 8 FPI itu tidak ada yang memakai atau kosong,” kata Latief.

++++++++++++++++++++++

 

KPK Sita 4 Mobil Mewah Tersangka Gratifikasi, Bambang Irianto

SABTU, 17 DESEMBER 2016 | 07:45 WIB

KPK Sita 4 Mobil Mewah Tersangka Gratifikasi, Bambang Irianto

Wali Kota Madiun Bambang Irianto (tengah) mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, 23 November 2016. Bambang Irianto resmi ditahan KPK setelah ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi terkait kasus dugaan penyimpangan proyek pasar besar Kota Madiun yang menelan dana APBD senilai 76 miliar rupiah lebih pada tahun 2010-2013. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita empat mobil mewah milik Wali Kota Madiun Bambang Irianto, tersangka gratifikasi proyek pembangunan Pasar Besar Madiun tahun 2009-2012 senilai Rp 76,5 miliar.

Empat mobil tersebut disita dari rumah pribadinya di Jalan Jawa, Kota Madiun, Jawa Timur, pada Jumat malam, 16 Desember 2016.

Baca:
KPK Kerja Sama Arab Saudi Berantas Korupsi
Begini Penjelasan Satelit News Soal Berita Eko Patrio

Adapun empat mobil yang disita adalah Hummer putih bernomor polisi B-11-RRU, Range Rover hitam B-111-RUE, Jeep Rubicon B-11-RUE, dan Mini Cooper putih B-1279-CGY.

“Betul, telah dilakukan penyitaan terhadap empat mobil untuk tersangka BI, yaitu Hummer, Mini Cooper, Range Rover, dan Wrangler,” ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah, saat dihubungi dari Madiun, Sabtu dinihari, 17 Desember 2016.

Mobil-mobil tersebut lalu dibawa penyidik KPK ke Markas Detasemen C Pelopor Satuan Brimob Kepolisian Jawa Timur di Jalan Yos Sudarso Nomor 90, Kota Madiun.

Baca: Siaran Langsung Sepak Bola Malam Ini: Ada Timnas, Chelsea, MU, Persija

Febri menjelaskan, penyitaan tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang sedang diselidiki. “Penyitaan ini terkait dengan dugaan penerimaan gratifikasi yang dianggap pemberian suap yang diterima BI,” ucapnya.

Bambang Irianto merupakan tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah terkait dengan pembangunan Pasar Besar Kota Madiun tahun anggaran 2009-2012.

Nilai proyek pasar tersebut mencapai Rp 76,523 miliar untuk anggaran tahun jamak 2009-2012. Bambang diduga menerima keuntungan dari proyek itu karena memberikan pinjaman kepada perusahaan pemenang tender. Perusahaan itu lalu menggunakan perusahaan anak Bambang sebagai penyalur barang-barang proyek.

Atas perbuatan tersebut, Bambang disangka melanggar Pasal 12 huruf i, Pasal 12 huruf b, atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. KPK masih terus mengembangkan kasus tersebut.

ANTARA

+++++++

turut berduka cita.

Korban Pembunuhan Sadis Pulomas, RT Pemilik 3 Lamborghini

SELASA, 27 DESEMBER 2016 | 15:59 WIB

Korban Pembunuhan Sadis Pulomas, RT Pemilik 3 Lamborghini  

Rumah korban perampokan di Pulomas. Maps.Google.com

TEMPO.CO, Jakarta – Dodi Triyono, korban sekaligus pemilik rumah yang menjadi korban perampokan sadis di Jalan Pulomas Utara, Pulogadung, Jakarta Timur, adalah Ketua RT 12 RW 16 di lingkungan rumahnya. Dodi adalah satu dari enam korban tewas yang diduga akibat aksi perampok.

Ketua RW 12, H. Gani, mengatakan pria yang berprofesi sebagai arsitek itu sehari-hari berperilaku baik, ramah, serta selalu terbuka bagi warga. Ia pun meyakini, Dodi merupakan Ketua RT paling kaya se-Jakarta Timur. “Dia RT paling kaya se-Jakarta Timur. Punya Lamborghini tiga,” kata Gani di lokasi, Selasa, 27 Desember 2016.

BacaPerampokan Sadis Pulomas, 6 Orang Tewas di Kamar Mandi

Gani menuturkan, Dodi menempati rumahnya yang menjadi lokasi pembunuhan hanya sementara sebab rumah di Pulomas Residence tengah direnovasi. Lokasi kejahatan itu di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur. Sedangkan pemugaran rumah sudah mencapai tahap 80 persen. “Ini rumah baru dan lumayan lama (ditempati).”

Sebelumnya, pelaku memasukkan sebelas korban di satu kamar mandi ukuran 1,5 x 1,5 meter. Enam korban yang tewas adalah Dodi Triyono, 59 tahun; Diona Arika Andra (16); Dianita Gemma Dzalfayla (9); Amel, teman anak Dodi; serta Yanto dan Tasrok, sopir korban. Diduga para korban tewas akibat kehabisan oksigen untuk bernapas.

Lima korban kejahatan yang masih hidup kini dalam kondisi kritis di bawah perawatan Rumah Sakit Kartika, Cempaka Putih.

INGE KLARA

+++++++++++++++++++

Populasi Ferrari di Indonesia Mencapai 400 Unit

MINGGU, 19 MARET 2017 | 20:54 WIB

Populasi Ferrari di Indonesia Mencapai 400 Unit

Pameran mobil sport klasik Ferrari di Gedung Arsip Nasional, Jakarta Pusat, Selasa, 14 Maret 2017. Pameran ini merupakan rangkaian acara peringatan ulang tahun Ferrari ke-70. TEMPO/Praga Utama

TEMPO.CO, Jakarta – Jakarta menjadi salah satu lokasi perayaan ulang tahun Ferrari karena populasi mobil ini lumayan banyak. “Ada lebih dari 400 unit di seluruh Indonesia,” kata CEO Ferrari Jakarta Arie Christopher di Gedung Arsip Nasional, Jakarta Pusat, Selasa, 14 Maret 2017 lalu.

Salah satu rangkian acara yang digelar Ferrari Jakarta, selaku distributor resmi mobil asal Italia ini adalah pameran kendaraan klasik. Setelah pameran sehari di Gedung Arsip, ada sejumlah rangkaian acara yang akan digelar Ferrari Jakarta. Puncaknya, para pemilik Ferrari akan berkumpul dalam acara Festival of Speed di Bumi Serpong Damai pada April mendatang.

Banyaknya jumlah pemilik dan penggemar Ferrari di Indonesia membuat pabrikan itu membuka distributor resmi sejak 2001. Sejak saat itu, kata Arie, pasar Ferrari di Indonesia terus tumbuh. “Kami selalu mencatatkan pertumbuhan positif dengan penjualan rata-rata selalu naik 15-20 persen.” Komunitas pemilik Ferrari di Indonesia pun telah memiliki klub yang solid dan rutin mengadakan acara seperti turing dan pelatihan mengemudi. “Karena ada teknik khusus untuk mengemudikan Ferrari.”

 

Kehadiran distributor resmi pun membuat para pemilik Ferrari yang sebelumnya mendatangkan mobil ini lewat importir umum mendapatkan jaminan layanan servis dan suku cadang. “Untuk Ferrari paling tua pun kami masih bisa menyediakan suku cadangnya.” Untuk menjangkau konsumen lebih luas, tahun lalu Ferrari meresmikan outlet dan bengkel resmi ke dua di Surabaya.

“Pasar Indonesia termasuk yang berkembang cukup pesat di kawasan Asia Tenggara,” kata CEO Ferrari Far and Middle East Hub Dieter Knechtel dalam wawancara dengan Tempo November lalu. Menurut Dieter, karakter konsumen Ferrari di Indonesia sangat loyal. “Mereka tak cukup punya satu, jika ada produk baru penerimaan konsumen di sini sangat baik.”

PRAGA UTAMA

++++

20 Mobil Mewah Milik Para Selebriti Indonesia Update 2017
20 mobil mewah milik para selebriti indonesia

 

20 Mobil Mewah Milik Para Selebriti Indonesia Update 2017 – Sebagai publik figure, mobil mewah merupakan tunggangan wajib yang harus dimiliki. Tak jauh berbeda dengan selebritis luar negeri, selebritis tanah air juga memamerkan tunggangan roda empat berbanderol selangit. Prestise dan gengsi sudah menjadi alasan klasik bagi para selebritis kita yang gemar hidup glamor dan sosialita. Hal ini sangatlah wajar karena segala sesuatu yang mereka kenakan dan kendarai selalu menjadi konsumsi publik. Di layar kaca, kita tentu sangat familiar dengan artis-artis tenar macam Raffi Ahmad, Roro Fitira, Tompi dan masih banyak lagi. Kali ini kami akan mengajak anda mengintip seperti apa sih 20 mobil mewah milik para selebritsi terkaya di Indonesia Update 2017.

1. Camaro Bumblebee – Raffi Ahmad

camaro bumblebee raffi ahmad 20 mobil mewah 2017

 

Raffi Ahmad dikenal sebagai sosok artis yang begitu menggilai film Transformers. Maka dari itu, artis asal Kota Bandung tersebut menjadikan Camaro Bumblebee sebagai salah satu koleksi terbaiknya. Tunggangan mewah ini berpenampilan sporty dengan mengusung mesin V8 6,2liter. Dengan mesin tersebut, tenaga yang dihasilkan hingga 426 tenaga kuda dengan torsi 408lb/ft. Adapun harga mobil keren satu ini mencapai Rp 1,9 miliar.

2. Porsche Boxter – Roro Fitria

porsche boxter roro fitria 20 mobil mewah 2017

 

Roro Fitria menjadi selebritis berikutnya yang gemar mengkoleksi mobil mewah. Mobil mewah kesayangannya yaitu Porsche Boxter yang hadir dengan balutan warna merah. Menurut pengakuannya, Roro Fitria kesengsem dengan mobil yang satu ini setelah nonton Street Society, sebuah film garapan Awi Suryadi.

Mobil Mewah Milik Para Selebriti Indonesia 2016

3. Lamborghini Gallardo – Tompi

lamborghini gallardo tompi 20 mobil mewah 2017

Tompi dikenal sebagai seorang penyanyi bersuara merdu sekaligus seorang dokter. Di tengah kepopulerannya itu, rupanya dia merupakan penggila otomotif. Aset termewah yang dimilikinya yaitu Lamborghini Gallardo yang harganya menyentuh angka Rp 5,5 miliar. Mobil keren ini menjadi pilihannya karena penampilannya yang maskulin dan spesifikasinya yang gahar.

Simak 7 Fitur Mobil yang Didambakan Setiap Pengendara Wanita

4. Ferrari F430 – Kevin Aprilio

ferrari f430 kevin aprilio 20 mobil mewah 2017

 

Dalam belantara musik tanah air, nama Kevin Aprilio menjadi salah satu nama musisi yang banyak digandrungi penggemarnya. Rupanya, Kevin tidak hanya jago dalam memainkan musik dan mengaransemen lagu tetapi juga berbisnis online. Dari bisnis yang digelutinya tersebut, dia telah dapat menikmati jerih payahnya berupa mobil Ferrari F430 yang harganya mencapai Rp 3,5 miliar.

5. Porsche Cayman – Syahrini

porsche cayman syahrini 20 mobil mewah 2017

 

Syahrini dikenal sebagai salah satu publik figur yang gemar mengundang sensasi. Pencipta jargon “maju-mundur cantik ini” merupakan sosok yang kaya raya dan gemar memamerkan mobil mewah miliknya. Misalnya saja Porsche Cayman yang kerap digunakannya untuk wara-wiri belakangan ini. Mobil mewah ini semakin mengukuhkan statusnya sebagai wanita yang glamor dan berstandar hidup tinggi.

Mau mobil baru dengan harga terbaik, diskon besar, bonus menarik? Yuk, cari tahu di sini!

6. Lamborghini Aventador – Raffi Ahmad

lamborghini adventador raffi ahmad 20 mobil mewah 2017

 

Ngomong-ngomong soal mobil mewah, Raffi Ahmad menjadi yang terdepan sebagai konsumsi publik. Sosoknya yang pekerja keras turut menuntunnya untuk mendapatkan sebuah mahakarya Lamborghini Aventador, yang harga taksirannya sebesar Rp 12,5 miliar. Dengan memiliki mobil mewah ini di garasinya, dia menjadi selebritis yang paling sukses di usianya.

7. Porsche Cayman – Deddy Corbuzier

porsche cayman deddy corbuzier

 

Deddy Corbuzier merupakan pesulap yang telah meramaikan panggung hiburan selama 20 tahun. Sebagai imbalan atas kerja kerasnya ini, Deddy telah memiliki sebuah Porsche Cayman dengan kelir merah. Jika ditaksir, tunggangan mewah ini harganya sekitar Rp 1,5 miliar. Dengan mobil mahalnnya ini, dia sering mengunggah foto selfie-nya di instagram guna memotivasi semua followersnya supaya bekerja keras.

8. Cadillac Escalade – Ki Kusumo

cadillac ki kusumo 20 mobil mewah 2017

 

Tak banyak yang mengira jika Ki Kusumo merupakan pecinta mobil-mobil berkelas. Jika diintip isi garasinya, disana telah berbaris deretan mobil mewah sekelas Cadillac Escalade, BMW, Marcedes Benz sampai Range Rover.

9. Hummer H3 – Raffi Ahmad

hummer h3 raffi ahmad 20 mobil mewah 2017

 

Raffi Ahmad tak henti-hentinya mengumpulkan mobil-mobil berbanderol selangit. Setelah sebelumnya ada Camaro Bumblee dan Lamborghini Aventador, ada satu lagi mobil mewah kesayangannya yaitu Hummer H3. Mobil mahal yang satu ini merupakan tunggangan yang berkesan macho dan cowok banget. Adapun banderolnya yaitu berkisar Rp 3 miliar.

Simak 5 Mobil Hybrid Termurah 2017, Mana Favorit Anda?

10. Porsche Cayman – Cynthiara Alona

porsche cayman alona 20 mobil mewah 2017

 

Artis papan atas yang satu ini tenar sebagai bintang dalam film yang berjudul ‘Diperkosa Setan’ dan beberapa film layar lebar lainnya. Dia rupanya mengikuti jejak para selebritis tenar lainnya dalam hal koleksi mobil. Di garasinya, sudah terparkir sebuah Porsche Cayman dengan kelir merah yang berbanderol Rp 2,7 miliar.

11. Mazda RX8 – Eyang Subur

mazda rx8 eyang subur 20 mobil mewah 2017

 

Eyang subur bukanlah pemain sinetron, penyanyi atau presenter melainkan hanya seorang paranormal para selebritis. Tak mau kalah dengan selebritis-selebritis yang biasa menghiasi layar kaca, Eyang Subur juga mengolesi mobil mewah bermerk Mazda RX8 yang nila taksirnya Rp 800 jutaan.

12. Cadillac Escalade ESV – Niktia Willy

caddilac nikita willy 20 mobil mewah

 

Nikita willy memang muda dari segi umur, tetapi dari segi penghasilan tak kalah dengan artis-artis senior lainnya. Salah satu buktinya yaitu mobil mewah Cadillac Escalade ESV putih yang notabane salah satu jenis SUV termewah yang pernah ada. Jika ditaksir, mobil para selebritis Holliwood ini harganya mencapai Rp 3,4 miliar.

Mau mobil baru dengan harga terbaik, diskon besar, bonus menarik? Yuk, cari tahu di sini!

13. Lamborghini Gallardo Ari eks Gruvi

lamborghini gallardo gruvi 20 mobil mewah 2017

 

Artis yang satu ini pernah menjadi pentolan grup band Gruvi. Meskipun namanya tak begitu banyak diperbincangkan, dia cukup eksis dengan koleksi mobil-mobil mahal yang dimilikinya. Saat ditemui di kediamannya beberapa waktu lalu, dia sedang asyik berpose dengan Lamborghini Gallardo yang sangat keren dan stylish.

14. Porsche Boxster – Julia Perez

porsche boxter julia perez 20 mobil mewah 2017

 

Siapa yang tak kenal dengan pelantun lagu ‘Belah Duren’ ini. Mantan kekasih Gaston Castano ini rupanya memiliki mobil Porsche Boxster seperti yang dimiliki Bella Sofie. Warna asli mobil ini putih tetapi Jupe telah mengubahnya menjadi merah dan gold. Adapun harga Porsche Boxsternya Jupe ini Rp 3 miliyar.

15. Mercedez Benz SLK-Class Convertible – Syahrini

mercedes benz syahrini 20 mobil mewah 2017

 

Selain Porsche Cayman, Syahrini juga pernah kepergok bepergian dengan menunggangi Merceds-Benz SLK-Class Convertible. Mobil seharga Rp 1 miliar ini dilengkapi dengan mesin 1,8 Turbo dengan 4 silinder serta transmisi manual 6 kecepatan. Mobil ini dia dapatkan berkat kontrak dengan Pelangi Records.

Simak Renault Kwid, Mobil Perancis yang Siap Beradu di Pasar Mobil Murah Indonesia

16. Porsche Boxster – Bella Sophie

porsche boxter bella sophie 20 mobil mewah 2017

 

Nama Bella Sophie turut hadir meramaikan daftar selebritis pemilik tunggangan mewah. Mobil miliknya ini didukung oleh mesin berkapasitas 3.800 cc dengan 6 silinder. Terkait harga, banderol mobil ini berkisar Rp 3,5 miliar.

17. Ferrari Spider – Meriam Bellina

ferrari spider meriam belina 20 mobil mewah 2017

 

Meriam belina adalah salah satu selebriti senior yang paling popular di masa kejayaannya. Tak heran jika tunggangan kuda besi yang dia miliki pun tergolong mewah dan berbanderol selangit. Ferrari Spider miliknya ini harga banderolnya mencapai Rp 6 miliar.

18. Mercedez Benz SLK – Ki Joko Bodo

mercedes benz kijokobodo 20 mobil mewah 2017

 

Sebagai paranormal beken, nama Ki Joko Bodo sangat erat bergelimang kemewahan. Beberapa merk mobil top dunia telah ada di genggamannya seperti Mercede Bnz SLK, Jaguar, hingga Ferrari.

Mau mobil baru dengan harga terbaik, diskon besar, bonus menarik? Yuk, cari tahu di sini!

19. Porsche – Denny Cagur

porsche deni cagur 20 mobil mewah 2017

 

Denny merupakan salah satu pelawak sekaligus presenter yang paling laris di jagat hiburan Tanah Air. Di balik kesibukannya, Denny merupakan pecinta otomotif. Salah satu buktinya, sebuah mobil Porsche telah mengisi ruangan garasi rumahnya. Jika ditaksir, mobil Porsche kesayangannya ini harganya Rp 2 miliar.

20. Ferrari California – Hotman Paris

ferrari california hotman paris 20 mobil mewah 2017

 

Sosok pengacara kondang yang satu ini juga merupakan pemilik mobil merah racikan Ferrari. Ferrari California miliknya ini disokong oleh mesin V8 DOHC berkapasitas 4.297 liter. Dengan mesin tersebut, Mobil seharga Rp 1,8 miliar ini mampu menyemburkan tenaga sebesar 453 hp.

Baca juga artikel lainnya:

 

Advertisements

12 Responses to “Kategori para pemilik mobil mewah impor di Indonesia”

  1. You can certainly see your enthusiasm within the work you write.
    The sector hopes for more passionate writers such as you who aren’t afraid to mention how they believe.
    At all times follow your heart.

  2. percuma punya mobil sport tapi ga pernah digeber.. paling banter 60km/jam capeeee deh..

  3. Mantappp……….. uda biasa itu gan, di pajak “ada main”…..
    oya tapi kayaknya kurang jreng deh soale di Indon blom ada yg punya Buggatti Veyron, Chevy Corvette, Dodge Viper, Aston Martin Vanquish, Jaguar XKR8, Spyker C8 Double, TVR Tuscan Speed 12, Ford GT90, Morgan GT, Saleen Mustang, Panoz Esperante,Pagani Zonda, etc….

  4. Hais… Gk jelas. . .

  5. Lu yang nulis artikel ini cuman kumpulan oarang sirik….orang iri!!! kalau gak mampu beli mobil mewah gak usah banyak bacot Lu!!!

  6. menarik bange artikelnya, thx ya mas

  7. Wah itu Mobilnya Kuren Kurenn yang nampangya Juga Kuren euuuy

  8. ada ga yg bisa carikan mobil impory hrga murah ga perlu BPKB.hub 087860472582

Trackbacks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: